KONSELING INDIVIDU DENGAN PENDEKATAN BEHAVIOR DALAM MENINGKATKAN REGULASI DIRI ANAK BERHADAPAN DENGAN HUKUM (ABH) DI UPTD PKS INSAN BERGUNA PESAWARAN

TRI, SERLY SEPTA NABILA (2025) KONSELING INDIVIDU DENGAN PENDEKATAN BEHAVIOR DALAM MENINGKATKAN REGULASI DIRI ANAK BERHADAPAN DENGAN HUKUM (ABH) DI UPTD PKS INSAN BERGUNA PESAWARAN. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of Skripsi 2.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[thumbnail of Skripsi TRI SERLY SEPTA NABILA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan konseling individu dengan pendekatan behavior dalam meningkatkan regulasi diri pada Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH) di UPTD PKS Insan Berguna Pesawaran. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kenyataan bahwa sebagian besar Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) mengalami kesulitan dalam mengendalikan emosi, impuls, serta perilaku yang adaptif, yang berdampak pada keterlibatan mereka dalam pelanggaran hukum. Regulasi diri merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki oleh setiap individu untuk dapat menyesuaikan diri dengan norma sosial dan hukum yang berlaku. Pendekatan behavior digunakan dalam layanan konseling individu karena fokus pada perubahan perilaku nyata yang dapat diamati dan diukur, serta menekankan pada penguatan (reinforcement) terhadap perilaku yang diharapkan Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap tiga orang Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH), satu orang konselor, serta satu staf tata usaha. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta uji keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber Berdasarkan hasil penelitian, pelaksanaan konseling individu dengan pendekatan behavioral dijalankan melalui empat tahapan utama, yakni: (1) membangun hubungan konseling yang melibatkan klien (2) memperjelas dan mendefiniskan masalah (3) menerapkan berbagai teknik konseling seperti pelatihan perilaku asertif, penggunaan modelling, pemberian role play, refleksi dan tugas rumah, serta (4) melakukan evaluasi hasil dan mengakhiri proses konseling. Dengan demikian, pendekatan behavioral terbukti mampu membantu Anak Berhadapan dengan Hukum dalam membentuk perilaku yang lebih terkendali dan adaptif terhadap lingkungan sosialnya Kata Kunci: Konseling Individu, Pendekatan Behavior, Regulasi Diri, Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH), UPTD PKS Insan Berguna. ABSTARCT This study aims to determine the implementation of individual counseling with a behavioral approach in improving self-regulation in Children in Conflict with the Law (ABH) at the UPTD PKS Insan Berguna Pesawaran. The background of this study is based on the fact that most Children in Conflict with the Law (ABH) have difficulty in controlling emotions, impulses, and adaptive behavior, which has an impact on their involvement in violations of the law. Self regulation is an important ability that must be possessed by every individual in order to be able to adjust to applicable social and legal norms. The behavioral approach is used in individual counseling services because it focuses on real behavioral changes that can be observed and measured, and emphasizes reinforcement of expected behavior. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. Data collection techniques are carried out through interviews, observations, and documentation of three Children in Conflict with the Law (ABH), one counselor, and one administrative staff. Data analysis techniques used include data reduction, data presentation, and drawing conclusions, and data validity testing is carried out using source triangulation techniques. Based on the research results, the implementation of individual counseling with a behavioral approach is carried out through four main stages, namely: (1) building a counseling relationship involving the client (2) clarifying and defining the problem (3) applying various counseling techniques such as assertive behavior training, using modeling, providing role play, reflection and homework, and (4) evaluating the results and ending the counseling process. Thus, the behavioral approach has been proven to be able to help Children in Conflict with the Law in forming more controlled and adaptive behavior towards their social environment. Keywords: Individual Counseling, Behavioral Approach, Self-Regulation, Children in Conflict with the Law (ABH), UPTD PKS Insan Berguna.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Bimbingan Konseling Islam
Divisions: Psikologi Islam > Bimbingan Konseling Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 08 Dec 2025 09:10
Last Modified: 08 Dec 2025 09:10
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/41854

Actions (login required)

View Item View Item