DZAKIRA, IMADINA SAKINA NISA (2025) PRAKTEK BAGI HASIL TABUNGAN HAJI DALAM TINJAUAN HUKUM ISLAM (Studi Kasus Bank Muamalat Cabang Enggal, Bandar Lampung). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (1MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK Mudharabah merupakan pola kerja sama ekonomi yang menjadi unggulan bank syariah, sehingga banyak masyakarat mengidentifikasi bank syariah sebagai “bank bagi hasil”. Penulis tertarik menelaah lebih lanjut tentang bagi hasil pembiayaan Mudharabah pada bank syariah khususnya Bank Muamalat. Pada penelitian ini penulis menentukan rumusan masalah adalah bagaiamana praktek bagi hasil tabungan haji pada Bank Muamalat Cabang Enggal Bandar Lampung dan bagaimana pandangan hukum islam tentang praktek bagi hasil tabungan haji pada bank Muamalat Cabang Enggal Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan cara pengumpulan data dilakukan dengan metode tes dan wawancara sehingga dapat memberikan gambaran keadaan yang terjadi secara nyata untuk kemudian ditarik kesimpulan yang dapat dijadikan dasar untuk memberikan saran untuk menguji hipotesis yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktek bagi hasil tabungan haji di Bank Muamalat Cabang Enggal Bandar Lampung. Akad yang digunakan adalah akad Mudharabah yaitu perjanjian bagi hasil antara pemilik modal (shahibul maal) dengan pengusaha memiliki keahlian atau pengalaman dalam pengelolaan sebuah proyek. Bank Muamalat Cabang Enggal Bandar Lampung, telah menerapkan sistem bagi hasil deposito Mudharabah yang sesuai dengan prinsi-prinsip syariat Islam. Hal ini tercemin dari kejelasan akad yang mengatur pengelolaan dana nasabah. Bank telah menetapkan syarat dan ketentuan yang ketat, memastikan bahwa setiap usaha yang dijalankan dengan mengunakan dana nasabah tersebut tidak bertentangan dengan hukum Islam. Pelaksanaan praktek bagi hasil pada tabungan haji di Bank Muamalat Cabang Enggal Bandar Lampung, mengadopsi sistem profit Sharing. Dalam sistem ini, keuntungan yang di peroleh dari Shahibul Maal (pengelolaan dana) nasabah akan dibagi antara nasabah dan bank berdasarkan proporsi yang telah disepakati di awal dan dihitung berdasarkan laba bersih yang diperoleh setelah dikurangi seluruh biaya operasional. ABSTRACT Mudharabah is a cooperative economic model that is a hallmark of sharia bank, leading many in society to identify Islamic banks as “profit-sharing banks.” The author is interested in further examining the profit-sharing aspect of Mudharabah financing at Islamic banks, particularly Bank Muamalat. In this research, the author formulates the problem statement: how does the practice of profit-sharing for hajj savings work at Bank Muamalat Enggal Bandar Lampung Branch, and how is the Islamic legal perspective on this practice. The methodology used in this study is qualitative, with data collection conducted through tests and interviews to provide a realistic depiction of the situation, enabling conclusions to be drawn that can serve as a basis for recommendations to test existing hypotheses. This research aims to understand the profit-sharing practices for hajj savings at Bank Muamalat Cabang Enggal Bandar Lampung. The contract employed is the Mudharabah agreement, which is a profitsharing agreement between capital owners (shahibul maal) and entrepreneurs who possess expertise or experience in managing a project. Bank Muamalat Enggal Bandar Lampung Branch has implemented a profit-sharing system for Mudharabah deposits that aligns with Islamic principles. This is reflected in the clarity of the contract governing the management of customer funds. The bank has established strict terms and conditions, ensuring that every venture undertaken with customer funds does not contradict Islamic law. The implementation of profit-sharing practices for hajj savings at Bank Muamalat Enggal Bandar Lampung Branch adopts a profit-sharing system where profits generated from customer fund management are divided between customers and the bank based on a pre-agreed proportion, calculated from net profits after deducting all operational costs.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 14 Oct 2025 06:45 |
| Last Modified: | 14 Oct 2025 07:01 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/41061 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


