DAMPAK BUDAYA KOREAN WAVE TERHADAP RELIGIUSITAS KOMUNITAS NCTZEN LAMPUNG

FIDYAH, LAFIANA (2025) DAMPAK BUDAYA KOREAN WAVE TERHADAP RELIGIUSITAS KOMUNITAS NCTZEN LAMPUNG. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of SKRIPSI PERPUSTAKAAN.pdf] PDF
Download (5MB)
[thumbnail of SKRIPSI LENGKAP.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

ABSTRAK Fenomena Korean Wave atau gelombang budaya Korea telah menjadi bagian dari gaya hidup global yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk nilai-nilai sosial, identitas budaya, dan praktik keagamaan para penggemarnya. NCTzen Lampung, sebagai komunitas penggemar grup idola Korea Selatan NCT (Neo Culture Technology), menjadi objek kajian dalam penelitian ini karena keterlibatan intens mereka terhadap konten budaya Korea yang sangat potensial dalam membentuk pola pikir, sikap, serta perilaku keseharian, termasuk dalam aspek religiusitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis sejauh mana budaya Korean Wave memberikan dampak terhadap tingkat religiusitas komunitas NCTzen di Lampung, baik dalam bentuk perubahan internal (nilai dan keyakinan) maupun eksternal (praktik keagamaan). Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian field research dan menggunakan pendekatan antropologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan anggota komunitas, observasi partisipatif dalam berbagai kegiatan fandom, serta dokumentasi terhadap aktivitas yang berkaitan dengan kehidupan beragama dan budaya populer. Dalam menganalisis data, digunakan teori religiusitas dari Charles Glock dan Rodney Stark yang mencakup lima dimensi religiusitas, yaitu dimensi ideologi (keyakinan), praktik (ritual), pengalaman (emosi keagamaan), pengetahuan (pemahaman ajaran), dan konsekuensi (pengaruh terhadap perilaku sehari-hari). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Korean Wave memberikan dampak yang beragam terhadap religiusitas anggota komunitas. Terdapat pengaruh positif seperti meningkatnya rasa toleransi antaranggota, semangat kebersamaan, empati sosial, serta dorongan untuk mencari makna hidup yang lebih mendalam melalui identifikasi dengan nilai-nilai moral dalam budaya Korea. Hal ini umumnya terjadi pada individu yang sangat aktif dalam dunia fandom dan memiliki frekuensi tinggi dalam mengonsumsi konten budaya Korea. Tingkat pengaruh ini sangat bergantung pada intensitas keterlibatan, kontrol diri, serta mekanisme internalisasi nilai-nilai agama yang dimiliki oleh masing-masing individu.Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memahami dinamika religiusitas generasi muda di tengah arus globalisasi budaya. Selain itu, hasil penelitian ini juga dapat dijadikan sebagai referensi praktis dalam upaya pembinaan komunitas pemuda agar mampu menjaga keseimbangan antara apresiasi terhadap budaya global dengan komitmen terhadap nilai-nilai keagamaan yang dianut. Kata kunci: Korean Wave, budaya populer, komunitas penggemar. ABSTRACT The Korean Wave phenomenon has become a part of the global lifestyle, influencing various aspects of life, including social values, cultural identity, and the religious practices of its fans. NCTzen Lampung, a fan community of the South Korean idol group NCT (Neo Culture Technology), serves as the subject of this study due to their intense engagement with Korean cultural content, which holds significant potential in shaping thought patterns, attitudes, and daily behaviors, including aspects of religiosity. This research aims to explore and analyze the extent to which the Korean Wave influences the level of religiosity within the NCTzen community in Lampung, both in terms of internal changes (values and beliefs) and external expressions (religious practices). This study adopts a descriptive qualitative method with a field research design and an anthropological approach. Data collection techniques include in-depth interviews with community members, participatory observation in various fandom activities, and documentation of events related to religious life and popular culture. The data analysis is based on the religiosity theory by Charles Glock and Rodney Stark, which outlines five dimensions of religiosity: ideological (belief), ritualistic (practice), experiential (religious emotions), intellectual (understanding of doctrine), and consequential (influence on daily behavior). The findings reveal that the Korean Wave has a diverse impact on the religiosity of community members. Positive influences include an increase in tolerance among members, a stronger sense of togetherness, social empathy, and a deeper search for life’s meaning through identification with the moral values present in Korean culture. These impacts are particularly observed in individuals who are highly active in fandom culture and frequently consume Korean content. The degree of influence largely depends on the intensity of involvement, self-control, and the internalization mechanisms of religious values unique to each individual. This research is expected to contribute to a deeper understanding of youth religiosity dynamics amid the globalization of culture. Moreover, the findings may serve as a practical reference in guiding youth communities to maintain a balance between appreciating global culture and upholding their religious values. Keywords: Korean Wave, popular culture, fan community.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Perbandingan Agama
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Perbandingan Agama
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 23 Sep 2025 02:24
Last Modified: 23 Sep 2025 02:24
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/40561

Actions (login required)

View Item View Item