UPAYA GURU DALAM MENGEMBANGKAN KECERDASAN KINESTETIK PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK HIP HOP BANDAR LAMPUNG

NADA, WAHYU SAPUTRI (2026) UPAYA GURU DALAM MENGEMBANGKAN KECERDASAN KINESTETIK PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK HIP HOP BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of Awal - BAB II dan Daftar Pustaka.pdf] PDF
Download (7MB)
[thumbnail of UNESCO NADA FULL.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract

ABSTRAK Kecerdasan kinestetik merupakan salah satu kecerdasan majemuk yang sangat penting untuk dikembangkan pada anak usia dini, khususnya pada rentang usia 5–6 tahun. Pada masa ini, anak sedang berada dalam fase pertumbuhan dan perkembangan kinestetik yang pesat. Kecerdasan kinestetik tidak hanya berhubungan dengan kemampuan fisik anak dalam bergerak, melainkan juga mencakup keterampilan mengendalikan tubuh, koordinasi, kelenturan, keseimbangan, serta keberanian anak dalam mengekspresikan diri melalui aktivitas fisik. Oleh karena itu, stimulasi yang diberikan oleh guru dalam kegiatan pembelajaran akan sangat menentukan sejauh mana anak mampu mengembangkan kecerdasan kinestetiknya. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan secara mendalam berbagai upaya yang dilakukan guru dalam mengembangkan kecerdasan kinestetik anak usia 5–6 tahun. Subjek penelitian adalah guru dan anak usia 5–6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta verifikasi dan penarikan kesimpulan, sehingga diperoleh gambaran yang komprehensif mengenai praktik pembelajaran yang dilakukan guru. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa upaya guru dalam mengembangkan kecerdasan kinestetik pada anak usia 5–6 tahun di TK Hip Hop Bandar Lampung dilakukan melalui perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang berorientasi pada aktivitas fisik dan pengalaman langsung. Guru secara konsisten melibatkan anak dalam berbagai kegiatan motorik seperti permainan gerak, senam, permainan keseimbangan, aktivitas koordinasi tangan dan kaki, serta penggunaan alat permainan edukatif seperti ayunan, perosotan, puzzle, tangga majemuk, dan jembatan goyang. Guru tidak hanya bertindak sebagai instruktur, tetapi juga berperan sebagai fasilitator, motivator, dan pendamping yang memberikan contoh gerakan, arahan yang jelas, serta dukungan emosional berupa pujian dan bimbingan. Kata Kunci: Upaya Guru, Kecerdasan Kinestetik, Anak Usia Dini ii ABSTRACK Kinesthetic intelligence is one of the multiple intelligences that is very important to be developed in early childhood, especially in the age range of 5–6 years. At this stage, children are experiencing rapid physical and motor development, both fine and gross motor skills. Kinesthetic intelligence is not only related to children’s physical abilities in movement but also includes skills in controlling the body, coordination, flexibility, balance, and confidence in expressing themselves through physical activities. Therefore, the stimulation provided by teachers through learning activities is very influential in determining the extent to which children can develop their kinesthetic intelligence. This study uses a descriptive qualitative approach to describe in depth the various efforts made by teachers in developing kinesthetic intelligence in children aged 5–6 years. The subjects of this study were teachers and children aged 5–6 years. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The data analysis process included data reduction, data presentation, verification, and drawing conclusions, resulting in a comprehensive picture of the learning practices carried out by teachers. The results of the study can be concluded that teachers' efforts to develop kinesthetic intelligence in children aged 5–6 years at Hip Hop Kindergarten Bandar Lampung are carried out through planning and implementing learning oriented towards physical activities and direct experience. Teachers consistently involve children in various motor activities such as movement games, gymnastics, balance games, hand-foot coordination activities, and the use of educational play equipment such as swings, slides, puzzles, compound ladders, and swinging bridges. Teachers not only act as instructors, but also act as facilitators, motivators, and companions who provide examples of movements, clear directions, and emotional support in the form of praise and guidance. Keywords: Teacher Efforts, Kinesthetic Intelligence, Early Childhood

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 26 Jan 2026 06:51
Last Modified: 26 Jan 2026 06:51
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/42413

Actions (login required)

View Item View Item