Linda, Agustina Saputri (2026) KINERJAKEUANGAN DALAM PERSPEKTIF AKUNTANSI SYARIAH (Studi Pada Perusahaan Teknologi Digital yang Terdaftar Di Bursa Efek IndonesiaTahun 2019-2023). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (7MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (7MB) |
Abstract
ABSTRAK Fraud Risk Assessment (FRA) merupakan instrumen penting dalam pencegahan kecurangan, khususnya pada perusahaan teknologi digital yang memiliki kompleksitas bisnis dan risiko fraud yang tinggi. Penerapan FRA bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan memitigasi potensi kecurangan sehingga mampu meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fraud Risk Assessment terhadap kinerja keuangan perusahaan teknologi digital yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019–2023 dalam perspektif akuntansi syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Sampel penelitian terdiri dari 10 perusahaan yang dipilih melalui purposive sampling, sehingga diperoleh 50 observasi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan Common Effect Model (CEM) menggunakan EViews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fraud Risk Assessment berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA), dengan koefisien regresi sebesar 0,130363 dan nilai t-hitung 4,713162 (p < 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 30,21% menunjukkan bahwa FRA mampu menjelaskan variasi kinerja keuangan perusahaan secara moderat. Temuan ini mendukung teori agensi dan Fraud Triangle, di mana penerapan FRA efektif dalam menekan peluang terjadinya kecurangan. Dalam perspektif akuntansi syariah, FRA sejalan dengan prinsip shiddiq, amanah, tabligh, dan fathanah, sehingga berperan dalam meningkatkan kinerja keuangan perusahaan secara etis dan berkelanjutan. ABSTRACT Fraud Risk Assessment (FRA) is an essential instrument in preventing fraud, particularly in digital technology companies characterized by high business complexity and significant fraud risk. The implementation of FRA aims to identify, analyze, and mitigate potential fraud, thereby enhancing transparency, accountability, and corporate financial performance. This study aims to examine the effect of Fraud Risk Assessment on the financial performance of digital technology companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2019–2023 period from a Sharia accounting perspective. This research employs a quantitative approach using secondary data in the form of annual financial statements. The research sample consists of 10 companies selected through purposive sampling, resulting in 50 observations. The analytical method used is panel data regression with the Common Effect Model (CEM), processed using EViews 10. The results indicate that Fraud Risk Assessment has a positive and significant effect on financial performance, proxied by Return on Assets (ROA), with a regression coefficient of 0.130363 and a t-statistic of 4.713162 (p < 0.05). The coefficient of determination (R²) of 30.21% suggests that FRA moderately explains variations in corporate financial performance. These findings support agency theory and the Fraud Triangle theory, where the implementation of FRA effectively reduces opportunities for fraudulent behavior. From a Sharia accounting perspective, FRA aligns with the principles of shiddiq (honesty), amanah (responsibility), tabligh (transparency), and fathanah (prudence), thereby contributing to ethical and sustainable improvements in corporate financial performance.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Konsentrasi Akuntansi Syariah |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Konsentrasi Akuntansi Syariah |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 10 Mar 2026 06:50 |
| Last Modified: | 10 Mar 2026 06:50 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/43124 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


