FENOMENA TAWURAN ANTAR REMAJA (STUDI KASUS GENG CIKDITIRO DAN GENG ALLSTAR PRAMUKA DI KEMILING KOTA BANDAR LAMPUNG).

GIZHA, NOVIA NURSIAM (2025) FENOMENA TAWURAN ANTAR REMAJA (STUDI KASUS GENG CIKDITIRO DAN GENG ALLSTAR PRAMUKA DI KEMILING KOTA BANDAR LAMPUNG). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of CETAK GHIZA f1,2 dsapus.pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of CETAK GHIZA full.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Fenomena tawuran antar remaja di Kemiling, Kota Bandar Lampung, telah menjadi isu sosial yang kompleks dan memerlukan perhatian serius. Skripsi ini bertujuan untuk menganalisis dua aspek utama yang berkontribusi terhadap fenomena tersebut, dengan fokus pada dua geng remaja, yaitu Geng Cikditiro dan Geng Allstar Pramuka. Pertama, penelitian ini akan mengeksplorasi apa saja faktor-faktor penyebab terjadinya tawuran antar remaja pada Geng Cikditiro dan Geng Allstar Pramuka. Kedua, skripsi ini akan membahas upaya pemerintah dan masyarakat dalam mencegah fenomena tawuran antar remaja. Penelitian ini akan menganalisis kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah setempat serta inisiatif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mendukung bagi remaja. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan sifat deskriptif. Data yang digunakan berasal dari dua sumber, yakni data primer dan data sekunder. Pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive samping. Pada penelitian ini ada tiga macam informan yaitu meliputi pertama informan kunci yaitu Bapak Lurah Sumberejo Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, kedua informan utama yaitu ketua RT, tokoh agama dan masyarakat, dan ketiga informan tambahan yaitu anggota Geng Cikditiro dan anggota Geng Allstar Pramuka. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Sumberejo Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, wilayah ini diketahui kerap menjadi titik rawan terjadinya tawuran antar remaja. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan sosiologis dan pendekatan psikologi. Pendekatan sosiologis merupakan cara yang menjelaskan kondisi masyarakat, dilengkapi dengan struktur atau gambaran mengenai fenomena sosial yang saling terkait. Pendekatan psikologi pada penelitian ini digunakan untuk memahami perilaku individu dengan melihat pengaruh proses mental dan emosional. Dalam kasus tawuran, pendekatan ini menyoroti faktor seperti kepribadian, pengalaman masa kecil, tekanan teman sebaya, dan kebutuhan untuk diakui. Dalam penelitian ini, pengumpulan data dilakukan melalui dua cara, yaitu wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam menganalisis fenomena ini adalah teori kontrol untuk menganalisis dan membahas hasil yang diperoleh di lapangan. iii iv Hasil penelitian fenomena tawuran antar remaja di Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung khususnya pada Geng Cikditiro dan Geng Allstar Pramuka disebabkan oleh lemahnya ikatan sosial remaja dengan lingkungan sekitarnya. Faktor utama yang memengaruhi antara lain kurangnya perhatian dan pengawasan keluarga, pengaruh lingkungan pergaulan negatif, provokasi melalui media sosial, dendam antarkelompok, serta minimnya kegiatan positif bagi remaja. Sementara itu, upaya pencegahan tawuran antar remaja di Kecamatan Kemiling dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat. Pemerintah melalui Linmas aktif mengadakan patroli dan piket untuk menjaga keamanan lingkungan. Tokoh masyarakat seperti RT dan tokoh agama membina remaja melalui kegiatan positif dan keagamaan, sedangkan warga turut berperan dengan mengawasi, menegur melalui orang tua, serta mendorong remaja mengikuti kegiatan yang bermanfaat. Semua pihak bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mencegah kenakalan remaja.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Sosiologi Agama
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Sosiologi Agama
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 18 Dec 2025 03:16
Last Modified: 18 Dec 2025 03:16
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/42010

Actions (login required)

View Item View Item