KONSELING INDIVIDU UNTUK MENINGKATKAN SELF CONFIDENCE PADA ORANG TUA DENGAN ANAK PENYANDANG DISABILITAS DI YAYASAN ANAK TAMAN SYURGA BANDAR LAMPUNG

Lulu, Dewayanti (2026) KONSELING INDIVIDU UNTUK MENINGKATKAN SELF CONFIDENCE PADA ORANG TUA DENGAN ANAK PENYANDANG DISABILITAS DI YAYASAN ANAK TAMAN SYURGA BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of fix Lulu (2).pdf] PDF
Download (5MB)
[thumbnail of fix Lulu (2).pdf] PDF
Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Orang tua dari anak penyandang disabilitas kerap mengalami tekanan psikologis seperti rasa bersalah, cemas, serta ketidakpercayaan diri dalam menjalankan peran pengasuhan. Kondisi ini berdampak pada ketidakefektifan pola asuh dan kesejahteraan keluarga. Oleh karena itu, konseling individu dengan pendekatan afektif diterapkan sebagai upaya untuk membantu orang tua mengenali, menerima, dan mengelola emosi mereka, sehingga dapat membangun kembali rasa percaya diri dalam mendampingi tumbuh kembang anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan konseling individu dalam meningkatkan self confidence pada orang tua yang memiliki anak penyandang disabilitas di Yayasan Anak Taman Syurga Bandar Lampung Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Informan penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dengan 4 orang informan. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling individu yang dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan empat tahapan, yaitu: identifikasi kebutuhan yaitu tahap awal dalam pelaksanaan konseling individu yang bertujuan mengenal dan memahami permasalahan utama klien, prognosa yaitu tahapan dalam proses konseling yang bertujuaan untuk menilai potensi keberhasilan konseling, treatment adalah tahap inti dari proses konseling, karena di sinilah terjadi proses perubahan psikologis secara langsung pada klien, dan evaluasi serta terminasiyaitu tahapan yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana perubahan terjadi pada klien setelah menerima treatment, serta apakah tujuan konseling tercapai. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa konseling individu yang dilakukan secara empatik dan terstruktur mampu memberdayakan orang tua secara emosional dan psikologis. mampu meningkatkan self-confidence orang tua. Peningkatan ini tampak dari kemampuan orang tua dalam menerima kondisi anak, mengelola emosi negatif, serta menunjukkan perubahan sikap positif dalam menjalani peran sebagai pendamping anak penyandang disabilitas. Dengan demikian, konseling individu terbukti efektif sebagai intervensi psikologis untuk memperkuat aspek afektif dan meningkatkan kesejahteraan psikologis orang tua. Kata kunci: Konseling Individu, Parents, Self-confidence, Penyandang Disabilitas. ABSTRACT Parents of children with disabilities often experience psychological pressures such as feelings of guilt, anxiety, and a lack of self-confidence in fulfilling their parenting roles. These conditions negatively affect the effectiveness of parenting patterns and the overall well-being of the family. Therefore, individual counseling with an affective approach was implemented as an effort to help parents recognize, accept, and manage their emotions, thereby rebuilding self confidence in supporting their children’s development. This study aims to examine the implementation of individual counseling in enhancing self-confidence among parents of children with disabilities at Yayasan Anak Taman Syurga Bandar Lampung. This research is a field study employing a descriptive qualitative approach. The research informants were determined using purposive sampling, involving four participants. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation. Data analysis was carried out using Miles and Huberman’s model, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that individual counseling was systematically carried out through four stages: needs identification, which serves as the initial stage to recognize and understand the client’s main problems; prognosis, which aims to assess the potential success of the counseling process; treatment, which constitutes the core stage where direct psychological changes occur in the client; and evaluation and termination, which are conducted to assess the extent of changes in the client after the treatment, as well as to determine whether the counseling objectives were achieved. The results further emphasize that individual counseling conducted empathetically and systematically is effective in empowering parents both emotionally and psychologically, thereby enhancing their self-confidence. This improvement is reflected in the parents’ ability to accept their child’s condition, manage negative emotions, and demonstrate positive behavioral changes in fulfilling their role as caregivers of children with disabilities. Thus, individual counseling is proven to be an effective psychological intervention for strengthening affective aspects and improving the psychological well-being of parents. Keywords: Individual Counseling, Self-Confidence, Parents, Children with Disabilities.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Bimbingan Konseling Islam
Divisions: Psikologi Islam > Bimbingan Konseling Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 13 Apr 2026 04:23
Last Modified: 13 Apr 2026 04:23
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/43362

Actions (login required)

View Item View Item