TRADISI PUNGGAHAN DALAM MEMUPUK UKHUWAH ISLAMIYAH TERHADAP KEHARMONISAN SOSIAL PADA MASYARAKAT DESA PONCOKRESNO KABUPATEN PESAWARAN

Linggar, Septiani (2025) TRADISI PUNGGAHAN DALAM MEMUPUK UKHUWAH ISLAMIYAH TERHADAP KEHARMONISAN SOSIAL PADA MASYARAKAT DESA PONCOKRESNO KABUPATEN PESAWARAN. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of bab 1,2,dapus & lampiran.pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of skripsi Linggar.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

ABSTRAK Tradisi punggahan merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Jawa yang sarat akan makna filosofis, religius, dan sosial. Tradisi ini bukan hanya bentuk seremonial menjelang bulan ramadhan, tetapi juga menjadi media aktualisasi nilai- nilai ukhuwah islamiyah seperti persaudaraan, kebersamaan, serta tolong- menolong yang berkontribusi besar terhadap terciptanya keharmonisan sosial di tengah masyarakat yang majemuk. Bersadarkan fenomena tersebut peneliti ingin menggali lebih mendalam berbagai informasi tradisi punggahan di Desa Poncokresno khususnya bagi masyarakat yang masih melakukan tradisi tersebut, dan juga peneliti ingin mengetahui bagaimana proses dan nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi punggahan dalam memupuk ukhuwah islamiyah yang dilakukan oleh masyarakat di Desa Poncokresno Kabupaten Pesawaran. Penelitian ini bertujuam untuk menggambarkan pelaksanaan tradisi punggahan dan menganalisis nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam memupuk ukhuwah islamiyah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif yang menguraikan hasil dan pembahasan yang bersifat deskriptif. Jenis penelitian ini yaitu penelitian lapangan (field research). Teknik pengambilan data dilakukan menggunakan teknik snowball sampling dengan total informan yang terdiri 6 tokoh agama dan 4 masyarakat yang aktif mengikuti tradisi punggahan. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi punggahan secara signifikan memperkuat ukhuwah islamiyah dan keharmonisan sosial masyarakat melalui rangkaian kegiatan gotong-royong, ziarah makam, shalat berjamaah, ramah tamah, dan makan bersama. Seluruh rangkaian kegiatan ini tidak hanya mempererat ikatan sosial, tetapi juga memperkuat kesadaran spiritual kolektif masyarakat, menciptakan lingkungan yang rukun, religius, dan harmonis dalam bingkai budaya lokal. Kata Kunci : Tradisi Punggahan, Ukhuwah Islamiyah, Keharmonisan Sosial. ABSTRACK The Punggahan Tradition is one of the cultural heritages of the Javanese people, rich in philosophical, religious, and social meaning. This tradition is not merely a ceremonial practice before the month of Ramadan, but also serves as a medium for actualizing the values of ukhuwah Islamiyah such as brotherhood, togetherness, and mutual assistance, which greatly contribute to the creation of social harmony in a pluralistic society. Based on this phenomenon, the researcher aims to explore in depth the various aspects of the punggahan tradition in Poncokresno Village, particularly among community members who still practice it. The researcher also seeks to understand the processes and values embedded in the punggahan tradition in fostering ukhuwah Islamiyah as practiced by the people of Poncokresno Village, Pesawaran Regency. This study aims to describe the implementation of the punggahan tradition and to analyze the values contained within it in nurturing ukhuwah Islamiyah. The research uses a qualitative approach with descriptive analysis. It is a type of field research. Data collection was carried out using the snowball sampling technique, with a total of 10 informants consisting of 6 religious leaders and 4 community members actively involved in the punggahan tradition. Data collection methods included interviews, observations, and documentation. The results of the study show that the punggahan tradition significantly strengthens ukhuwah Islamiyah and social harmony through a series of activities such as communal work (gotong royong), cemetery visits (ziarah), congregational prayers, social gatherings, and shared meals. These activities not only reinforce social bonds but also enhance the community’s collective spiritual awareness, creating a peaceful, religious, and harmonious environment rooted in local culture. Keywords: Punggahan Tradition, Ukhuwah Islamiyah, Social Harmony.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Komunikasi dan Penyiaran Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 18 Sep 2025 02:21
Last Modified: 18 Sep 2025 02:21
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/40322

Actions (login required)

View Item View Item