STRATEGI PENGELOLAAN EKOWISATA BERBASIS LINGKUNGAN BERKELANJUTAN PADA EKOWISATA GUNUNG PESAGI DI PEKON HUJUNG KECAMATAN BELALAU KABUPATEN LAMPUNG BARAT

MIRZA, SETIAWAN (2026) STRATEGI PENGELOLAAN EKOWISATA BERBASIS LINGKUNGAN BERKELANJUTAN PADA EKOWISATA GUNUNG PESAGI DI PEKON HUJUNG KECAMATAN BELALAU KABUPATEN LAMPUNG BARAT. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of BAB 1&2 DAPUS.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of Skripsi MIRZA SETIAWAN.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK Ekowisata gunung merupakan salah satu bentuk pariwisata berkelanjutan yang mengedepankan pelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat lokal, dan edukasi bagi wisatawan. Salah satu ekowisata yang ada di Lampung yakni Gunung Pesagi yang merupakan kawasan hutan lindung yang terletak di Kecamatan Belalau, Lampung Barat, Lampung. Gunung Pesagi merupakan gunung tertinggi di Lampung, dengan ketinggian mencapai 2.262 meter dan menjadikan salah satu dayatarik bagi para wisatawan. Keberhasilan pengelolaan ekowisata berkelanjutan sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat sekitar sebagai aktor utama dalam menjaga dan memanfaatkan potensi alam secara bijak. Masyarakat lokal memiliki peran strategis dalam memberikan kontribusi, baik melalui pelestarian lingkungan, pengembangan produk wisata berbasis kearifan lokal, maupun pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana strategi Pengelolaan Ekowisata digunung Pesagi di pekon Hujung kecamatan Belalau Kabupaten Lampung barat dan bagaimana dampak pengelolaan Ekowisata Gunung Pesagi Terhadap Kelestarian Lingkungan Dan Kehidupan Sosial Mayarakat di Pekon Hujung Kecamatan Belalau Kabupaten Lampung Barat. Penelitian ini dilaksanakan di ekowisata Gunung Pesagi pekon Hujung dengan jenis penelitian kualitatif, bersifat deskriptif dan menggunakan pendekatan sosiologis. Penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Informan kunci pada penilitian ini adalah Kepala Pekon Hujung. Analisa penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Kemudian metode induktif digunakan dalam proses penarikan kesimpulan serta menggunakan teori Modal Sosial Michael Wollcock untuk menganalisis penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Pengelolaan Ekowisata digunung Pesagi di pekon Hujung kecamatan Belalau Kabupaten Lampung barat melalui tahap gagasan, perencanaan dan pelaksanaan yang di aplikasikan melalui beberapa strategi seperti pengembangan destinasi wisata, Pemberdayaan masyarakat lokal, Konservasi lingkungan, pembangunan insfrastruktur, pemasaran dan ii promosi Kawasan ekowisata, edukasi dan pembentukan kesadaran wisatawan serta Kerjasama dengan komunitas dengan tujuan meningkatkan ekowisata berkelanjutan yang mampu menjalankan fungsi ekologisnya secara optimal dan terus-menerus tanpa mengalami degradasi yang membahayakan kehidupan generasi sekarang maupun yang akan datang. Dampak pengelolaan Ekowisata Gunung Pesagi Terhadap Kelestarian Lingkungan Dan Kehidupan Sosial Mayarakat di Pekon Hujung Kecamatan Belalau Kabupaten Lampung Barat yakni terdapat dampak positif seperti dalam aspek ekonomi yang dapat meningkatan ekonomi masyarakat dengan banyaknya wisatawan yang hadir, dalam aspek sosial meningkatkan kualitas interaksi antar masyarakat dan dalam aspek pelestarian lingkungan seperti meningkatkan tata kelola lingkungan. Dan dampak negatifnya yakni dalam aspek lingkungan banyaknya pengunjung yang tidak memahami etika wisata alam, dan membuang sampah sembarangan, serta dalam aspek budaya banyaknya generasi muda yang dahulunya banyak terlibat dalam kegiatan adat dan pertanian kini lebih tertarik pada aktivitas wisata yang menjanjikan penghasilan cepat. Kata Kunci : Ekowisata Berkelanjutan Dan Gunung Pesagi iii ABSTRACT Mountain ecotourism is a form of sustainable tourism that prioritizes environmental preservation, empowerment of local communities, and education for tourists. One of the ecotourism sites in Lampung is Mount Pesagi, a protected forest area located in Belalau District, West Lampung, Lampung. Mount Pesagi is the highest mountain in Lampung, with a height of 2,262 meters and is one of the attractions for tourists. The success of sustainable ecotourism management depends heavily on the active participation of the surrounding community as the main actors in maintaining and utilizing natural potential wisely. Local communities have a strategic role in contributing, both through environmental preservation, development of tourism products based on local wisdom, and monitoring of activities that have the potential to damage the environment. The formulation of the problem in this study is how the Ecotourism Management strategy on Mount Pesagi in Pekon Hujung, Belalau District, West Lampung Regency and how the impact of Mount Pesagi Ecotourism Management on Environmental Sustainability and the Social Life of the Community in Pekon Hujung, Belalau District, West Lampung Regency. This research was conducted in the Mount Pesagi ecotourism area of Hujung Village. It was a qualitative, descriptive study using a sociological approach. Data collection included observation, interviews, and documentation. The key informant was the Head of Hujung Village. Data reduction, presentation, and verification were used for analysis. The inductive method was used to draw conclusions, and Michael Wollcock's Social Capital theory was used to analyze the research. The results of the study show that the Ecotourism Management strategy on Mount Pesagi in Pekon Hujung, Belalau District, West Lampung Regency through the stages of ideas, planning and implementation which are applied through several strategies such as tourist destination development, local community empowerment, environmental conservation, infrastructure development, marketing and promotion of ecotourism areas, education and awareness building of tourists and cooperation with the community with the aim of iv increasing sustainable ecotourism that is able to carry out its ecological functions optimally and continuously without experiencing degradation that endangers the lives of present and future generations. The impact of Mount Pesagi Ecotourism Management on Environmental Sustainability and Social Life of the Community in Pekon Hujung, Belalau District, West Lampung Regency, namely there are positive impacts such as in the economic aspect which can improve the community's economy with the large number of tourists who come, in the social aspect improving the quality of interaction between communities and in the environmental conservation aspect such as improving environmental governance. And the negative impacts are in the environmental aspect, many visitors do not understand the ethics of nature tourism, and throw rubbish carelessly, and in the cultural aspect, many young people who were previously involved in traditional and agricultural activities are now more interested in tourism activities that promise quick income. Keywords : Sustainable Ecotourism and Mount Pesagi

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Sosiologi Agama
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Sosiologi Agama
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 24 Feb 2026 03:40
Last Modified: 24 Feb 2026 03:40
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/42861

Actions (login required)

View Item View Item