IMPLEMENTASI PASAL 11 PERATURAN DAERAH TANGGAMUS NOMOR 06 TAHUN 2017 TENTANG PERLINDUNGAN LAHAN PERTANIAN PANGAN BERKELANJUTAN PERSPEKTIF FIQH SIYASAH (Studi Di Dinas Pertanian Kabupaten Tanggamus)

MIRFAN, ANDIKA (2025) IMPLEMENTASI PASAL 11 PERATURAN DAERAH TANGGAMUS NOMOR 06 TAHUN 2017 TENTANG PERLINDUNGAN LAHAN PERTANIAN PANGAN BERKELANJUTAN PERSPEKTIF FIQH SIYASAH (Studi Di Dinas Pertanian Kabupaten Tanggamus). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of Skripsi Mirfan Cover-Bab II-Dapus.pdf] PDF
Download (1MB)
[thumbnail of Skripsi Mirfan Full.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK Lahan pertanian merupakan sumber utama produksi pangan nasional dalam memenuhi kebutuhan pangan global yang terus meningkat. Ketersediaan lahan pertanian yang memadai, produktif, dan berkelanjutan, dapat memenuhi kebutuhan pangan nasional dan berkontribusi pada keamanan pangan global. Pengelolaan lahan pertanian yang baik menjadi kunci dalam memastikan ketahanan pangan nasional. Lahan pertanian khususnya sawah selain memiliki nilai ekonomi sebagai penyangga kebutuhan pada pangan, sandang, dan papan Masyarakat. Penelitian ini dilakukan betujuan untuk mengetahui implementasi pasal 11 peraturan daerah tanggamus nomor 06 tahun 2017 tentang perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan di dinas pertanian kabupaten tanggamus, serta untuk mengetahui pandangan fiqh siyasah terhadap implementasi pasal 11 peraturan daerah tanggamus nomor 06 tahun 2017 tentang perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan di dinas pertanian kabupaten tanggamus. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang bersifat naratif, dengan pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasilnya secara keseluruhan pada penelitian ini, poin pertama menunjukkan implementasi kebijakan perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan di Kabupaten Tanggamus menunjukkan kemajuan yang baik, namun masih menghadapi berbagai tantangan. Peningkatan kapasitas sumber daya manusia, konsistensi komunikasi, dan penguatan struktur birokrasi menjadi kunci untuk meningkatkan efektivitas kebijakan. Dengan pendekatan yang lebih terintegrasi dan kolaboratif, diharapkan kebijakan ini dapat berjalan lebih efektif dalam menjaga lahan pertanian dan mendukung ketahanan pangan daerah dalam jangka panjang. Poin kedua kebijakan ini tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mencerminkan penerapan prinsip-prinsip Fiqh Siyasah Tanfidziyah dalam membangun sistem pertanian yang berkelanjutan, menjaga kesejahteraan rakyat, dan melindungi lingkungan sesuai dengan nilai-nilai Islam. ABSTRACT Agricultural land is the primary source of national food production to meet the growing global demand for food. The availability of adequate, productive, and sustainable agricultural land can meet national food needs and contribute to global food security. Good agricultural land management is key to ensuring national food security. Agricultural land, especially rice fields, has economic value, supporting the community's needs for food, clothing, and shelter. This study aimed to determine the implementation of Article 11 of Tanggamus Regional Regulation No. 06 of 2017 concerning the protection of sustainable agricultural land in the Tanggamus Regency Agriculture Office, and to determine the views of Islamic jurisprudence (fiqh siyasah) on the implementation of Article 11 of Tanggamus Regional Regulation No. 06 of 2017 concerning the protection of sustainable agricultural land in the Tanggamus Regency Agriculture Office. The research method used was qualitative narrative research, with data collection through observation, interviews, and documentation. The overall results of this study, the first point, indicate that the implementation of the policy for protecting sustainable agricultural land in Tanggamus Regency has shown good progress, but still faces various challenges. Improving human resource capacity, consistent communication, and strengthening bureaucratic structures are key to increasing policy effectiveness. With a more integrated and collaborative approach, it is hoped that this policy will be more effective in preserving agricultural land and supporting long-term regional food security. The second point of this policy focuses not only on economic growth but also reflects the application of the principles of Islamic Fiqh Siyasah Tanfidziyah (Islamic Fiqh) in building a sustainable agricultural system, safeguarding people's welfare, and protecting the environment in accordance with Islamic values.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Siyasah (Hukum Tata Negara)
Divisions: Fakultas Syariah > Siyasah (Hukum Tata Negara)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 04 Nov 2025 02:51
Last Modified: 04 Nov 2025 02:51
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/41336

Actions (login required)

View Item View Item