PELAKSANAAN KONSELING LINTAS AGAMA DAN BUDAYA DALAM MENJAGA KERUKUNAN BERAGAMA DAN BERBUDAYA DI SMA NEGERI 9 BANDAR LAMPUNG.

ACHMAD, SUNDAFA (2025) PELAKSANAAN KONSELING LINTAS AGAMA DAN BUDAYA DALAM MENJAGA KERUKUNAN BERAGAMA DAN BERBUDAYA DI SMA NEGERI 9 BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of SKRIPSI ACHMAD SUNDAFA COVER-BAB 2, DAPUS, LAMPIRAN.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of FULL SKRIPSI ACHMAD SUNDAFA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya menjaga kerukunan beragama dan budaya di tengah keberagaman yang ada dilingkungan sekolah. Keberagaman ini merupakan kekayaan, namun juga menimbulkan tantangan dalam menjaga keharmonisan sosial. Berdasarkan wawancara, ditemukan adanya kekerasan verbal antar siswa, khususnya dalam penggunaan bahasa daerah yang tidak pantas dan berarti tidak baik. Kondisi ini menegaskan pentingnya pelaksanaan layanan konseling lintas agama dan budaya untuk membangun kesadaran akan toleransi, saling menghargai, dan hidup berdampingan secara damai di lingkungan sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pelaksanaan layanan konseling lintas agama dan budaya berperan dalam menjaga kerukunan beragama dan berbudaya di SMA Negeri 9 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria yang relevan dengan fokus penelitian. Kriteria yang diambil antara laian yaitu siswa dan siswi yang memiliki latar belakang yang berbeda. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, sementara siswa dipilih berdasarkan keberagaman latar belakang agama dan suku. Sebanyak 20 narasumber diwawancarai, yaitu terdiri siswa dari kelas X, XI, dan XII, masing-masing kelas diwakili oleh dua siswa dengan latar belakang agama dan suku yang berbeda, guna mewakili dinamika sosial sekolah secara representatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan konseling lintas agama dan budaya dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat, satu kali dalam sebulan, melalui layanan bimbingan klasikal yang mengangkat tema kerukunan, toleransi, dan isu sosial terkini. Teknik yang digunakan mencerminkan pendekatan humanistik yang menekankan empati, inklusivitas, dan penghormatan terhadap perbedaan. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan konseling lintas agama dan budaya di SMA Negeri 9 Bandar Lampung berperan signifikan dalam membina kesadaran iii multikultural, meredam konflik verbal dan rasisme, serta menciptakan suasana sekolah yang harmonis dan penuh toleransi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan layanan konseling multikultural disekolah Kata Kunci : Konseling Lintas Agama, Konseling Lintas Budaya, Kerukunan Beragama, Kerukunan Berbudaya, Bimbingan Konseling, Toleransi. iv ABSTARCT This research is motivated by the importance of maintaining religious and cultural harmony amidst the diversity present in the school environment. This diversity is a valuable asset, yet it also presents challenges in fostering social harmony. Based on interviews, instances of verbal violence among students were found, particularly through the inappropriate use of local languages with negative connotations. This condition emphasizes the importance of implementing interfaith and intercultural counseling services to foster awareness of tolerance, mutual respect, and peaceful coexistence within the school setting. The purpose of this study is to understand and analyze how the implementation of interfaith and intercultural counseling services contributes to maintaining religious and cultural harmony at SMA Negeri 9 Bandar Lampung. This research employs a qualitative approach with purposive sampling techniques based on criteria relevant to the research focus. These criteria include students from diverse religious and ethnic backgrounds. Data collection was conducted through observation, interviews, and documentation, with a total of 20 participants interviewed. These participants were selected from grades X, XI, and XII, with two students from each class representing different religious and ethnic backgrounds to reflect the school's social dynamics representatively. The results of the study show that interfaith and intercultural counseling services are conducted regularly once a month, on Fridays, through classical guidance sessions that focus on themes such as harmony, tolerance, and current social issues. The techniques used reflect a humanistic approach that emphasizes empathy, inclusivity, and respect for differences. The findings conclude that the implementation of interfaith and intercultural counseling at SMA Negeri 9 Bandar Lampung plays a significant role in fostering multicultural awareness, mitigating verbal conflicts and racism, and creating a harmonious and tolerant school environment. This study is expected to contribute significantly to the development of multicultural counseling services in schools.. Keywords: Interfaith Counseling, Intercultural Counseling, Religious Harmony, Cultural Harmony, Guidance and Counseling, Tolerance.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Psikologi Islam
Divisions: Psikologi Islam > Bimbingan Konseling Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 28 Oct 2025 07:54
Last Modified: 28 Oct 2025 07:54
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/41248

Actions (login required)

View Item View Item