SILFA, ISMALIA (2026) PENGARUH GREEN BANKING DISCLOSURE, CAPITAL ADEQUACY RATIO DAN GREEN LENDING TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA BANK UMUM SYARIAH YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2021-2024. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (7MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (7MB) |
Abstract
ABSTRAK Perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia membuka peluang bagi Bank Umum Syariah (BUS) untuk meningkatkan nilai perusahaannya, namun tantangan dalam menjaga daya saing dan memenuhi tuntutan keberlanjutan masih menjadi kendala. Kondisi ini menunjukkan adanya jarak antara potensi pertumbuhan sektor syariah dan kemampuan BUS dalam mengoptimalkan nilai perusahaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Green Banking Disclosure, Capital Adequacy Ratio, dan Green Lending terhadap nilai perusahaan BUS pada periode 2021-2024. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain asosiatif. Populasi penelitian terdiri dari empat BUS yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dan dua bank dipilih sebagai sampel melalui purposive sampling. Data sekunder diambil dari laporan keuangan triwulan, laporan tahunan, dan laporan keberlanjutan. Variabel independen meliputi Green Banking Disclosure, Capital Adequacy Ratio, dan Green Lending, sedangkan nilai perusahaan menjadi variabel dependen. Analisis dilakukan dengan regresi data panel menggunakan model fixed effect melalui EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Green Banking Disclosure berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan, sementara Capital Adequacy Ratio dan Green Lending tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Temuan ini menegaskan bahwa nilai perusahaan BUS dipengaruhi oleh keterbukaan informasi, kondisi permodalan, dan legitimasi melalui pembiayaan hijau, serta menekankan pentingnya strategi keberlanjutan dan pengelolaan modal yang kuat dalam memperkuat nilai perusahaan. ABSTRACT The development of the Islamic finance industry in Indonesia has opened up opportunities for Islamic Commercial Banks (BUS) to increase their firm value, but challenges in maintaining competitiveness and meeting sustainability demands remain an obstacle. This condition shows that there is a gap between the growth potential of the Islamic sector and the ability of BUS to optimize firm value. This study aims to analyze the effect of Green Banking Disclosure, Capital Adequacy Ratio, and Green Lending on the firm value of BUS in the period 2021-2024. The approach used is quantitative with an associative design. The research population consists of four BUS listed on the Indonesia Stock Exchange, and two banks were selected as samples through purposive sampling. Secondary data were taken from quarterly financial reports, annual reports, and sustainability reports. The independent variables included Green Banking Disclosure, Capital Adequacy Ratio, and Green Lending, while company value was the dependent variable. The analysis was conducted using panel data regression with a fixed effect model through EViews 13. The results show that Green Banking Disclosure has a partial negative effect on firm value, while Capital Adequacy Ratio and Green Lending have no significant effect. Simultaneously, all three variables affect company value. These findings confirm that BUS firm value is influenced by information disclosure, capital adequacy, and legitimacy through green financing, and emphasize the importance of sustainability strategies and strong capital management in strengthening firm value.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Perbankan Syariah |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syariah |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 02 Apr 2026 07:44 |
| Last Modified: | 02 Apr 2026 07:44 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/43235 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


