STRATEGI DAKWAH PADA PENYANDANG TUNARUNGU DI RUMAH DAKWAH TULI LAMPUNG.

Syalfa, Silfina Azzahra (2025) STRATEGI DAKWAH PADA PENYANDANG TUNARUNGU DI RUMAH DAKWAH TULI LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of PUSAT 1 2 SYALFA.pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of SKRIPSI CETAK SYALFA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Dakwah merupakan sarana penting dalam menyampaikan ajaran islam kepada seluruh umat manusia tanpa terkecuali. Namun, dalam pelaksanaannya, dakwah sering menghadapi tantangan ketika berhadapan dengan kelompok masyarakat yang memiliki kebutuhan komunikasi khusus, seperti penyandang tunarungu. Keterbatasan dalam pendengaran menyebabkan sulit menerima pesan dakwah secara lisan, sehingga diperlukan strategi dakwah yang bersifat inklusif, adaptif, dan komunikatif. Rumah Dakwah Tuli Lampung (RUDATUL) hadir sebagai lembaga yang berfokus memebrikan bimbingan keagamaan kepada komunitas tuli dengan pendekatan yang disesuaikan dengan karakteristik jamaahnya. Melalui penggunaan bahasa isyarat, media visual, dan metode pembelajarn interaktif, RUDATUL berhasil menjembatani hambatan komunikasi dalam proses dakwah. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis strategi dakwah yang diterapkan di RUDATUL serta relevansinya terhadap efektivitas penyampaian pesan keagamaan kepada penyandang tunarungu. Kajian ini penting karena menjadi model dakwah inklusif yang menegaskan nilai rahmatan lil „alamin dan memastikan bahwa setiap muslim, termasuk penyandang disabilitas, memiliki hak yang sama dalam memperoleh pendidikan agama dan pembinaan spiritual. Penelitian ini menggunakan metode jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan di Rumah Dakwah Tuli Lampung, Rajabasa, Bandar Lampung. Sumber data terdiri dari data primer yang diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap lima informan kunci (dua pengurus RuDaTuL, satu da‟i, dan dua jamaah tuli aktif), serta data sekunder yang berasal dari arsip, laporan kegiatan, dan literatur terkait strategi dakwah dan komunikasi disabilitas. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Interaksionisme Simbolik dan Teori Perencanaan Pesan. Interaksionisme Simbolik digunakan untuk menjelaskan bagaimana makna keagamaan terbentuk melalui interaksi simbolik antara da‟i dan jamaah tuli, sedangkan Teori Perencanaan Pesan digunakan untuk menganalisis bagaimana pesan dakwah dirancang sesuai dengan kebutuhan komunikasi jamaah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RuDaTuL menerapkan tiga strategi dakwah utama, yaitu sentimental, rasional, dan praktis. Strategi sentimental diwujudkan dalam upaya membangun kedekatan emosional, kepercayaan, dan rasa aman antara da‟i dan jamaah tuli. Strategi rasional diterapkan melalui perancangan pesan dakwah yang logis dan mudah dipahami, dengan bantuan media visual, tulisan, dan isyarat. Strategi praktis diwujudkan dalam kegiatan pembelajaran langsung seperti praktik wudhu, shalat, dan membaca Al-Qur‟an dengan bimbingan bahasa isyarat. Temuan ini menunjukkan bahwa teori Interaksionisme Simbolik tampak pada proses interaksi simbolik antara da‟i dan jamaah, di mana makna ajaran Islam dibangun melalui simbol visual dan gerak tubuh yang disepakati bersama. Sementara itu, teori Perencanaan Pesan tercermin dalam penyusunan materi dakwah yang menyesuaikan kemampuan komunikasi jamaah tuli agar pesan agama dapat diterima secara efektif. Kedua teori ini menjelaskan bahwa keberhasilan dakwah di RuDaTuL bukan hanya terletak pada isi pesan, tetapi juga pada proses komunikasi yang partisipatif dan empatik. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi dakwah di RuDaTuL terbukti efektif meningkatkan pemahaman keagamaan, keterlibatan sosial, serta kepercayaan diri jamaah tuli dalam menjalankan ajaran Islam. Model dakwah yang diterapkan bersifat humanis, partisipatif, dan kontekstual, menjadikan RuDaTuL sebagai contoh praktik dakwah yang inklusif terhadap komunitas disabilitas pendengaran Kata Kunci: Bahasa Isyarat, Penyandang Tunarungu, Strategi Dakwah iii iv ABSTRACT Dak‟wah (islamic preaching) serves as an essential means of conveying Islamic teachings to all people without exception. However, in practice, da‟wah often faces challenges when dealing with communities that have special communication needs, such as the deaf. Hearing limitations make it difficult for reacive verbal religious messeges, thereby requiring inclusive, adaptive, and communicative da‟wah strategies. Rumah Dakwah Tuli Lampung (RuDaTuL) was established as an institution dedicated to providing religious guidance for the deaf community through approaches tailored to their characteristics. By utilizing sign language, visual media, and interactive learning methods, RuDaTuL successfully bridges communication barriers in the da‟wah process. This study aims to analyze the da‟wah strategies implemented at RuDaTuL and their relevance to the effectiveness of delivering Islamic messages to deaf individuals. This research is significant as it presents an inclusive model of Islamic preaching that embodies the values of rahmatan lil „alamin (a blessing for all creation) and ensures that every Muslim, including persons with disabilities, has equal rights to access religious education and spiritual development. This study employs a field research design with a descriptive qualitative approach. The research was conducted at Rumah Dakwah Tuli Lampung (RuDaTuL), located in Rajabasa, Bandar Lampung. The data sources consist of primary and secondary data. The primary data were obtained through in-depth interviews, participatory observations, and documentation involving five key informants: two RuDaTuL administrators, one da‟i (preacher), and two active deaf congregants. The secondary data were collected from archives, activity reports, and relevant literature on da‟wah strategies and disability communication. The theoretical framework used in this study includes the Symbolic Interactionism Theory and the Message Design Logic Theory. Symbolic Interactionism is applied to explain how religious meanings are constructed through symbolic interactions between the da‟i and the deaf congregants, while Message Design Logic is used to analyze how da‟wah messages are designed and adapted to meet the communication needs of the deaf audience. The findings reveal that RuDaTuL applies three main da‟wah strategies: sentimental, rational, and practical. The sentimental strategy emphasizes emotional bonding and trust-building between preachers and deaf congregants. The rational strategy involves designing logical and visually supported messages that are easier to understand. The practical strategy focuses on direct religious learning activities such as ablution, prayer, and Qur‟an reading using sign language and visual media. The application of Symbolic Interactionism is evident in the creation of shared religious meanings through visual symbols, gestures, and expressions, forming a mutual understanding between preacher and audience. Meanwhile, Message Design Logic is reflected in the deliberate adaptation of da‟wah messages to match the communicative capacities of the deaf congregants, ensuring the messages are meaningful and accessible. Together, these theories explain that the effectiveness of da‟wah in RuDaTuL lies not only in the content of the message but also in the empathetic and participatory communication process. The study concludes that the da‟wah strategies implemented at RuDaTuL effectively enhance religious understanding, social participation, and self-confidence among the deaf community. The model represents a humanistic, participatory, and contextual approach to da‟wah, providing an inclusive framework for preaching within the deaf community. Keywords: Da‟wah Strategy, Deaf Community, Sign Language.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Komunikasi dan Penyiaran Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 11 Dec 2025 03:24
Last Modified: 11 Dec 2025 03:24
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/41899

Actions (login required)

View Item View Item