IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN BANJIR DI DESA SINAR BANGUN KECAMATAN BANDAR NEGERI SEMUONG KABUPATEN TANGGAMUS

Dedi, Sanjaya (2026) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN BANJIR DI DESA SINAR BANGUN KECAMATAN BANDAR NEGERI SEMUONG KABUPATEN TANGGAMUS. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of PUSAT 1 2 DEDI SANJAYA.pdf] PDF
Download (6MB)
[thumbnail of SKRIPSI DEDI SANJAYA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract

ABSTRAK Implementasi Kebijakan Penanggulangan Banjir Di Desa Sinar Bangun Kecamatan Bandar Negri Semuong Kabupaten Tanggamus Oleh : Dedi Sanjaya Desa Sinar Bangun di Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Kabupaten Tanggamus, merupakan wilayah yang hampir setiap tahun dilanda banjir. Banjir ini terjadi akibat meluapnya Sungai Semaka serta jebolnya tanggul penahan air di sekitar permukiman. Kondisi tersebut menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat, mulai dari rusaknya rumah penduduk, hancurnya lahan pertanian, terganggunya aktivitas ekonomi, hingga terhentinya proses belajar mengajar di sekolah. Hal ini menunjukkan bahwa persoalan banjir tidak hanya dipengaruhi oleh faktor alam, tetapi juga terkait dengan kesiapsiagaan pemerintah dan efektivitas kebijakan penanggulangan bencana. Jenis Penelitian ini menggunakan kan lapangan (field reserch) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi,sedangkan teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan perivikasi triagulasi. Hasil penelitian menujukkan implementasi kebijkan penanggulangan banjir di desa sinar bangun kecamatan bandar negeri semuong kabupaten tanggamus belum optimal. Dalam penelitian ini menggunakan teori milik George C. Edward dengan empat indikator utama yang menunjukkan hasil penelitian ini Indikator komunikasi belum optimal, komunikasi pernah menjadi kendala dalam proses penanggulangan banjir sehingga mengalami kesulitan. Indikator sumber daya belum optimal, adanya penanggulangan banjir yang harus menunggu anggaran menjadi kendala penanggulangan banjir di desa sinar bangun.Indikator disposisi dalam implementasi kebijakan penanggulangan banjir di desa sinar bangunbelum optimal. Disposisi masih menjadi penghambat dalam pelaksanaan atau kebijakan pananggulangan banjir di desa sinar bangun. Indikator struktur birokrasi struktur birokrasi dalam implementasi kebijakan pembangunan jalan di Desa Negeri Besar belum optimal. Struktur birokrasi sangat dibutuhkan dalam mengimplementasikan kebijakan penanggulangan banjir di desa sinar bangun, akan tetapi dalam pelaksanaannya belum optimal. Kata Kunci : implementasi kebijakan, penanggulangan banjir, Badan Penanggulan Bencana Daerah. ii ABSTRACT Sinar Bangun Village in Bandar Negeri Semuong District, Tanggamus Regency, is an area that experiences annual flooding. The flood occurs due to the overflow of the Semaka River and the collapse of water barriers around residential areas. This condition causes major losses for the community, including damaged houses, destroyed farmland, disrupted economic activity, and the suspension of teaching and learning activities in schools. This indicates that flooding problems are not only influenced by natural factors but are also related to government preparedness and the effectiveness of disaster management policies.This research is a field study using a descriptive qualitative approach. Data collection methods include observation, interviews, and documentation, while data analysis techniques consist of data reduction, data presentation, and triangulation verification. The findings show that the implementation of flood mitigation policies in Sinar Bangun Village, Bandar Negeri Semuong District, Tanggamus Regency, has not been optimal. This study applies George C. Edward’s theory with four key indicators, which reveal that:The communication indicator has not been optimal; communication has often been an obstacle in the flood management process, resulting in difficulties. The resource indicator is also not optimal; flood mitigation efforts often depend on budget availability, which becomes a barrier to timely action in Sinar Bangun Village. The disposition indicator in the implementation of flood management policy has also not been optimal, as disposition remains a hindrance in executing or enforcing flood control measures in the village. The bureaucratic structure indicator likewise remains suboptimal. Bureaucratic structure is crucial in implementing flood mitigation policies in Sinar Bangun Village; however, its execution has not been effective. Keywords: policy implementation, flood mitigation, Badan Penanggulan Bencana Daerah

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pemikiran Politik Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Pemikiran Politik Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 10 Feb 2026 07:51
Last Modified: 10 Feb 2026 07:51
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/42736

Actions (login required)

View Item View Item