SALWA, FITRIA WIDIANTI (2025) STRATEGI MITRA BENTALA DALAM MENUMBUHKAN KESADARAN DAN KESIAPSIAGAAN MITIGASI BENCANA MASYARAKAT DESA MAJA KABUPATEN LAMPUNG SELATAN. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (6MB) |
Abstract
Abstract This study aims to analyze the forms of disaster mitigation strategies implemented by Mitra Bentala in Maja Village, South Lampung Regency, and to examine the social transformation that occurred in the community following the intervention. The strategies included disaster education, evacuation simulations, the formation of Disaster Resilient Villages (Destana), the construction of evacuation routes, and environmental empowerment programs such as waste banks and seed nurseries. The research employed a descriptive qualitative approach, with data collected through interviews, observations, and documentation. Data analysis was conducted inductively using Pierre Bourdieu‟s theory of social practice, incorporating the concepts of habitus, capital, and field. The findings indicate that the strategies fostered the emergence of a new habitus within the community a collective disposition toward risk awareness and preparedness. The interaction between the community's habitus, various forms of capital (social, symbolic, economic), and the village as a field of practice produced a social transformation reflected in increased disaster readiness, collective awareness, and strengthened community structures. These results demonstrate that communitybased mitigation strategies can effectively generate adaptive and sustainable social change within disaster-prone rural contexts Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk strategi mitigasi bencana yang dijalankan oleh Mitra Bentala di Desa Maja, Kabupaten Lampung Selatan, serta mengkaji transformasi sosial yang terjadi dalam masyarakat setelah adanya intervensi program tersebut. Strategi yang diterapkan meliputi edukasi kebencanaan, simulasi evakuasi, pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana), pembangunan jalur evakuasi, dan pemberdayaan lingkungan seperti bank sampah dan pembibitan tanaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan secara induktif menggunakan teori praktik sosial Pierre Bourdieu yang mencakup konsep habitus, modal, dan ranah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dijalankan Mitra Bentala mampu menumbuhkan habitus baru dalam diri masyarakat, yaitu kebiasaan kolektif yang lebih tanggap dan sadar akan risiko bencana. Interaksi antara habitus masyarakat, berbagai bentuk modal (sosial, simbolik, ekonomi), serta ranah sosial Desa Maja sebagai arena praktik, menghasilkan transformasi sosial berupa peningkatan kesiapsiagaan, kesadaran kolektif, dan penguatan struktur sosial komunitas dalam menghadapi bencana secara berkelanjutan. Dengan demikian, strategi mitigasi yang dilakukan membuktikan efektivitas pendekatan berbasis komunitas dalam menciptakan perubahan sosial yang adaptif dan kontekstual.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Sosiologi Agama |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Sosiologi Agama |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 08 Oct 2025 07:10 |
| Last Modified: | 08 Oct 2025 07:10 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/40956 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


