UPAYA GURU AKIDAH AKHLAK DALAM MENANGGULANGI KENAKALAN PESERTA DIDIK KELAS VIII DI MTS NEGERI 2 BANDAR LAMPUNG

IHSAN, ABIANNUR (2025) UPAYA GURU AKIDAH AKHLAK DALAM MENANGGULANGI KENAKALAN PESERTA DIDIK KELAS VIII DI MTS NEGERI 2 BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of PUSAT 1 2 IHSAN.pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of SKRIPSI CETAK IHSAN.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract

ABSTRAK Kenakalan peserta didik merupakan salah satu permasalahan serius dalam dunia pendidikan, terutama pada masa remaja yang rentan terhadap pengaruh lingkungan. Fenomena ini tidak hanya berdampak pada prestasi belajar, tetapi juga pada pembentukan akhlak dan kepribadian. Dalam konteks madrasah, guru Akidah Akhlak memiliki peran strategis sebagai pendidik yang bertanggung jawab menanamkan nilai-nilai keimanan, moral, dan akhlak mulia agar peserta didik mampu membentengi diri dari perilaku menyimpang. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis bentuk-bentuk kenakalan peserta didik, faktor-faktor penyebabnya, serta upaya yang dilakukan guru Akidah Akhlak dalam menanggulangi kenakalan siswa kelas VIII di MTs Negeri 2 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menjaga keabsahan data, peneliti menggunakan teknik triangulasi sumber, waktu, dan metode. Subjek penelitian meliputi guru Akidah Akhlak, peserta didik kelas VIII, serta pihak sekolah yang berperan dalam pembinaan akhlak. Pendekatan ini dipilih agar diperoleh gambaran yang komprehensif mengenai strategi penanggulangan kenakalan yang diterapkan di madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenakalan peserta didik yang ditemukan masih tergolong ringan, seperti membolos, terlambat masuk sekolah, melawan guru, hingga merokok di lingkungan sekolah. Faktor penyebabnya meliputi faktor internal, seperti rendahnya motivasi belajar dan kurangnya kontrol diri, serta faktor eksternal, seperti kurangnya perhatian orang tua, lingkungan pergaulan, dan pengaruh media. Guru Akidah Akhlak melakukan upaya preventif melalui pembiasaan kegiatan keagamaan dan pembinaan akhlak, upaya represif berupa teguran, pendataan, serta pemberian sanksi sesuai aturan, dan upaya kuratif dengan bimbingan personal, kerja sama dengan orang tua, hingga pertemuan khusus untuk membina peserta didik. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran guru Akidah Akhlak dalam membentuk karakter peserta didik serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan strategi pendidikan akhlak di madrasah, sehingga mampu mencegah kenakalan remaja sejak dini dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Kata kunci: Upaya guru, Akidah Akhlak, Kenakalan peserta didik, Strategi penanggulangan ii ABSTRACT Student delinquency is a serious problem in education, especially during adolescence, when students are vulnerable to environmental influences. This phenomenon not only impacts academic achievement but also the formation of morals and personality. In the madrasah context, Akidah Akhlak teachers have a strategic role as educators responsible for instilling the values of faith, morals, and noble character so that students are able to fortify themselves from deviant behavior. Therefore, this study was conducted to analyze the forms of student delinquency, the factors causing it, and the efforts made by Akidah Akhlak teachers in overcoming delinquency in grade VIII students at MTs Negeri 2 Bandar Lampung. This study employed a qualitative descriptive approach, with data collection techniques including observation, in-depth interviews, and documentation. The collected data were then analyzed through three stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. To maintain data validity, the researcher employed triangulation techniques of source, time, and method. The research subjects included Akidah Akhlak teachers, eighth-grade students, and school officials involved in moral development. This approach was chosen to obtain a comprehensive picture of the delinquency prevention strategies implemented in madrasas. The results of the study indicate that student delinquency found is still relatively mild, such as truancy, being late to school, fighting with teachers, and smoking in the school environment. The causal factors include internal factors, such as low learning motivation and lack of self control, as well as external factors, such as lack of parental attention, social environment, and media influence. Aqidah Akhlak teachers carry out preventive efforts through habituating religious activities and moral development, repressive efforts in the form of reprimands, data collection, and the imposition of sanctions according to the rules, and curative efforts with personal guidance, collaboration with parents, and special meetings to guide students. This study emphasizes the importance of the role of Aqidah Akhlak teachers in shaping the character of students and providing a real contribution to the development of moral education strategies in madrasas, so as to prevent juvenile delinquency from an early age and create a conducive learning environment. Keywords: Teacher efforts, Aqidah and Ethics, Student delinquency, Prevention strategies

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pendidikan Agama islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 02 Oct 2025 04:43
Last Modified: 02 Oct 2025 04:43
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/40876

Actions (login required)

View Item View Item