STRATEGI KOMUNIKASI PIMPINAN ANAK RANTING (PAR) FATAYAT NU DALAM MEMBENTUK MILITANSI KADER DI DESA KUTOWINANGUN KECAMATAN SENDANG AGUNG KABUPATEN LAMPUNG TENGAH

Avia, Damayanti (2025) STRATEGI KOMUNIKASI PIMPINAN ANAK RANTING (PAR) FATAYAT NU DALAM MEMBENTUK MILITANSI KADER DI DESA KUTOWINANGUN KECAMATAN SENDANG AGUNG KABUPATEN LAMPUNG TENGAH. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of SKRIPSI AVIA Cover-BAB II-Dapus.pdf] PDF
Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berfokus pada strategi komunikasi yang diterapkan oleh Pimpinan Anak Ranting (PAR) Fatayat NU di Desa Kutowinangun, Kecamatan Sendang Agung, Kabupaten Lampung Tengah dalam membentuk militansi kader. Militansi kader menjadi hal penting untuk menjamin keberlanjutan organisasi, terutama dalam struktur paling dasar seperti anak ranting. Tantangan yang muncul adalah rendahnya loyalitas dan partisipasi kader dalam berbagai kegiatan organisasi. Banyak kader yang hanya mengikuti kegiatan karena ajakan sesaat, bukan karena dorongan ideologis. Oleh karena itu, diperlukan strategi komunikasi yang tidak hanya menyampaikan informasi secara teknis, tetapi juga mampu membentuk kesadaran kolektif, keterikatan emosional, dan semangat keorganisasian. Dalam konteks ini, strategi komunikasi memiliki peran sentral sebagai jembatan antara pimpinan dan kader, untuk menyampaikan visi, misi, serta nilai-nilai perjuangan Fatayat NU secara efektif. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian lapangan (field research) serta pendekatan kualitatif deskriptif guna mendapatkan data-data dan fakta di lapangan secara langsung. Subjek penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan ketua pimpinan, wakil ketua pimpinan dan lima orang kader. Teknik pengumpulan dilakukan dengan obsevasi non participant, wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis kualitatif Miles dan Huberman dengan mencakup reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pimpinan anak ranting Fatayat NU Desa Kutowinangun mencakup lima langkah strategi komunikasi. Ketua berperan sebagai komunikator utama yang menyampaikan pesan-pesan keorganisasian. Target komunikasi dalam penelitian ini mencakup seluruh anggota fatayat. Adapun pesan pesan yang disampaikan berupa tentang semangat organisasi, pentingnya loyalitas, membangun kesadaran, motivasi dan komitmen kader terhadap organisasi. Media yang digunakan melalui WhatsApp, pengajian rutin, hingga pertemuan informal. Namun, dari sisi efek komunikasi, militansi kader belum merata. Hanya sebagian kecil kader yang menunjukkan partisipasi aktif dan memiliki kesadaran ideologis tinggi, sedangkan sebagian lainnya masih bersikap pasif. Di sisi lain, strategi operasional yang dijalankan seperti kaderisasi bertahap dan terstruktur, internalisasi nilai dan ideology, keteladanan pimpinan, pengabdian sosial, hingga penguatan nilai melalui praktik keagamaan, turut memperkuat militansi kader yang sudah aktif. Oleh karena itu, meskipun strategi komunikasi dan operasional telah menunjukkan arah yang positif, namun masih diperlukan penguatan dalam hal kedalaman pesan, pelibatan dua arah, serta program ideologisasi yang lebih sistematis agar militansi kader dapat tumbuh secara kolektif dan berkelanjutan. Kata kunci: Strategi Komunikasi, Pembentukan Militansi Kader.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Komunikasi dan Penyiaran Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 20 Oct 2025 04:56
Last Modified: 20 Oct 2025 07:18
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/41124

Actions (login required)

View Item View Item