Mutiara, Abdul Gani (2025) TINJAUAN HUKUM ISLAM TENTANG PENGARUH KEHARMONISAN DALAM KELUARGA TERHADAP KESEHATAN MENTAL ANAK (Studi pada Pekon Campang 3 Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (5MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
ABSTRAK Keluarga merupakan bagian terkecil dari suatu tatanan kehidupan disekelompok masyarakat yang intinya terdiri dari ayah, ibu dan anak. Ketidakpercayaan adalah salah satu aspek yang membuat gagal keluarga sakinah terwujud. Seperti yang ada di Pekon Campang 3 ini masih ada keluarga yang memiliki rasa tidak percaya sehingga mengakibatkan konflik yang membuat keluarga menjadi tidak damai. Keluarga yang harmonis akan membawa dampak yang baik bagi anak. Permasalahan dalam penelitian ini mengenai Bagaimana pengaruh keharmonisan dalam keluarga terhadap kesehatan mental anak di Pekon Campang 3 Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus Bagaimana pengaruh keharmonisan dalam keluarga terhadap kesehatan mental anak menurut perspektif hukum Islam Jenis Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), yang bertujuan untuk menggambarkan suatu fenomena. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Metode sampling yang digunakan adalah metode peluang untuk menentukan sampel penelitian. Setelah semua data terkumpul, data tersebut diproses dan dianalisis secara deskriptif kualitatif, kemudian kesimpulan ditarik secara deduktif. Berdasarkan penelitian ini, Pengaruh keharmonisan dalam keluarga terhadap kesehatan mental anak, sangat signifikan. Anak yang tumbuh dalam keluarga harmonis cenderung merasa aman, nyaman, dan dihargai, yang mendukung perkembangan mental yang sehat. Komunikasi terbuka dan dukungan emosional memperkuat kepercayaan diri serta mencegah perilaku negatif. Pengaruh keharmonisan dalam keluarga terhadap kesehatan mental anak menurut perspektif hukum islam yaitu dapat menciptakan ketenangan hati (sakinah), membantu pengendalian emosi, serta mencegah trauma akibat konflik. Islam mengajarkan kasih sayang, keadilan, dan kesabaran dalam mendidik anak untuk mengurangi risiko gangguan mental seperti kecemasan dan stres. Menjaga keharmonisan keluarga adalah kewajiban sosial dan ibadah dalam Islam yang bermanfaat bagi perkembangan anak di dunia dan akhirat. Kata Kunci : Keluarga, Harmonis, Hukum Islam iii ABSTRACT Family is the smallest unit of a social structure within a community, consisting primarily of a father, mother, and child. Lack of trust is one of the key factors that hinder the realization of a harmonious and peaceful family. In Pekon Campang 3, there are still families experiencing distrust, which leads to conflicts and disrupts family peace. A harmonious family significantly impacts a child's well-being. This study examines how family harmony influences children's mental health in Pekon Campang 3, Gisting District, Tanggamus Regency, and how this influence is perceived from the perspective of Islamic law. This research is a field study (field research) aiming to describe a phenomenon. The data sources used include primary and secondary data. Data collection methods consist of observation, documentation, and interviews. The sampling method used is probability sampling to determine research participants. Once all data is collected, it is processed and analyzed using a qualitative descriptive approach, followed by a deductive conclusion. Based on the findings, the influence of family harmony on children's mental health is highly significant. Children raised in a harmonious family tend to feel secure, comfortable, and valued, which supports their mental development. Open communication and emotional support strengthen self-confidence and prevent negative behaviors.From the perspective of Islamic law, family harmony contributes to inner peace (sakinah), helps with emotional regulation, and prevents trauma caused by conflicts. Islam teaches love, justice, and patience in parenting, reducing the risk of mental health disorders such as anxiety and stress. Maintaining family harmony is both a social obligation and an act of worship in Islam, benefiting children's development in this world and the hereafter. Keywords: Family, Harmony, Islamic Law
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 18 Sep 2025 03:10 |
| Last Modified: | 18 Sep 2025 03:10 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/40347 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


