INTEGRASI KURIKULUM PAI DAN KURIKULUM JSIT DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK SMP IT FITRAH INSANI LANGKAPURA BANDAR LAMPUNG

ZJULPI, ANDRIANSAH (2026) INTEGRASI KURIKULUM PAI DAN KURIKULUM JSIT DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK SMP IT FITRAH INSANI LANGKAPURA BANDAR LAMPUNG. Masters thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of PUSAT 1 2 ZJULPI.pdf] PDF
Download (7MB)
[thumbnail of TESIS ZJULPI ANDRIANSAH.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract

ABSTRAK Pendidikan karakter menjadi salah satu prioritas penting dalam sistem pendidikan modern, terutama pada lembaga pendidikan Islam terpadu. Integrasi kurikulum menjadi strategi utama untuk memastikan bahwa pembelajaran tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan kepribadian dan akhlak peserta didik. Dalam konteks tersebut, penelitian ini membahas bagaimana integrasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Kurikulum Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) diterapkan dalam upaya membentuk karakter peserta didik di SMP IT Fitrah Insani Langkapura Bandar Lampung. Pertanyaan utama dalam penelitian ini adalah: bagaimana perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi integrasi Kurikulum PAI dan Kurikulum JSIT dalam pembentukan karakter peserta didik? Sejalan dengan itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis tiga aspek utama tersebut secara mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif . Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta dilengkapi triangulasi sumber untuk menjaga keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kurikulum dirancang secara sistematis melalui penyelarasan antara SKL JSIT dengan pencapaian pembelajaran PAI dan mata pelajaran yang lain serta perencanaan perangkat pembelajaran. Implementasi integrasi terlihat pada pembelajaran PAI, program pembiasaan ibadah, sekolah budaya keagamaan, dan keteladanan guru. Evaluasi dilakukan secara autentik melalui jurnal karakter, mutabaah ibadah, observasi guru, dan pembinaan berkelanjutan. Integrasi tersebut terbukti mendukung terbentuknya karakter religius, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian peserta sosial didik. Kebaruan penelitian ini terletak pada temuan bahwa integrasi kurikulum tidak hanya bersifat administratif, tetapi berkembang menjadi sistem budaya sekolah yang kolaboratif , melibatkan seluruh komponen sekolah, serta didukung evaluasi karakter berbasis pelatihan. ABSTRACT Character education has become a key priority in modern educational systems, particularly within integrated Islamic educational institutions. Curriculum integration serves as a primary strategy to ensure that learning is not solely focused on academic achievement but also on the development of students’ character and moral conduct. In this context, the present study examines how the integration of the PAI (Islamic Religious Education) and JSIT (Integrated Islamic School Network) curricula is implemented to foster students’ character at SMP IT Fitrah Insani Langkapura, Bandar Lampung. The central research question examines how the planning, implementation, and evaluation of the integration between the PAI and JSIT curricula contribute to students’ character formation. Accordingly, this study aims to describe and analyze these three aspects in depth. A descriptive qualitative approach was employed. Data were collected through in-depth interviews, direct observation, and document analysis. Data analysis involved data reduction, data display, and conclusion drawing, complemented by source triangulation to ensure the validity of the findings. The findings indicate that curriculum integration is systematically designed through alignment between the JSIT graduate competency standards and the learning outcomes of PAI and other subjects, as well as through careful planning of instructional tools. Integration is evident in PAI instruction, religious habituation programs, the cultivation of a religious school culture, and teachers’ exemplary conduct. Evaluation is conducted authentically through character journals, worship monitoring (mutabaah ibadah), teacher observations, and continuous guidance. This integration has been shown to support the development of students’ religious character, discipline, responsibility, and social awareness. The novelty of this study lies in the finding that curriculum integration is not merely administrative in nature but evolves into a collaborative school culture system that involves all school components and is supported by training-based character evaluation.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Pendidikan Agama islam
Divisions: Pasca Sarjana > S2 Ilmu Tarbiyah dan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 07 Apr 2026 02:05
Last Modified: 07 Apr 2026 02:05
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/43260

Actions (login required)

View Item View Item