ANALISIS AKTIVITAS BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CROSSOVER LEARNING PADA MATA PELAJARAN FIQIH KELAS VII DI MTS NURUL HUDA LAMPUNG TENGAH

NIA, ROSALIA (2025) ANALISIS AKTIVITAS BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CROSSOVER LEARNING PADA MATA PELAJARAN FIQIH KELAS VII DI MTS NURUL HUDA LAMPUNG TENGAH. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of bab 1,2 dapus & lampiran Nia.pdf] PDF
Download (5MB)
[thumbnail of SKRIPSI NIA ROSALIA FIKS UNesco.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas belajar peserta didik dalam mata pelajaran Fiqih kelas VII di MTs Nurul Huda Lampung Tengah. Hal ini mendorong perlunya inovasi pembelajaran yang tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melibatkan pengalaman di luar kelas. Salah satu pendekatan yang relevan adalah model Crossover Learning, yang mengintegrasikan pembelajaran formal dan informal secara berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model Crossover Learning untuk meningkatkan aktivitas belajar peserta didik pada mata pelajaran Fiqih kelas VII di MTs Nurul Huda Lampung Tengah. Model Crossover Learning adalah strategi pembelajaran yang mengintegrasikan situasi pembelajaran formal (dalam kelas) dengan pengalaman informal (di luar kelas). Pendekatan ini bertujuan agar peserta didik dapat menerapkan ilmu yang mereka peroleh di kelas formal ke dunia nyata. Mengeksplorasi strategi dan penerapan model Crossover Learning oleh pembelajaran dalam pembelajaran Fiqih. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di MTs Nurul Huda Lampung Tengah. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan subjek guru Fiqih dan peserta didik kelas VII. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data diperkuat dengan triangulasi sumber. Hasil menunjukkan bahwa penerapan model Crossover Learning berjalan cukup efektif dan berkontribusi positif terhadap peningkatan aktivitas belajar peserta didik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa analisis model Crossover Learning pendidik kepada peserta didik untuk meningkatkan aktivitas belajar peserta didik di MTs Nurul Huda Lampung Tengah, sudah bisa dikatakan berjalan cukup baik dalam menerapkan pembelajaran dengan menggunakan model Crossover Learning ini dan cukup baik dalam meningkatkan aktivitas belajar peserta didik di MTs Nurul Huda Lampung Tengah. Model yang diharapkan Crossover Learning dapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik secara signifikan membuat pembelajaran lebih berarti, dan mendorong kemampuan berpikir kritis serta berani menyampaikan pendapat Model ini membantu menghubungkan teori dengan praktik nyata, menjadikan pembelajaran Fiqih lebih relevan dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari Penelitian ini diharapkan ii dapat memberikan kontribusi dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan agama Islam di MTs Nurul Huda Lampung Tengah melalui inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik masa kini. Kata Kunci: Model Pembelajaran Crossover Learning, Aktivitas Belajar, Pelajaran Fiqih. iii ABSTRACT This research was motivated by the low level of learning activity among Grade VII students in the Fiqh subject at MTs Nurul Huda Lampung Tengah. This condition calls for innovation in learning models that not only take place inside the classroom but also involve experiences outside the classroom. One relevant approach is the Crossover Learning model, a learning strategy that integrates formal learning in the classroom with informal learning experiences outside of it. This study aims to describe the implementation of the Crossover Learning model in increasing students' learning activity in the Fiqh subject for Grade VII at MTs Nurul Huda Lampung Tengah. The Crossover Learning model integrates formal (in-class) and informal (out-of-class) learning situations. The approach aims to enable students to apply the knowledge they gain in class to real-life contexts, particularly in Fiqh learning. This research employed a descriptive qualitative approach conducted at MTs Nurul Huda Lampung Tengah. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation, with the subjects consisting of the Fiqh teacher and Grade VII students. Data analysis involved data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The validity of the data was reinforced through source triangulation. The results show that the implementation of the Crossover Learning model was fairly effective and positively contributed to enhancing students' learning activity. The findings indicate that the application of the Crossover Learning model by educators has been fairly successful in improving students’ learning activity at MTs Nurul Huda Lampung Tengah. This model is expected to significantly increase student engagement, make learning more meaningful, and encourage critical thinking as well as confidence in expressing opinions. It bridges theory and real-life practice, making Fiqh learning more relevant and applicable to everyday life. This study is expected to contribute to improving the quality of Islamic religious education at MTs Nurul Huda Lampung Tengah through innovative learning approaches that meet the needs of today’s students. Keywords: Crossover Learning Model, Learning Activities, Fiqh Lesson.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pendidikan Agama islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 01 Dec 2025 07:45
Last Modified: 01 Dec 2025 07:45
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/41781

Actions (login required)

View Item View Item