Bimo, Alfenade Satrio (2025) PERSPEKTIF HUKUM ISLAM TENTANG DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP MINAT MENIKAH BAGI GEN Z (Studi Kasus di Kelurahan Bumi Kedamaian Kecamatan Kedamaian Kota Bandar Lampung). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (6MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (7MB) |
Abstract
ABSTRAK Pernikahan ialah suatu keinginan yang umumnya orang inginkan di kehidupannya tua atau muda tentu menginginkan. Sejalan berkembangnya teknologi dan terbuka luas segala informasi, pernikahan yang dulunya menjadi dambaan yang diingin oleh setiap individu kini mendapat tantangan dari perkembangan zaman, keterbukaan informasi yang dapat diakses oleh siapa saja, bagi generasi muda terwujudnya pernikahan menjadi sulit karena standar pernikahan yang, tidak realistis, membuat meraka cenderung tidak memprioritaskan pernikahan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana dampak yang muncul di media sosial mempengaruhi minat menikah Gen Z. serta bagaimana perspektif hukum islam dapat menangani dampak negatif media sosial terhadap minat menikah bagi Generasi Z di Kelurahan Bumi Kedamaian Kecamatan Kedamaian Kota Bandar Lampung. Peneelitian ini menggunakan metode kualitatif dan jenis penelitiannya adalah field reaserch. Pengumpulan data digunakan dengan mengumpulkan data primer yakni dengan teknik wawancara langsung dengan responden atau objek yang diteliti dan data sekunder yakni dengan cara membaca, menelaah, dan menganalisis dari berbagai literatur hukum islam yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan media sosial memengaruhi minat menikah Gen Z di Kelurahan Bumi Kedamaian Kecamatan Kedamaian Kota Bandar Lampung. secara dualistik: (1) Dampak negatif berupa keenganan menikah diusia muda karena standar konsep pernikahan yang tinggi menyebabkan penurunan minat menikah, tidak hanya itu perselingkuhan, KDRT, dan ekspektasi tidak realistis tentang kehidupan setelah pernikahan membuat mereka takut untuk kejenjang pernikahan; (2) Dampak positif berupa peningkatan selektivitas dalam memilih pasangan dan motivasi melalui konten inspiratif mengenai kerukunan didalam rumah tangga. Dalam perspektif hukum islam terdapat beberapa cara yang bisa digunakan untuk menjawab fenomena ini antara lain (1) pendidikan pranikah (2) Membangun Ekspektasi yang Realistis (3) memberikan dorongan rasa bertanggung jawab didalam pernikahan serta memerapakan filterisasi dalam konten-konten yang ada di dalam media sosial. Kata Kunci: Media Sosial, Generasi Z, Minat Menikah, Hukum Islam iii ABSTRACT Marriage is a common desire in people's lives; whether young or old, many aspire to it. Alongside technological advancements and the widespread accessibility of information, marriage—once a cherished aspiration for individuals—now faces challenges from evolving times. The openness of information accessible to all has made realizing marriage difficult for the younger generation due to unrealistic marital standards, leading them to deprioritize marriage. This research aims to examine how social media influences Generation Z's interest in marriage and how Islamic legal perspectives can address the negative impacts of social media on marriage interest among Generation Z in Bumi Kedamaian Village, Kedamaian District, Bandar Lampung City. This qualitative research employs field study methods. Data collection includes primary data from direct interviews with respondents and secondary data from analysis of relevant Islamic legal literature The findings indicate that social media influences the marriage interest of Generation Z in Bumi Kedamaian Village in a dualistic manner:1.Negative impacts: Reluctance to marry at a young age due to high marital standards, declining interest in marriage, fears of infidelity, domestic violence (KDRT), and unrealistic expectations about post-marital life. 2.Positive impacts: Increased selectivity in choosing partners and motivation drawn from inspirational content about harmonious family life. From an Islamic legal perspective, several strategies can address this phenomenon:1.Premarital education 2.Building realistic expectations 3. Encouraging responsibility in marriage and implementing content filters for social media. Keywords: Social Media, Generation Z, Marriage Interest, Islamic Law
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 22 Sep 2025 08:09 |
| Last Modified: | 22 Sep 2025 08:09 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/40538 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


