RADHI, AULIAK AKBAR (2025) UPAH BONGKAR MUAT BUAH KELAPA SAWIT DALAM TINJAUAN HUKUM ISLAM (Studi di Dusun I Desa Beringin Kecamatan Abung Kunang Kabupaten Lampung Utara ). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (4MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Syari’at Islam telah memberikan pokok-pokok aturan di dalam melaksanakan hubungan kerja yang baik, saling menolong yang saling menguntungkan tanpa saling merugikan antara kedua pihak, yang mana upah muat buah kelapa sawit di Dusun I Desa Beringin itu harus adanya suatu imbal hasil atas pekerjaan yang telah dilakukan seseorang kepada orang lain sebagai upah atas apa yang ia kerjakan. Sistem pengupahan ini yaitu pemilik lahan mencari seorang buruh untuk memanen kelapa sawit dan seorang supir untuk mengangkut kelapa sawit tersebut, ketika sudah sepakat akan hal dan tugas maka dilangsungkannya akad perjanjian, dimana ketika sudah waktunya panen pekerja harus memanen kelapa sawit tersebut sampai bersih tanpa tersisa dipohonnya dengan upah sebesar 200 perak rupiah per kilo, tetapi ketika praktik dilapangannya pekerja tidak sesuai dengan akad perjanjian yaitu para pekerja tidak memanen kelapa sawit dengan tidak bersih dan banyak yang masih tersis. Melihat dari latar belakang terdapat permasalahan dalam skripsi ini yang pertama, Bagaimana Praktik Pelaksanaan Upah Bongkar Muat Buruh Kelapa Sawit di Dusun I Desa Beringin Kecamatan Abung Kunang Kabupaten Lampung Utara?, kedua, Bagaimana Tinjauan Hukum Islam Terhadap Upah Bongkar Muat Buah Kelapa Sawit Studi di Dusun I Desa Beringin Kecamatan Abung Kunang Kabupaten Lampung Utara?. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research), yaitu meneliti yang berdasarkan kenyataan yang di lapangan dalam keadaan yang sebenarnya. Dan penelitian ini bersifat deskriptif yaitu untuk menggambarkan sedetail mungkin sesuatu yang menjadi objek. Adapun jenis sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, selanjutnya dianalisis kualitatif dengan cara pendekatan induktif yaitu mengemukakan fakta yang bersifat khusus dan diakhiri kesimpulan menggunakan teori yang bersifat umum. Berdasarkan hasil penelitian, yang pertama, praktik pelaksanaan upah muat kelapa sawit di Dusun I Desa Beringin yaitu pemilik lahan mempercayai seorang buruh memanen kelapa sawit sesuai dengan akad perjanjian bahwa akan memanen kelapa sawit dengan bersih tanpa ada yang tersisa, namun pekerja tersebut tidak sesuai di akad perjanjian karena tidak bersih dalam memanen kelapa sawit tersebut dan masih banyak kelapa sawit yang tersisa di pohon dan yang berjatuhan dibawahnya, yang kedua, Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktik Upah seorang buruh tidak sesuai dengan rukun dan syarat sah nya akad upahmengupah yaitu shighat yang dimana terjadi pemutusan akad sepihak karena ia tidak menepati perjanjian yang dibuat di awal. ABSTRACT Islamic law has established fundamental rules for implementing good working relationships, fostering mutual assistance and mutual benefit without harming either party. The wage for loading oil palm fruit in Hamlet I, Beringin Village, requires a reward for the work performed by one person for another. This wage system involves the landowner hiring a laborer to harvest the oil palms and a driver to transport them. Once the terms and tasks are agreed upon, a contract is drawn up. When harvest time comes, the workers must harvest the oil palms cleanly, leaving no residue on the tree. The wage is 200 rupiah per kilo. However, in practice, the workers do not comply with the agreement; they harvest the oil palms uncleanly, and many remain. Based on the background, this thesis addresses the following issues: first, "How are palm oil workers' loading and unloading wages implemented in Hamlet I, Beringin Village, Abung Kunang District, North Lampung Regency?" Second, "What is the Islamic legal perspective on palm oil loading and unloading wages in Hamlet I, Beringin Village, Abung Kunang District, North Lampung Regency?" This study is field research, based on real-world conditions. It is descriptive in nature, aiming to describe the object of research in as much detail as possible. The data sources used in this study are primary and secondary data. These data are then analyzed qualitatively using an inductive approach, presenting specific facts and drawing conclusions based on general theory. Based on the research results, first, the practice of implementing palm oil loading wages in Hamlet I, Beringin Village, is that the landowner trusts a laborer to harvest palm oil according to the agreement that will harvest the palm oil cleanly without any leftovers, but the worker does not comply with the agreement because he is not clean in harvesting the palm oil and there are still many palm oils left on the tree and which have fallen below it. Second, the Review of Islamic Law on the Practice of Wage a laborer does not comply with the pillars and valid requirements of the wage contract, namely shighat where there is a unilateral termination of the contract because he does not fulfill the agreement made at the beginning.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 16 Dec 2025 06:55 |
| Last Modified: | 16 Dec 2025 06:55 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/41966 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


