IMPLEMENTASI PASAL 8 AYAT 1 PERATURAN DAERAH KABUPATEN LAMPUNG UTARA NOMOR 02 TAHUN 2017 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH PERSPEKTIF FIQH SIYĀSAH TANFIDZIYAH (Studi di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lampung Utara)

Kahvi, Wilanta Perdana (2025) IMPLEMENTASI PASAL 8 AYAT 1 PERATURAN DAERAH KABUPATEN LAMPUNG UTARA NOMOR 02 TAHUN 2017 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH PERSPEKTIF FIQH SIYĀSAH TANFIDZIYAH (Studi di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lampung Utara). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of PUSAT 1 2 KAHVI.pdf] PDF
Download (5MB)
[thumbnail of SKRIPSI KAHVI.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Pengelolaan sampah merupakan salah satu persoalan lingkungan yang krusial dan berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat serta kualitas lingkungan. Kabupaten Lampung Utara melalui Peraturan Daerah Nomor 02 Tahun 2017 telah menetapkan aturan mengenai pengelolaan sampah, khususnya pada Pasal 8 ayat (1) yang melarang pembuangan sampah sembarangan. Namun demikian, implementasi di Pasar Sentral Kotabumi Selatan masih menghadapi berbagai kendala. Gap penelitian yang diidentifikasi adalah kurangnya kajian mendalam terkait efektivitas implementasi pasal tersebut, khususnya jika ditinjau dari perspektif Fiqh Siyāsah Tanfidziyyah, padahal pendekatan ini penting untuk mengaitkan kebijakan daerah dengan prinsip-prinsip syariat Islam Rumusan masalah penelitian ini adalah: (1) Bagaimana implementasi Pasal 8 ayat (1) Peraturan Daerah Kabupaten Lampung Utara Nomor 02 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Sampah di Pasar Sentral Kotabumi Selatan? dan (2) Bagaimana implementasi pasal tersebut dalam perspektif Fiqh Siyāsah Tanfidziyyah? Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan pasal tersebut di lapangan dan menilai kesesuaiannya dengan prinsip hukum Islam dalam konteks siyasah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data primer diperoleh melalui wawancara dengan Dinas Lingkungan Hidup dan pedagang pasar, observasi di Pasar Sentral Kotabumi Selatan, serta dokumentasi. Data sekunder diperoleh dari peraturan daerah, literatur, jurnal, dan kitab klasik fiqh siyasah. Analisis data dilakukan dengan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Pasal 8 ayat (1) Perda Kabupaten Lampung Utara Nomor 02 Tahun 2017 di Pasar Sentral Kotabumi Selatan belum optimal. Meskipun tersedia tempat pembuangan sementara (TPS) dan pengangkutan sampah dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup, masih ditemukan pembuangan sampah sembarangan, sosialisasi yang terbatas, serta lemahnya penegakan sanksi. Dalam perspektif Fiqh Siyāsah Tanfidziyyah, perda ini sejalan dengan maqāṣid al-syarī‘ah, terutama hifz al-nafs (menjaga jiwa) dan hifz al-bi’ah (menjaga lingkungan), serta prinsip amar ma’ruf nahi munkar. Namun, lemahnya implementasi menyebabkan nilai-nilai syariat tersebut belum sepenuhnya terwujud. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa perda sudah sesuai dengan prinsip syariat, tetapi pelaksanaannya memerlukan penguatan dari sisi sarana prasarana, sosialisasi, partisipasi masyarakat, dan penegakan hukum yang konsisten. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan pemahaman tentang pentingnya integrasi hukum positif dengan fiqh siyasah dalam upaya mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan sesuai syariat. Kata Kunci: Pengelolaan Sampah, Fiqh Siyāsah Tanfidziyah, Dinas Lingkungan Hidup. iii ABSTRACT Waste management is a crucial environmental issue that directly affects public health and environmental quality. North Lampung Regency, through Regional Regulation Number 02 of 2017, has stipulated rules regarding waste management, particularly Article 8 paragraph (1), which prohibits littering. However, its implementation at Kotabumi Selatan Central Market still faces several challenges. The research gap identified is the lack of comprehensive studies on the effectiveness of the implementation of this article, especially when analyzed from the perspective of Fiqh Siyāsah Tanfidziyyah. This perspective is essential to link local government policies with the principles of Islamic law. The research problems are: (1) How is the implementation of Article 8 paragraph (1) of Regional Regulation Number 02 of 2017 on Waste Management in Kotabumi Selatan Central Market? and (2) How is its implementation viewed from the perspective of Fiqh Siyāsah Tanfidziyyah? The objectives of this research are to analyze the implementation of the regulation in practice and assess its conformity with Islamic law principles in the context of siyasah. This study employs a qualitative approach with a field research method. Primary data were collected through interviews with the Environmental Agency and market traders, observations at Kotabumi Selatan Central Market, and documentation. Secondary data were obtained from regional regulations, literature, journals, and classical Islamic jurisprudence references. Data analysis was conducted using reduction, presentation, and conclusion drawing through descriptive-analytical methods. The findings reveal that the implementation of Article 8 paragraph (1) of Regional Regulation Number 02 of 2017 in Kotabumi Selatan Central Market has not been optimal. Although temporary disposal sites (TPS) are provided and waste is transported by the Environmental Agency, littering still occurs, socialization remains limited, and law enforcement is weak. From the perspective of Fiqh Siyāsah Tanfidziyyah, the regulation aligns with the objectives of Islamic law (maqāṣid al-syarī‘ah), particularly hifz al nafs (protection of life) and hifz al-bi’ah (protection of the environment), as well as the principle of amar ma’ruf nahi munkar. However, weak implementation has prevented these Islamic values from being fully realized. In conclusion, the regulation is consistent with Islamic legal principles, but its implementation requires strengthening in terms of infrastructure, public awareness, community participation, and consistent law enforcement. This research contributes to understanding the importance of integrating positive law with fiqh siyasah in realizing sustainable and Sharia-compliant waste management. Keywords: Waste Management, Fiqh Siyāsah Tanfidziyah, Environmental Agency.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Siyasah (Hukum Tata Negara)
Divisions: Fakultas Syariah > Siyasah (Hukum Tata Negara)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 29 Sep 2025 06:54
Last Modified: 29 Sep 2025 06:54
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/40739

Actions (login required)

View Item View Item