PEMBEKUAN SEL TELUR (EGG FREEZING) PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN RELEVANSINYA DENGAN KONSEP KELUARGA MAṢLAḤAH

HAZIKAHTUS, SHAFIQOH (2025) PEMBEKUAN SEL TELUR (EGG FREEZING) PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN RELEVANSINYA DENGAN KONSEP KELUARGA MAṢLAḤAH. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of ARTIKEL HAZIKAHTUS SHAFIQOH.pdf] PDF
Download (8MB)

Abstract

ABSTRAK Kemajuan teknologi reproduksi menghadirkan berbagai macam pilihan bagi perempuan dalam merencanakan kehamilan, salah satunya melalui metode pembekuan sel telur (egg freezing). Pada mulanya metode ini diperuntukkan bagi keperluan medis seperti untuk pasien kanker yang akan menjalani kemoterapi, namun pada saat ini egg freezing mengalami pembelokan tujuan dari semula. Dewasa ini egg freezing juga dimanfaatkan untuk alasan non-medis seperti citacita karier atau belum menemukan pasangan yang cocok. Fenomena ini menimbulkan bermacam-macam kontroversi, terutama dalam lingkup masyarakat Muslim yang mempunyai prinsip hukum dan nilai moral berbasis syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam mengenai praktik egg freezing dalam perspektif hukum Islam serta menilai relevansinya terhadap konsep keluarga maṣlaḥah. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), dengan menganalisis data baik dari sumber primer, sekunder, maupun penunjang, serta menggunakan pendekatan maqāṣid syarī„ah dan konsep keluarga maṣlaḥah. Hasil dari kajian menunjukkan bahwa praktik egg freezing diperbolehkan secara syar‟i dengan kewajiban memenuhi syarat tertentu, seperti dilakukan dalam ikatan suci pernikahan dan terjamin bebas dari risiko pencampuran nasab. Egg freezing dapat menjadi bagian dari ikhtiar mewujudkan keluarga maṣlaḥah apabila penggunaannya ditujukan dan diniatkan demi kemaslahatan reproduksi, kesiapan psikologis, serta perencanaan keluarga yang lebih baik dan bertanggung jawab. Namun demikian pasti ada risiko yang dihadapi, antaranya risiko komersialisasi, marginalisasi, serta ketergantungan teknologi yang perlu diantisipasi melalui regulasi dan edukasi berbasis nilai Islam. ABSTRACT Advances in reproductive technology present a variety of options for women in planning pregnancy, one of which is through the egg freezing method. Initially, this method was intended for medical purposes such as for cancer patients who were about to undergo chemotherapy, but at this time egg freezing has been deflected from the original purpose. Nowadays, egg freezing is also used for nonmedical reasons such as career goals or not having found a suitable partner. This phenomenon has caused various controversies, especially in the context of Muslim society which has sharia-based legal principles and moral values. This study aims to examine in depth the practice of egg freezing from the perspective of Islamic law and assess its relevance to the concept of the maṣlaḥah family. The method used is qualitative with a library research approach, by analyzing data from primary, secondary, and supporting sources, and using the maqāṣid shari'ah approach and the concept of maṣlaḥah family. The results of the study show that the practice of egg freezing is permissible according to sharia with certain obligations to meet certain conditions, such as in the sacred bond of marriage and guaranteed to be free from the risk of mixing nasab. Egg freezing can be part of the effort to realize a maṣlaḥah family if its use is intended and intended for the benefit of reproduction, psychological readiness, and better and responsible family planning. However, there are definitely risks faced, including the risk of commercialization, marginalization, and dependence on technology that need to be anticipated through regulation and education based on Islamic values.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga)
Divisions: Fakultas Syariah > Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 08 Dec 2025 04:36
Last Modified: 08 Dec 2025 05:04
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/41834

Actions (login required)

View Item View Item