ANDIKHA, PRAMADHAN (2026) KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA ORANG TUA DAN ANAK USIA SEKOLAH DASAR UNTUK MENUMBUHKAN MINAT BELAJAR AGAMA DI TPA ROUDHOTOLIBIN KELURAHAN KETAPANG KECAMATAN PANJANG BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (4MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memahami bentuk komunikasi interpersonal antara orang tua dan anak dapat menumbuhkan minat belajar agama, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam proses tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap orang tua dan anak usia sekolah dasar yang aktif di TPA Roudhotholibin. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal memiliki peran penting dalam menumbuhkan minat belajar agama anak. Bentuk komunikasi yang terjalin bersifat langsung, spontan, dan personal, biasanya terjadi pada waktu senggang seperti malam hari. Ibu menjadi komunikator utama yang memberikan nasihat moral, penguatan positif, serta dorongan spiritual kepada anak. Sebagian anak menunjukkan motivasi internal, sementara yang lain terdorong oleh motivasi eksternal seperti nasihat, pujian, atau pengingat dari orang tua. Faktor pendukung komunikasi yang efektif meliputi kedekatan emosional, kehangatan keluarga, dan konsistensi dalam mendidik, sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan waktu, kelelahan orang tua, serta pengaruh lingkungan sosial. Dengan demikian, komunikasi interpersonal yang hangat, empatik, dan konsisten menjadi kunci dalam membentuk minat belajar agama yang tulus dan berkelanjutan pada anak usia sekolah dasar.ABSTRACT This research, aims to understand how interpersonal communication between parents and children contributes to the development of children’s interest in learning religion, as well as to identify the supporting and inhibiting factors within this process. This study employs a qualitative descriptive approach using field research methods. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving parents and elementary school–aged children who participate in religious learning activities at TPA Roudhotholibin. Data analysis was carried out through three stages: data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that interpersonal communication within the family plays a vital role in cultivating children’s religious learning interest. The communication that occurs is typically direct, spontaneous, and personal, often taking place during leisure time such as in the evening. Mothers act as the dominant communicators by providing moral guidance, positive reinforcement, and spiritual motivation. Some children show intrinsic motivation to learn religion, while others rely on extrinsic motivation, such as parental reminders, praise, or moral advice. The factors that support effective communication include emotional closeness, family warmth, and consistency in parenting, whereas the inhibiting factors are limited parental time, fatigue from work, and environmental influences. In conclusion, warm, empathetic, and consistent interpersonal communication between parents and children serves as the key to fostering a sincere and lasting interest in religious learning among elementary school children.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 29 Jan 2026 08:14 |
| Last Modified: | 29 Jan 2026 08:14 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/42557 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


