INKA, APRILIA (2026) PELAKSANAAN TERAPI KOGNITIF DALAM MENGATASI DEPRESI PADA PENYANDANG DISABILITAS DI YAYASAN SAHABAT JIWA NATAR. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (10MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini membahas tentang pelaksanaan terapi kognitif dalam mengatasi depresi pada penyandang disabilitas di Yayasan Sahabat Jiwa Natar, Lampung Selatan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena meningkatnya kasus depresi pada penyandang disabilitas yang disebabkan oleh keterbatasan fisik, stigma sosial, serta kurangnya dukungan emosional dari lingkungan sekitar. Depresi yang dialami seringkali berdampak pada penurunan motivasi hidup dan keengganan untuk berinteraksi sosial. Oleh karena itu, diperlukan upaya terapi yang tepat untuk membantu mereka dalam mengubah pola pikir negatif menjadi lebih adaptif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian meliputi terapis, pembimbing rohani, serta beberapa penyandang disabilitas yang mengikuti program terapi di Yayasan Sahabat Jiwa Natar. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi kognitif diterapkan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi pikiran negatif, restrukturisasi kognitif, dan pembentukan pola pikir positif terhadap diri dan lingkungannya. Terapi ini juga dikombinasikan dengan pendekatan spiritual Islam melalui doa, dzikir, dan bimbingan rohani untuk memperkuat penerimaan diri dan keimanan pasien. Setelah mengikuti terapi secara rutin, sebagian besar penyandang disabilitas menunjukkan perubahan positif berupa meningkatnya rasa percaya diri, berkurangnya gejala depresi, serta kemampuan untuk berpikir lebih rasional dan optimis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa terapi kognitif efektif dalam membantu penyandang disabilitas mengatasi depresi, terutama jika diintegrasikan dengan pendekatan keagamaan dan dukungan sosial dari lingkungan sekitar. Terapi ini tidak hanya memperbaiki cara berpikir, tetapi juga meningkatkan kesehatan mental dan spiritual pasien secara keseluruhan. Kata Kunci: Terapi Kognitif, Depresi, Penyandang Disabilitas. ABSTRACT This study discusses the implementation of cognitive therapy in overcoming depression among persons with disabilities at the Sahabat Jiwa Foundation, Natar, South Lampung. The background of this research stems from the increasing cases of depression experienced by individuals with disabilities due to physical limitations, social stigma, and a lack of emotional support from their surroundings. The depression they experience often leads to decreased life motivation and reluctance to engage in social interactions. Therefore, appropriate therapeutic efforts are needed to help them transform negative thinking patterns into more adaptive ones. This research employed a qualitative method with a descriptive approach. The subjects of the study included therapists, spiritual counselors, and several persons with disabilities who participated in the therapy program at the Sahabat Jiwa Foundation. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and then analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing techniques. The results of the study show that cognitive therapy was implemented through several stages, namely identifying negative thoughts, cognitive restructuring, and developing positive thinking patterns toward oneself and the environment. This therapy was also combined with an Islamic spiritual approach through prayer, dhikr (remembrance of Allah), and spiritual guidance to strengthen patients’ self-acceptance and faith. After participating in therapy regularly, most persons with disabilities showed positive changes, such as increased self-confidence, reduced depressive symptoms, and improved ability to think rationally and optimistically. The conclusion of this research is that cognitive therapy is effective in helping persons with disabilities overcome depression, especially when integrated with religious approaches and social support from their surroundings. This therapy not only improves thinking patterns but also enhances the patients’ overall mental and spiritual well-being. Keywords: Cognitive Therapy, Depression, Persons with Disabilities.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Bimbingan Konseling Islam |
| Divisions: | Psikologi Islam > Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 06:30 |
| Last Modified: | 22 Jan 2026 06:30 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/42381 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


