KEHORMATAN PEREMPUAN DALAM AL-QUR’AN DAN IMPLEMENTASINYA DALAM TRADISI SESAN DI LAMPUNG

David, Marcelino (2025) KEHORMATAN PEREMPUAN DALAM AL-QUR’AN DAN IMPLEMENTASINYA DALAM TRADISI SESAN DI LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of Artikel Sesan_David marcelino.pdf] PDF
Download (3MB)

Abstract

Abstract: This study examines the intersection of Islamic values and local tradition in the concept of women‘s honor through an analysis of Qur‘anic verses and the Sesan practice among the Pepadun Lampung community. The Sesan tradition, a central element of customary marriage ceremonies, symbolizes both material readiness and social responsibility toward women. Employing a qualitative ethnographic approach with thematic analysis, the study integrates textual interpretation (thematic exegesis of Q.S. An-Nisā‘ [4]:4, 19; Al-Ahzāb [33]:35; An-Nūr [24]:30–31) and field data obtained through observation and interviews with 12 informants, including traditional leaders, local scholars, and women who participated in Sesan ceremonies in Kiling-Kiling Village, Way Kanan Regency. Findings indicate that both the Qur‘an and the Sesan tradition uphold women‘s dignity and moral worth, differing mainly in their normative foundations and symbolic expressions. Theoretically, this research contributes to the development of contextual Qur‘anic exegesis and Islamic anthropology in Indonesia; practically, it Marcelino: Konsep Kehormatan Perempuan Dalam Al-Quran.. | 1 Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, (Font, Calibri, 9) Volume 22 Nomor 1, April 2020 https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/substantia offers recommendations for preserving local customs that align with principles of justice and the objectives of Islamic law (maqāṣid al-sharī‗ah). Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis persinggungan nilai antara ajaran Islam dan tradisi lokal dalam konsep kehormatan perempuan melalui studi terhadap ayat-ayat Al Qur‘an dan praktik budaya Sesan di masyarakat Pepadun Lampung. Tradisi Sesan, yang menjadi bagian penting dari prosesi pernikahan adat, merepresentasikan bentuk penghormatan dan tanggung jawab sosial laki-laki terhadap perempuan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif etnografis dan metode analisis tematik, penelitian ini memadukan studi teks (tafsir maudhu‗i terhadap QS. An-Nisā‘ [4]:4, 19; Al-Ahzāb [33]:35; An-Nūr [24]:30–31) dengan data lapangan yang dikumpulkan melalui observasi dan wawancara terhadap 12 informan yang terdiri dari tokoh adat, ulama lokal, dan perempuan yang pernah terlibat dalam prosesi Sesan di Desa Kiling-Kiling, Kabupaten Way Kanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik Al-Qur‘an maupun tradisi Sesan menempatkan perempuan sebagai subjek yang bermartabat dan layak dihormati, dengan perbedaan pada basis normatif dan ekspresi simboliknya. Secara teoritis, penelitian ini berkontribusi pada penguatan pendekatan tafsir kontekstual dan studi antropologi Islam di Indonesia, sementara secara praktis memberikan rekomendasi untuk pelestarian adat yang selaras dengan prinsip keadilan dan maqāṣid al-syarī‗ah. Kata Kunci: kehormatan perempuan, Sesan, tafsir kontekstual, antropologi Islam, Lampung

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 03 Nov 2025 08:01
Last Modified: 03 Nov 2025 08:01
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/41332

Actions (login required)

View Item View Item