MUHAMMAD, RUDIANTO (2026) IMPLEMENTASI KEGIATAN KEORGANISASIAN DALAM PEMBINAAN KARAKTER SOSIAL KEAGAMAAN PADA SISWA DI SMA N 15 BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (5MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
ABSTRAK Implementasi kegiatan keorganisasian menjadi rujukan pada pembentukan karakter sosial keagamaan pada siswa. Fenomena menurunnya karakter sosial keagamaan di kalangan siswa SMA Negeri 15 Bandar Lampung, yang tampak dari melemahnya kedisiplinan, rendahnya rasa tanggung jawab, dan menurunnya partisipasi dalam kegiatan keagamaan maupun sosial di lingkungan sekolah. Perubahan pola perilaku remaja yang semakin individualistis dan kurang menghargai nilai moral serta religius menjadi tantangan bagi lembaga pendidikan dalam membentuk kepribadian yang seimbang antara pengetahuan, sikap, dan spiritualitas. Untuk menjawab permasalahan tersebut, sekolah berupaya menanamkan nilai sosial dan keagamaan melalui kegiatan keorganisasian seperti OSIS, Paskibra, dan Pramuka yang diharapkan dapat menjadi wadah pembentukan karakter melalui pelatihan kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan, dan penguatan religiusitas. Penelitian ini penting dilakukan untuk memahami sejauh mana kegiatan organisasi berperan dalam membina karakter sosial keagamaan siswa serta bagaimana proses internalisasi nilai-nilai tersebut berlangsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Lokasi penelitian berada di SMA Negeri 15 Bandar Lampung dengan informan yang terdiri dari wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, pembina organisasi, serta pengurus dan anggota OSIS, Paskibra, dan Pramuka. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk memperkuat analisis, penelitian ini menggunakan teori Struktural Fungsional Talcott Parsons yang menyoroti fungsi organisasi dalam menjaga keteraturan sosial dan menanamkan nilai kolektif, serta teori Sosialisasi Peter L. Berger dan Thomas Luckmann yang menjelaskan proses internalisasi nilai sosial keagamaan dalam diri siswa. Kegiatan keorganisasian di SMA Negeri 15 Bandar Lampung memiliki peran signifikan dalam membina karakter sosial keagamaan siswa. Melalui kegiatan seperti latihan rutin, pembiasaan ibadah bersama, bakti sosial, dan kegiatan kepemimpinan, siswa mengalami peningkatan pada aspek kedisiplinan, tanggung jawab, empati sosial, serta kesadaran religius. Analisis dengan teori Struktural Fungsional menunjukkan bahwa organisasi berfungsi sebagai sistem sosial yang menyeimbangkan integrasi nilai dan adaptasi perilaku siswa dalam lingkungan sekolah. Sementara itu, teori Sosialisasi Berger dan ii iii Luckmann menjelaskan bahwa kegiatan organisasi menjadi ruang internalisasi nilai yang mengubah pengalaman sosial menjadi kesadaran religius yang terlembaga dalam diri siswa. Dengan demikian, kegiatan keorganisasian tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengembangan minat dan bakat, tetapi juga sebagai instrumen pendidikan karakter yang efektif dalam menanamkan nilai sosial keagamaan secara berkelanjutan. Kata Kunci: Organisasi, Karakter, Sosial Keagamaan. ABSTRACT The implementation of organizational activities serves as a reference in the formation of students’ socio-religious character. The phenomenon of the decline in socio-religious character among students at SMA Negeri 15 Bandar Lampung is reflected in the weakening of discipline, the low sense of responsibility, and the decreased participation in religious and social activities within the school environment. The changing patterns of adolescent behavior, which tend to become more individualistic and less appreciative of moral and religious values, pose challenges for educational institutions in shaping personalities that are balanced in knowledge, attitude, and spirituality. To address these issues, the school seeks to instill social and religious values through organizational activities such as OSIS, Paskibra, and Pramuka, which are expected to serve as a medium for character formation through training in discipline, responsibility, leadership, and the strengthening of religiosity. This study is important to understand the extent to which organizational activities contribute to fostering students’ socio-religious character and how the process of internalizing these values takes place. This research employs a qualitative approach with a descriptive method. The study was conducted at SMA Negeri 15 Bandar Lampung, with informants consisting of the Vice Principal for Student Affairs, organizational advisors, and members of OSIS, Paskibra, and Pramuka. Data were collected through observation, indepth interviews, and documentation, and then analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. To strengthen the analysis, this study applies Talcott Parsons’ Structural Functional Theory, which highlights the role of organizations in maintaining social order and instilling collective values, as well as Peter L. Berger and Thomas Luckmann’s Socialization Theory, which explains the process of internalizing socio-religious values within students. Organizational activities at SMA Negeri 15 Bandar Lampung play a significant role in fostering students’ socio-religious character. Through activities such as regular training, collective worship, social service, and leadership programs, students demonstrate improvements in discipline, responsibility, social empathy, and religious awareness. The analysis using Structural Functional Theory shows that the organization functions as a social system that balances value integration and behavioral adaptation among students within the school environment. Meanwhile, Berger and Luckmann’s Socialization Theory explains that organizational activities serve as a iv v space for the internalization of values that transform social experiences into institutionalized religious consciousness within students. Thus, organizational activities not only function as a medium for developing students’ interests and talents but also as an effective instrument of character education in continuously instilling socio�religious values. Keywords: Organization, Character, Socio-Religious.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Sosiologi Agama |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Sosiologi Agama |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 08:02 |
| Last Modified: | 20 Jan 2026 08:02 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/42338 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


