FACHRIZAL, DWI NIRZAWAN (2025) ERA BARU KEPEMIMPINAN PRESIDEN PRABOWO DAN TATA KELOLA: KETAHANAN PANGAN INDONESIA. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (1MB) |
Abstract
Abstract: The issue of food security is now an increasingly pressing global concern, especially amidst the climate crisis, geopolitical instability, and the threat of a global economic slowdown. Countries that are unable to meet their food needs independently will more easily fall into dependence and risk experiencing pressure from external parties. Starting from this background, this study reviews the new direction of food security policy in the administration of President Prabowo Subianto as part of a grand strategy towards national independence. The research was conducted using a qualitative method with a descriptive analytical approach, based on literature studies. Three main focuses were analyzed, namely: (1) food self sufficiency policy and implementation of the Food Estate program, (2) renewal of the food system based on sustainable agricultural technology, and (3) dynamics of challenges and opportunities for food security amidst the climate crisis and dependence on imports. Data sources were obtained from official government documents, reports from food-related institutions, and scientific articles from national and international journals. The findings show that although leading programs such as the Food Estate have strategic value, their realization is still faced with issues of governance and impacts on the environment and society. This study recommends strengthening institutions, locally based food diversification, and cross-sector collaboration as the main foundations for realizing sustainable and sovereign food security. Abstrak: Persoalan ketahanan pangan kini menjadi perhatian global yang semakin mendesak, terutama di tengah krisis iklim, ketidakstabilan geopolitik, dan ancaman perlambatan ekonomi dunia. Negara yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri akan lebih mudah jatuh dalam ketergantungan dan berisiko mengalami tekanan dari pihak luar. Berangkat dari latar tersebut, kajian ini mengulas arah baru kebijakan ketahanan pangan dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari strategi besar menuju kemandirian nasional. Penelitian dilakukan melalui metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, berlandaskan studi pustaka. Tiga fokus utama dianalisis, yakni: (1) kebijakan swasembada pangan serta implementasi program Food Estate, (2) pembaruan sistem pangan berbasis teknologi pertanian berkelanjutan, dan (3) dinamika tantangan serta peluang ketahanan pangan di tengah krisis iklim dan ketergantungan terhadap impor. Sumber data diperoleh dari dokumen resmi pemerintah, laporan lembaga terkait pangan, serta artikel ilmiah dari jurnal nasional dan internasional. Temuan menunjukkan bahwa meskipun program-program unggulan seperti Food Estate memiliki nilai strategis, realisasinya masih dihadapkan pada persoalan tata kelola dan dampak terhadap lingkungan serta sosial. Kajian ini menyarankan penguatan kelembagaan, diversifikasi pangan berbasis lokal, dan kolaborasi lintas sektor sebagai fondasi utama untuk mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan dan berdaulat. Keywords: Prabowo Subianto, policy and food security, food system transformation, Food estate.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Pemikiran Politik Islam |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Pemikiran Politik Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 23 Sep 2025 02:30 |
| Last Modified: | 23 Sep 2025 02:30 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/40564 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


