KESETARAAN SUAMI ISTRI MENUJU KELUARGA HARMONIS DALAM PERSPEKTIF MUBADALAH (Studi Desa Beringin Jaya Kecamatan Rebang Tangkas Kabupaten Way Kanan)

ERNITA, DAMAYANTI (2026) KESETARAAN SUAMI ISTRI MENUJU KELUARGA HARMONIS DALAM PERSPEKTIF MUBADALAH (Studi Desa Beringin Jaya Kecamatan Rebang Tangkas Kabupaten Way Kanan). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of PUSAT 1 2 ERNITA.pdf] PDF
Download (6MB)
[thumbnail of SKRIPSI CETAK ERNITA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

ABSTRAK Kesetaraan suami istri merupakan prinsip penting dalam mewujudkan keluarga harmonis. Fenomena ketidaksetaraan masih ditemukan di masyarakat, termasuk di Desa Beringin Jaya Kecamatan Rebang Tangkas Kabupaten Way Kanan, di mana sebagian besar pengambilan keputusan dalam rumah tangga masih didominasi suami. Padahal konsep kesalingan yang ditawarkan dalam perspektif mubadalah menekankan pentingnya kerja sama, saling menghormati, dan keadilan antara suami dan istri. Teori yang digunakan adalah perspektif Mubadalah, yaitu cara pandang yang menekankan prinsip kesalingan (mutuality) antara suami dan istri dalam berbagai aspek kehidupan rumah tangga. Adapun pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah: 1. Bagaimana kesetaraan suami istri menuju keluarga harmonis di Desa Beringin Jaya Kecamatan Rebang Tangkas Kabupaten Way Kanan 2. Bagaimana Perspektif Mubadalah Terhadap kesetaraan suami istri menuju keluarga harmonis di Desa Beringin Jaya Kecamatan Rebang Tangkas Kabupaten Way Kanan. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yaitu mengadakan penelitian secara langsung dengan wawancara dan observasi terhadap pasangan suami istri serta tokoh agama. Berdasarkan jenis sumber data, penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari enam pasangan suami istri yang telah menikah minimal 25 tahun dan tokoh agama setempat, sedangkan data sekunder berasal dari literatur fikih dan konsep mubadalah. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan asumsi bahwa responden memahami dan mengalamı dinamika kesetaraan dalam rumah tangga sehingga mampu memberikan data yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik kesetaraan suami istri di Desa Beringin Jaya bersifat dinamis dan belum merata. Sebagian keluarga telah menerapkan prinsip kesalingan dalam berbagi peran domestik, saling mendukung pekerjaan, dan bekerja sama dalam pengasuhan anak. Namun, pengaruh budaya patriarkal masih kuat, yang ditandai dengan dominasi suami dalam pengambilan keputusan penting dan pembagian tugas domestik yang belum seimbang. Keharmonisan keluarga lebih banyak ditopang oleh komitmen, komunikasi, dan saling pengertian antar pasangan. Perspektif Mubadalah menawarkan analisis yang melihat realitas ini sebagai sebuah proses transformasi relasi. Konsep ini menegaskan bahwa kesetaraan substantif bukan sekadar pembagian tugas 50:50, tetapi merupakan komitmen bersama untuk membangun kemitraan melalui musyawarah, keadilan, dan prinsip kesalingan (ta'awun). Dengan demikian, Mubadalah berfungsi sebagai kerangka normatif yang mengkritisi sisa-sisa patriarki sekaligus memperkuat nilai-nilai kesalingan yang telah ada, menawarkan jalan menuju keluarga harmonis (sakinah, mawaddah, wa rahmah) yang berlandaskan keadilan relasional dalam Islam. ABSTRACT Equality between husband and wife is a key principle in achieving a harmonious family, Inequality, however, is still found in society, including in Beringin Jaya Village, Rebang Tangkas District, Way Kanan Regency, where household decision-making is often dominated by the husband. The concept of mubadalah emphasizes mutuality, cooperation, and justice between husband and wife. The main problems in this research are: 1. How the practice of husband-wife equality contributes to the realization of a harmonious family in Beringin Jaya Village, Rebang Tangkas District, Way Kanan Regency. 2. How the mubadalah perspective views the practice of husband-wife equality in creating a harmonious family in that village. This study is field research, carried out through direct observation and in-depth interviews with married couples and religious leaders. Based on the type of data, this research uses both primary and secondary sources. Primary data were obtained from six couples who have been married for at least twenty-five years and from local religious figures, while secondary data came from Islamic jurisprudence literature and the mubadalah framework. The sampling technique used was purposive sampling, assuming that the selected respondents understand and experience the dynamics of equality in household life so they can provide relevant information. The results show that the practice of husband-wife equality in Beringin Jaya Village is dynamic and uneven. Some families have implemented the principle of mutuality in sharing domestic roles, supporting each other's work, and cooperating in child-rearing. However, the influence of patriarchal culture remains strong, characterized by husbands' dominance in major decision-making and an imbalance in domestic task division. Family harmony is largely sustained by commitment, communication, and mutual understanding between partners The Mubadalah perspective offers an analysis that views this reality as a process of relational transformation. This concept asserts that substantive equality is not merely a 50:50 division of tasks but a joint commitment to building partnership through consultation, justice, and the principle of mutuality (ta'awun). Thus, Mubadalah functions as a normative framework that critiques remnants of patriarchy while strengthening existing values of reciprocity, offering a path toward a harmonious family (sakinah, mawaddah, wa rahmah) based on relational justice in Islam

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga)
Divisions: Fakultas Syariah > Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 11 Mar 2026 06:44
Last Modified: 11 Mar 2026 06:44
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/43156

Actions (login required)

View Item View Item