Osa, Nugraha Pratama (2025) SEWA MENYEWA SAPI JANTAN DENGAN PEMBAYARAN BERDASARKAN HASIL KETURUNAN TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH (Studi di Desa Trimomukti Kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (5MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini membahas praktik sewa-menyewa sapi pejantan di Desa Trimomukti, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan, yang dilakukan dengan sistem pembayaran berbasis hasil keturunan. Sistem ini berkembang sebagai solusi alternatif bagi peternak yang tidak memiliki sapi jantan untuk keperluan reproduksi. Namun, dalam pelaksanaannya, sering muncul permasalahan terkait keadilan, khususnya ketika pemilik sapi jantan menghendaki pembagian hasil pada saat anak sapi masih berusia muda, sementara penyewa menanggung seluruh biaya dan risiko selama masa kehamilan. Oleh karena itu, penting untuk menganalisis praktik sewa-menyewa ini dengan rumusan masalah yaitu (1) Bagaimana praktik sewa-menyewa sapi jantan dengan sistem pembayaran berdasarkan hasil keturunan di Desa Trimomukti Kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan? (2) Bagaimana tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap praktik sewa menyewa sapi jantan dengan sistem pembayaran hasil keturunan di Desa Trimomukti Kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan? Jenis penelitian yang digunakan penelitian lapangan (Field Reserch), dan sifat penelitian yaitu deskriptif analisis. Lokasi penelitian di Desa Trimomukti Kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan, sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data meliput observasi, wawancara serta dokumentasi. Metode pengolahan data yaitu editing dan sistematis data, kemudian data analisis dengan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa praktik sewa menyewa sapi jantan dengan pembayaran berdasarkan hasil keturunan di Desa Trimomukti Kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan, dilakukan secara lisan karena didasari atas dasar kepercayaan di antara kedua belah pihak. Sehingga perjanjian yang dilakukan antara pemilik sapi jantan dan penyewa dapat merugikan salah satu pihak. Dalam tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap praktik sewa menyewa sapi jantan dengan sistem pembayaran hasil keturunan di Desa Trimomukti Kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan dapat disimpulkan bahwa akad yang digunakan dalam perjanjian sewa-menyewa sapi yaitu batal karena tidak terpenuhinya rukun dan syarat dalam akad sewa menyewa, di mana pada awal akad pihak pemilik sapi maupun penyewa tidak keterbukaan mengenai pembayaran sewa-menyewa apabila anak sapi yang baru dilahirkan langsung dijual atau menunggu dewasa baru dijual sehingga mengakibatkan kesalahpahaman di antara keduanya. Kata kunci: Akad, Hukum Ekonomi Syariah, Sewa menyewa iii ABSTRACT This research discusses the practice of bull rental in Trimomukti Village, Candipuro Sub-district, South Lampung Regency, which is carried out using a payment system based on offspring results. This system has developed as an alternative solution for farmers who do not own a bull for reproductive purposes. However, in its implementation, problems often arise related to fairness, particularly when the bull owner demands a share of the offspring while the calf is still young, even though the renter bears all the costs and risks during the pregnancy period. Therefore, it is important to analyze this rental practice with the following research questions: (1) How is the practice of bull rental with an offspring-based payment system implemented in Trimomukti Village, Candipuro Sub-district, South Lampung Regency? (2) How does Islamic economic law view the practice of bull rental with an offspring-based payment system in Trimomukti Village, Candipuro Sub-district, South Lampung Regency? This study is a field research with a descriptive-analytical approach. The research was conducted in Trimomukti Village, Candipuro Sub-district, South Lampung Regency. The data sources used include both primary and secondary data. Data collection methods include observation, interviews, and documentation. Data processing methods consist of data editing and systematization, followed by qualitative analysis. The results of the research show that the practice of bull rental with an offspring-based payment system in Trimomukti Village, Candipuro Sub-district, South Lampung Regency, is conducted orally, based on mutual trust between the two parties. As a result, the agreement between the bull owner and the renter may disadvantage one of the parties. From the perspective of Islamic economic law, the contract used in this bull rental practice is considered invalid because it does not fulfill the pillars and conditions of a lease contract. At the beginning of the agreement, both the bull owner and the renter fail to clearly disclose the payment terms, particularly regarding whether the calf will be sold immediately after birth or after it matures, leading to misunderstandings between the parties involved Keywords: Contract, Islamic Economic Law, Renting
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 18 Sep 2025 03:06 |
| Last Modified: | 18 Sep 2025 03:06 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/40346 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


