YOSSY, FARA OKILIA (2025) PENGEMBANGAN MEDIA KARTU KARTET UNTUK MENGEMBANGAN KOSA KATA PADA ANAK USIA DINI USIA 4-6 TAHUN. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (4MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya penguasaan kosakata anak usia dini, kurangnya variasi media pembelajaran, serta minimnya keterlibatan aktif anak dalam proses belajar. Kosakata merupakan unsur penting dalam kemampuan berbahasa anak, karena berkaitan erat dengan kemampuan berpikir, memahami, dan menyampaikan gagasan. Anak yang memiliki penguasaan kosakata yang baik cenderung mampu berkomunikasi secara lebih efektif, sedangkan keterbatasan kosakata dapat menghambat perkembangan bahasa, kognitif, dan sosial anak. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang menarik dan kontekstual untuk membantu anak dalam mengembangkan penguasaan kosakatanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Kartu Kuartet yang layak dan efektif digunakan dalam mengembangkan kosakata anak kelompok A di TK Al-Qawiyyu Tanjung Senang, Bandar Lampung Kartini dan kelompok B di TK Kartini Jatimulyo, Lampung Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang menggunakan model ADDIE, yang terdiri dari lima tahapan: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Media ini dikembangkan secara sistematis dan diuji cobakan di dua lembaga PAUD, yaitu PAUD Kartini dan TK IT Al-Qawiyyu. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, angket, dan wawancara, dengan analisis data secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase. Hasil validasi menunjukkan bahwa media Kartu Kuartet tergolong sangat baik, dengan skor dari ahli materi sebesar 3,83 (95,75%), ahli media 3,94 (98,5%), dan ahli bahasa 3,79 (94,75%). Uji coba kelompok kecil dan besar juga menunjukkan efektivitas media dalam proses pembelajaran. Hasil observasi di PAUD Kartini menunjukkan rata-rata skor 3,12 (78%), dan di TK IT Al-Qawiyyu sebesar 3,09 (77,25%), sedangkan penilaian guru di kedua sekolah mencapai 3,94 (98,5%), semuanya termasuk dalam kategori Sangat Baik. Media ini juga dilengkapi dengan bahasa daerah Lampung dan aksara Lampung sebagai bentuk pengenalan budaya lokal sejak dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Kartu Kuartet mampu meningkatkan perkembangan kosakata anak, karena anak menjadi lebih aktif, antusias, dan mudah memahami kosakata baru melalui permainan edukatif. ii Dengan demikian, media Kartu Kuartet yang dikembangkan melalui model ADDIE dinyatakan layak, praktis, dan efektif untuk digunakan sebagai alternatif media pembelajaran dalam mengembangkan kosakata anak usia dini secara efektif dan menyenangka. Kata kunci: Kartu Kuartet, Kosakata Anak Usia Dini, Model ADDIE, Bahasa dan Aksara Lampung iii ABSTRACT This research was motivated by the low vocabulary mastery of early childhood, the lack of variety in learning media, and minimal active involvement of children in the learning process. Vocabulary is a crucial component of children's language skills as it is closely related to their ability to think, understand, and express ideas. Children with good vocabulary mastery tend to communicate more effectively, whereas limited vocabulary may hinder their language, cognitive, and social development. Therefore, there is a need for attractive and contextual learning media to help children improve their vocabulary acquisition. This study aims to develop a Quartet Card media that is feasible and effective for enhancing the vocabulary of Group A children at TK Al-Qawiyyu, Tanjung Senang, Bandar Lampung, and Group B children at TK Kartini, Jatimulyo, South Lampung. This research is a Research and Development (R&D) study using the ADDIE model, which includes five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The media was developed systematically and tested at two early childhood institutions, namely PAUD Kartini and TK IT Al-Qawiyyu. Data collection techniques used in this study include observation, questionnaires, and interviews, with data analysis performed using descriptive quantitative techniques in percentages. The validation results show that the Quartet Card media is categorized as very good, with scores from the material expert at 3.83 (95.75%), media expert at 3.94 (98.5%), and language expert at 3.79 (94.75%). Field trials through small and large group testing also demonstrate the effectiveness of the media in the learning process. Observation results at PAUD Kartini show an average score of 3.12 (78%), while TK IT Al-Qawiyyu scored 3.09 (77.25%). Teacher assessments at both schools reached 3.94 (98.5%), all of which fall into the "Very Good" category. This media also includes regional Lampung language and script, serving as an early introduction to local culture. The findings indicate that using the Quartet Card media can significantly improve children's vocabulary development, as children became more active, enthusiastic, and better at understanding new vocabulary through educational play. iv In conclusion, the Quartet Card media developed using the ADDIE model is declared feasible, practical, and effective as an alternative learning media to support early childhood vocabulary development in a fun and engaging way. Keywords: Quartet Card, Early Childhood Vocabulary, ADDIE Model, Lampung Language and Script
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan Islam Anak Usia Dini |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Islam Anak Usia Dini |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 03 Nov 2025 04:17 |
| Last Modified: | 03 Nov 2025 04:17 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/41308 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


