PENGARUH PEMANFAATAN SEWA TANAH DAN BANGUNAN SERTA PENGELOLAAN ASET IDLE TERHADAP PENINGKATAN PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK DALAM PERSPEKTIF AKUNTANSI SYARIAH. (Studi Pada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Bandar Lampung)

DEVI, HELLYANITA (2025) PENGARUH PEMANFAATAN SEWA TANAH DAN BANGUNAN SERTA PENGELOLAAN ASET IDLE TERHADAP PENINGKATAN PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK DALAM PERSPEKTIF AKUNTANSI SYARIAH. (Studi Pada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Bandar Lampung). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN - BAB 2 DAN DAFTAR PUSTAKA - LAMPIRAN AKHIR.pdf] PDF
Download (7MB)
[thumbnail of SKRIPSI FULL DEVI HELLYANITA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)

Abstract

ABSTRAK Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) merupakan salah satu sumber penting dalam pembiayaan negara di luar sektor perpajakan. Dalam konteks pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN), tanah dan bangunan serta aset idle memiliki potensi besar untuk dioptimalkan guna mendukung peningkatan penerimaan tersebut. Namun, masih banyak aset yang belum dikelola secara maksimal sehingga menyebabkan peluang ekonomi yang seharusnya bisa diperoleh negara menjadi terhambat. Pengelolaan aset negara secara strategis dan sesuai prinsip syariah menjadi tuntutan agar pemanfaatannya lebih efisien dan berkeadilan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai di lingkungan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bandar Lampung. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pemanfaatan sewa tanah dan bangunan serta pengelolaan aset idle terhadap peningkatan PNBP. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut memiliki pengaruh positif, yang mengindikasikan bahwa optimalisasi pengelolaan aset negara dapat berkontribusi nyata terhadap peningkatan pendapatan negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, pemanfaatan sewa tanah dan bangunan serta pengelolaan aset idle berpengaruh signifikan terhadap peningkatan PNBP. Namun, jika dilihat secara parsial, hanya pengelolaan aset idle yang memberikan pengaruh signifikan, sedangkan pemanfaatan sewa tanah dan bangunan tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara statistik, meskipun telah dilaksanakan sesuai prinsip-prinsip akuntansi syariah. Temuan ini menegaskan bahwa strategi pengelolaan aset idle memiliki peran dominan dalam optimalisasi penerimaan negara. Oleh karena itu, pengelolaan aset negara berbasis prinsip syariah yang mengedepankan keadilan, efisiensi, dan transparansi menjadi penting untuk diterapkan secara menyeluruh, guna memastikan pengelolaan BMN dilakukan secara adil, produktif, dan bertanggung jawab. Kata Kunci: PNBP, Sewa Tanah dan Bangunan, Aset Idle, Akuntansi Syariah, BMN. ABSTRACT Non-Tax State Revenue (PNBP) is one of the key sources of government funding outside the taxation sector. In the context of optimizing State-Owned Assets (BMN), land and buildings as well as idle assets have considerable potential to contribute to increasing state revenue. However, many assets remain underutilized, causing lost economic opportunities for the state. Strategic and sharia compliant asset management is necessary to ensure efficient and equitable utilization. This research employs a quantitative approach with a survey method by distributing questionnaires to employees at the Office of State Asset Management and Auction Services (KPKNL) Bandar Lampung. The collected data were analyzed using multiple linear regression to examine the influence of land and building lease utilization and idle asset management on PNBP. The analysis results indicate that both variables have a positive influence, suggesting that optimized asset management significantly contributes to state revenue. The findings show that simultaneously, the utilization of land and building leases and the management of idle assets significantly affect the increase in PNBP. However, partially, only idle asset management has a significant effect, while the utilization of land and building leases does not show a statistically significant influence, although it is administratively in accordance with sharia accounting principles. These results highlight that idle asset management plays a dominant role in optimizing state revenue. Therefore, asset management based on sharia principles emphasizing justice, efficiency, and transparency is essential to ensure that BMN are managed in a fair, productive, and accountable manner. Keywords: PNBP, Land and Building Lease, Idle Assets, Sharia Accounting, State-Owned Assets.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Konsentrasi Akuntansi Syariah
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Konsentrasi Akuntansi Syariah
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 29 Sep 2025 05:29
Last Modified: 29 Sep 2025 05:29
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/40794

Actions (login required)

View Item View Item