ANALISIS RESIKO KEAMANAN SISTEM INFORMASI E-LKP DENGAN METODE OCTAVE ALLEGRO PADA DINAS SOSIAL PROVINSI LAMPUNG

SANDY, SETIAWAN (2025) ANALISIS RESIKO KEAMANAN SISTEM INFORMASI E-LKP DENGAN METODE OCTAVE ALLEGRO PADA DINAS SOSIAL PROVINSI LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of Sandy Unesco (3).pdf] PDF
Download (20MB)

Abstract

ABSTRAK Kemajuan teknologi informasi pada era modernisasi telah mendorong Dinas Sosial Provinsi Lampung mengadopsi sistem E-LKP sebagai media pengelolaan, penilaian, dan pelaporan kinerja pegawai secara digital guna meningkatkan efektivitas dan transparansi layanan publik. Namun, hasil wawancara dengan pihak keuangan dan IT menunjukkan adanya sejumlah risiko operasional, seperti gangguan jaringan, pemadaman listrik, proses backup yang tidak rutin, serta kerusakan database yang berpotensi menghambat penyaluran tunjangan pegawai dan menimbulkan kerugian finansial. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis, mengidentifikasi, dan menilai risiko keamanan informasi pada sistem E-LKP. Metode yang digunakan adalah OCTAVE Allegro, dengan fokus pada penilaian aset informasi, potensi ancaman, serta dampak yang ditimbulkan terhadap keberlangsungan layanan digital. Hasil Analisis Risiko Kuantitatif (Tabel 4.7) menunjukkan bahwa skenario Kesalahan Input Data Kinerja merupakan risiko Tinggi Kritis (Skor 20) yang dipicu oleh Kemungkinan Sangat Tinggi (4) dan Dampak Tertinggi (5) pada integritas data dan keuangan. Selain itu, tiga risiko kategori Tinggi, yaitu Keterlambatan Pelaporan Bulanan (Skor 12), Penyalahgunaan Akun Pegawai (Skor 12), dan Kehilangan Data akibat Gagal Backup Lokal (Skor 10), muncul akibat Awareness Gap dan lemahnya kontrol internal. Kesimpulannya, penguatan disiplin pegawai, peningkatan kesadaran keamanan informasi, serta otomatisasi manajemen data merupakan strategi mitigasi yang paling efektif untuk meminimalkan risiko dan menjaga keberlanjutan layanan E-LKP. Dalam perspektif Islam, menjaga keamanan informasi adalah bentuk amanah yang harus dipertanggungjawabkan sehingga pengelolaan sistem informasi yang aman, transparan, dan terpercaya menjadi tanggung jawab moral setiap pihak yang terlibat. Kata Kunci: Teknologi Informasi, Keamanan Informasi, E-LKP, Dinas Sosial Provinsi Lampung, Analisis Risiko, OCTAVE Allegro, Amanah, Manajemen Risiko. ABSTRACT The advancement of information technology in the modernization era has encouraged the Social Service Office of Lampung Province to adopt the E-LKP system as a digital platform for managing, evaluating, and reporting employee performance in order to enhance the effectiveness and transparency of public services. However, interviews with the finance and IT departments revealed several operational risks, such as network disruptions, power outages, irregular backup processes, and database corruption, all of which may hinder the distribution of employee allowances and cause financial losses. Based on these conditions, this study aims to analyze, identify, and assess information security risks within the E-LKP system. The method used is OCTAVE Allegro, focusing on the assessment of information assets, potential threats, and their impact on the continuity of digital services. The results of the Quantitative Risk Analysis (Table 4.7) indicate that the scenario of Performance Data Input Errors constitutes a Critical High Risk (Score 20), driven by a Very High Likelihood (4) and the Highest Impact Level (5) on data integrity and financial processes. In addition, three risks fall under the High category—namely Delays in Monthly Reporting (Score 12), Misuse of Employee Accounts (Score 12), and Data Loss due to Failed Local Backups (Score 10)—all of which arise from awareness gaps and weak internal controls.In conclusion, strengthening employee discipline, increasing information security awareness, and automating data management are the most effective mitigation strategies to minimize risks and maintain the continuity of E LKP services. From an Islamic perspective, safeguarding information security is a form of amanah (trust) that must be upheld; therefore, managing information systems securely, transparently, and reliably becomes a moral responsibility for every involved party. Keywords: Information Technology, Information Security, E-LKP, Lampung Provincial Social Service, Risk Analysis, OCTAVE Allegro, Amanah, Risk Management.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Sistem Informasi
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Sistem Informasi
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 06 Jan 2026 06:52
Last Modified: 06 Jan 2026 06:52
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/42111

Actions (login required)

View Item View Item