PERANAN LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT DALAM PEMBERDAYAAN PEREMPUAN UNTUK PENANGGULANGAN KEKERASAN BERBASIS GENDER (STUDI TERHADAP GERAKAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN LSM DAMAR)

MILA, AULIYA (2025) PERANAN LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT DALAM PEMBERDAYAAN PEREMPUAN UNTUK PENANGGULANGAN KEKERASAN BERBASIS GENDER (STUDI TERHADAP GERAKAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN LSM DAMAR). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of SKRIPSI BAB I DAN II.pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of SKRIPSI MILA AULIYA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Lembaga Advokasi Perempuan Damar merupakan lembaga non pemerintah yang bergerak untuk terwujudnya pemenuhan hak dasar perempuan. Penulis melakukan penelitian mengenai pemberdayaan perempuan dalam penanggulangan kekerasan berbasid gender oleh Lembaga Advokasi Perempuan Damar dikecamatan Panjang dengan ruumusan masalah: Bagaimana Pelaksanaan Pemberdayaan yang dilakukan oleh Lembaga Advokasi Perempuan Damar Dalam Penanggulangan Kekekrasan Berbasis Gender di Kecamatan Panjang, Bandar Lampung. Tujuan penelitian ini adalah peneliti berharap dapat mendeskripsikan upaya pemberdayaan yang dilakukan Lembag Advokasi Perempuan Damar dalam penanggulangan kekerasan berbasis gender di kecamatan Panjang, Bandar Lamapung. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat deskriptif. Pengambilan partisipan dan sample menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah partisipan 16 orang dan sample 5 orang. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, dokumentasi dan observasi. Adapun yang dapat ditemui sebagai berikut: dalam upaya penanggulangan kekerasan berbasis gender, Lembaga Advokasi Perempuan Damar membentuk suatu kelompok perempuam muda yang intervensi dari anak-anak kelompok serikat perempuan Bandar Lampung untuk diberdayakan. Pemberdayaan yang dilakukan melalui beberapa tahap, tahap penyadaran, pemberian informasi dan arahan mengenai dampak negative Kekeradan Berbasis gender dan pentingnya Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi, tahap peningkatan kapasitas dengan pemberian pelatihan untuk meningkatkan skill dan kemampuan yaitu pelatiahan pembuatan media kampanye, kewirausahaan dan pelatihan menjadi konselor sebaya, tahap terakhir yaitu pendayaan dengan pemberian kebebasan dan kesempatan untuk kelompok perempuan muda menerapkan ilmu yang didapat untuk keseharaiannya dan tetap didampingi. Hasil dari pemberdayaan dilihat dari perbuatan positif yang ada pada diri kelompok perempuan muda yaitu menjadi tidak terpengaruh lingkungan dan orang terdekat untuk melakukan kekerasan berbasis gender, menjad lebih aktif dan produktif untuk diri sendiri dan meneyebarkan edukasi mengenai bahaya kekerasan berbasis gender baik secara langsung maupun melalui konten kreatif.ABSTRACT The Damar Women's Advocacy Institute is a non-governmental organization that works to fulfill women's basic rights. The author conducted research on women's empowerment in combating genderbased violence by the Damar Women's Advocacy Institute in Panjang sub-district with the following research question: How does the Damar Women's Advocacy Institute empower women in combating gender-based violence in Panjang sub-district, Bandar Lampung? The purpose of this research is to describe the empowerment efforts carried out by the Damar Women's Advocacy Institute in combating gender-based violence in the Panjang sub-district, Bandar Lampung. This research is descriptive field research. Participants and samples were selected using purposive sampling, with 16 participants and 5 samples. Data collection methods included interviews, documentation, and observation. The following can be found: in an effort to combat genderbased violence, the Damar Women's Advocacy Institute formed a group of young women who intervened with the children of the Bandar Lampung women's union to empower them. Empowerment was carried out in several stages, the awareness stage, providing information and guidance on the negative impacts of gender-based violence and the importance of sexual and reproductive health rights; the capacity building stage, providing training to improve skills and abilities, namely training in campaign media production, entrepreneurship, and training to become peer counselors; and the final stage, empowerment, providing freedom and opportunities for young women's groups to apply the knowledge they have gained in their daily lives while continuing to receive guidance. The results of empowerment can be seen from the positive actions of the young women's group, namely becoming immune to their environment and those closest to them to commit gender-based violence, becoming more active and productive for themselves, and spreading education about the dangers of gender-based violence both directly and through creative content.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pengembangan Masyarakat Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Pengembangan Masyarakat Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 06 Oct 2025 07:44
Last Modified: 06 Oct 2025 07:44
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/40934

Actions (login required)

View Item View Item