Dewi, Ana Nurbaiti (2025) BIMBINGAN KEAGAMAAN DALAM PENANGANAN PERSELISIHAN RUMAH TANGGA DI KANTOR URUSAN AGAMA (KUA) KECAMATAN ABUNG TENGAH KABUPATEN LAMPUNG UTARA. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (9MB) |
Abstract
Abstrak Perselisihan di dalam rumah tangga merupakan masalah yang sering muncul di masyarakat dan dapat memengaruhi keharmonisan dalam keluarga, bahkan bisa mengarah pada perceraian. Di Kecamatan Abung Tengah, Kabupaten Lampung Utara, terdapat beberapa faktor utama yang mendorong munculnya perselisihan rumah tangga, seperti masalah ekonomi, pertengkaran terus-menerus, hubungan di luar nikah atau perselingkuhan, dan campur tangan pihak ketiga. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pelaksanaan bimbingan keagamaan saat menangani perselisihan rumah tangga di Kantor Urusan Agama (KUA) Abung Tengah Lampung Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research), melibatkan lima responden yang telah mengalami perselisihan dalam rumah tangga dan telah mengikuti layanan Bimbingan Keagamaan di KUA tersebut. Pada bagian pengumpulan informasi ini, proses dilakukan berdasarkan beberapa metode, yaitu dengan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa Bimbingan Keagamaan di KUA Abung Tengah dilaksanakan secara terencana melalui enam langkah. Langkah pertama adalah penilaian awal dan identifikasi masalah, di mana penyuluh agama mengidentifikasi masalah utama dari masing-masing pasangan. Langkah kedua adalah penentuan pendekatan layanan, di mana pendekatan Islami dan kekeluargaan dipilih sesuai dengan permasalahan yang terjadi. Langkah ketiga adalah pelaksanaan bimbingan, yang mencakup penyampaian materi keagamaan, nasihat yang didasarkan pada Al-Qur’an dan hadis, serta diskusi terbuka. Langkah keempat adalah evaluasi hasil bimbingan, yang bertujuan untuk menilai perubahan sikap dan pemahaman pasangan setelah mengikuti sesi bimbingan. Langkah kelima adalah tindak lanjut dan pendampingan, di mana penyuluh terus memantau perkembangan hubungan pasangan melalui komunikasi rutin. Langkah keenam adalah penutupan layanan, yang dilakukan ketika pasangan dinyatakan mampu menyelesaikan konflik ataupun perselisihan dalam hubungan rumah tangga secara mandiri dan menunjukkan perbaikan. dalam hubungan mereka. Hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa Bimbingan Keagamaan yang dilakukan oleh KUA Abung Tengah dinyatakan dapat berhasil jika setiap pasangan yang mengalami perselisihan dapat berubah menjadi lebih harmonis sehingga tidak sampai pada perceraian, komunikasi pada pasangan dapat berjalan lebih baik lagi. Melalui pendekatan keagamaan yang menyeluruh dan langkah-langkah yang terstruktur, bimbingan ini tidak hanya membantu meredakan konflik atau perselisihan, tetapi juga memperkuat ikatan keagamaan atau spritual, emosional, dan komunikasi di antara pasangan. Kata Kunci: Bimbingan Keagamaan, Perselisihan Rumah Tangga, KUA, Penyuluhan Agama.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Bimbingan Konseling Islam |
| Divisions: | Psikologi Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 02 Dec 2025 07:50 |
| Last Modified: | 02 Dec 2025 07:50 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/41802 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


