IMPLEMENTASI NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 1 PENENGAHAN LAMPUNG SELATAN

Dyta, Purnama Sari (2025) IMPLEMENTASI NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 1 PENENGAHAN LAMPUNG SELATAN. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of HALAMAN  DEPAN - BAB 2 DAN DAFTAR PUSTAKA - LAMPIRAN AKHIR.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI FULL Dyta Purnama Sari.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini mengkaji secara mendalam implementasi nilai nilai moderasi beragama dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN 1 Penengahan, Lampung Selatan, dengan fokus utama pada pengembangan sikap toleransi di kalangan peserta didik. Yang melatar belakangi penelitian ini adalah realitas keberagaman agama dan budaya di Indonesia, serta kebutuhan mendesak untuk menanamkan nilai-nilai moderasi guna mencegah radikalisasi dan intoleransi sejak dini. Moderasi beragama adalah pendekatan yang mengedepankan keseimbangan dan netralitas, esensial untuk membangun harmoni sosial. Hal ini diwujudkan melalui praktik saling menghargai dan menghormati, baik dalam cara pandang maupun implementasi ajaran agama dalam kehidupan bermasyarakat. Moderasi beragama menekankan pentingnya nilai-nilai keadilan dan toleransi, serta memastikan bahwa ajaran agama senantiasa menjunjung tinggi martabat kemanusiaan. Sementara itu, Pendidikan Agama Islam bertujuan sebagai sarana utama untuk membentuk kebiasaan positif dan kesadaran diri pada setiap peserta didik. Pendidikan Agama Islam berupaya menanamkan nilai-nilai yang memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar, mulai dari keluarga hingga dunia kerja, dengan tujuan akhir membentuk individu yang berakhlak mulia dan bermanfaat. Penelitian ini mengggunakan metode kualitatif yang memungkinkan peneliti untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang konteks dan makna data non-numerik. untuk mengeksplorasi secara mendalam implementasi nilai-nilai moderasi beragama dalam konteks pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Penengahan Lampung Selatan. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan Kepala Sekolah, Guru Pendidikan Agama Islam, Guru Pendidikan Agama Non-Islam dan Peserta Didik, sementara data sekunder didapatkan dari berbagai dokumen terkait. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Proses analisis data melibatkan reduksi data untuk memilah informasi relevan, penyajian data secara sistematis, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Untuk memastikan keabsahan temuan, peneliti menerapkan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. iii Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa nilai-nilai moderasi beragama yang dominan terimplementasi adalah nilai Toleransi. Peserta didik memiliki pemahaman yang baik tentang moderasi beragama sebagai sikap saling menghargai dan menghindari ekstremisme, yang tercermin dalam interaksi harmonis dan tanpa diskriminasi antar mereka. Implementasi dilakukan melalui pendekatan terprogram dan pembiasaan sehari-hari, didukung oleh kebijakan sekolah yang akomodatif terhadap keberagaman. Guru Pendidikan Agama Islam dan guru agama non-Islam berperan penting dalam menanamkan toleransi melalui berbagai metode pembelajaran, seperti diskusi, studi kasus, narasi, dan integrasi nilai-nilai universal melalui beberapa tahapan untuk penanaman nilai-nilai moderasi beragama pada aspek toleransi yaitu tahap perencanaan pembelajaran, tahap pelaksanaan pembelajaran, tahap pembiasaan dan kegiatan di luar kelas, dan yang terakhir adalah tahap evaluasi pembelajaran. Keteladanan guru, penyediaan fasilitas pendukung, serta kegiatan keagamaan rutin dan kolaboratif turut memperkuat pembentukan karakter siswa yang moderat dan inklusif. Secara keseluruhan, SMPN 1 Penengahan berhasil menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif untuk pengembangan toleransi, membentuk generasi yang siap menghadapi keberagaman masyarakat. Kata Kunci: Implementasi, Moderasi Beragama, Pendidikan Agama Islam, Peserta Didik iv ABSTRACT This research deeply examines the implementation of religious moderation values in Islamic Religious Education learning at SMPN 1 Penengahan, Lampung Selatan, with a primary focus on developing a sense of tolerance among students. The background of this research is driven by the reality of religious and cultural diversity in Indonesia, as well as the urgent need to instill moderation values to prevent radicalization and intolerance from an early age. Religious moderation is an approach that emphasizes balance and neutrality, essential for building social harmony. This is manifested through practices of mutual respect and appreciation, both in perspectives and in the implementation of religious teachings in community life. Religious moderation emphasizes the importance of justice and tolerance values, ensuring that religious teachings uphold human dignity. Meanwhile, Islamic Religious Education aims to serve as the main means to cultivate positive habits and self-awareness in each student. Islamic Religious Education strives to instill values that contribute positively to the surrounding environment, from family to the workplace, with the ultimate goal of shaping individuals who are morally upright and beneficial. This research uses a qualitative method, which allows the researcher to gain an in-depth understanding of the context and meaning of non-numeric data. This approach is used to deeply explore the implementation of religious moderation values within the context of Islamic Religious Education learning at SMP Negeri 1 Penengahan, Lampung Selatan. Primary data was obtained through interviews with the School Principal, Islamic Religious Education Teachers, Non Islamic Religious Education Teachers, and Students, while secondary data was acquired from various related documents. Data collection techniques included observation, in-depth interviews, and documentation. The data analysis process involved data reduction to filter relevant information, systematic data presentation, and drawing conclusions and verification. To ensure the validity of the findings, the researcher applied source triangulation, technique triangulation, and time triangulation. The findings of this study indicate that the dominant value of religious moderation implemented is Tolerance. Students demonstrate a v good understanding of religious moderation as an attitude of mutual respect and avoidance of extremism, which is reflected in their harmonious interactions and lack of discrimination among them. Implementation is carried out through programmed approaches and daily habituation, supported by school policies that accommodate diversity. Islamic Religious Education teachers and non-Islamic religious education teachers play a crucial role in instilling tolerance through various teaching methods, such as discussions, case studies, narratives, and the integration of universal values. This is achieved through several stages for instilling religious moderation values in the aspect of tolerance: the planning stage of learning, the implementation stage of learning, the habituation and out-of-class activities stage, and finally, the learning evaluation stage. The exemplary behavior of teachers, the provision of supporting facilities, and routine and collaborative religious activities further strengthen the formation of moderate and inclusive student characters. Overall, SMPN 1 Penengahan has successfully created a conducive school environment for the development of tolerance, fostering a generation ready to face societal diversity. Keywords: Implementation, Religious Moderation, Islamic Religious Education, Student

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pendidikan Agama islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 09 Dec 2025 06:56
Last Modified: 09 Dec 2025 06:56
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/41863

Actions (login required)

View Item View Item