HUBUNGAN KEPERCAYAAN INTERPERSONAL DAN EMPATI DENGAN PEMAAFAN PADA ANAK YANG MENGALAMI PERCERAIAN ORANG TUA

Shalina, Salsabila Putri (2025) HUBUNGAN KEPERCAYAAN INTERPERSONAL DAN EMPATI DENGAN PEMAAFAN PADA ANAK YANG MENGALAMI PERCERAIAN ORANG TUA. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of bab 1,2 dapus & lampiran.pdf] PDF
Download (9MB)
[thumbnail of Skripsi Cetak (ok).pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (10MB)

Abstract

ABSTRAK Hubungan Kepercayaan Interpersonal dan Empati Dengan Pemaafan Pada Anak yang Mengalami Perceraian Orang Tua Oleh : Shalina Salsabila Putri Perceraian orang tua memberikan dampak signifikan bagi anak, khususnya saat mereka memasuki masa remaja akhir. Anak dapat mengalami berbagai perasaan negatif seperti menjauh dari lingkungan, ketidakamanan, kesedihan, kesepian, perasaan ditinggalkan, kebencian, hingga menyalahkan diri atas perceraian orang tua. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak tersebut adalah dengan membentuk sikap pemaafan, yang diartikan sebagai kemampuan individu untuk melepaskan emosi negatif dan memiliki keinginan membangun kembali hubungan yang positif tanpa dorongan untuk membalas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan interpersonal dan empati dengan pemaafan pada remaja akhir yang mengalami perceraian orang tua. Subjek penelitian berjumlah 100 remaja akhir berusia 18–21 tahun yang berdomisili di Lampung dan dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan skala Likert yang terdiri dari tiga skala: pemaafan (α = 0.934), kepercayaan interpersonal (α = 0.874), dan empati (α = 0.874), dengan analisis regresi berganda menggunakan JASP 18.1. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kepercayaan interpersonal dan empati dengan pemaafan (R = 0.625, R² = 0.390, F = 31.040, p < 0.001). Secara parsial, kepercayaan interpersonal berhubungan positif dengan pemaafan (r = 0.412, p < 0.001) dan empati juga menunjukkan hubungan positif dengan pemaafan (r = 0.508, p < 0.001). Kontribusi efektif kepercayaan interpersonal terhadap pemaafan sebesar 15%, sedangkan empati memberikan kontribusi sebesar 24%. Temuan ini menyarankan agar penelitian selanjutnya mempertimbangkan variabel lain yang memengaruhi pemaafan, seperti karakteristik kepribadian, tingkat kelukaan, dan faktor kontekstual lainnya. Kata Kunci: Pemaafan, Kepercayaan Interpersonal, Empati, Anak Korban Perceraian. ABSTRACT The Relationship between Interpersonal Trust and Empathy with Forgiveness In Children Of Divorce Victims By: Shalina Salsabila Putri Parental divorce has a significant impact on children, especially as they enter late adolescence. Children can experience a variety of negative feelings, such as distancing from their environment, insecurity, sadness, loneliness, feelings of abandonment, hatred, and even self-blame for their parents' divorce. One effort that can be made to reduce these impacts is to develop an attitude of forgiveness, defined as an individual's ability to let go of negative emotions and have a desire to rebuild positive relationships without the urge to retaliate. This study aims to determine the relationship between interpersonal trust and empathy and forgiveness in late adolescents experiencing parental divorce. The research subjects were 100 late adolescents aged 18–21 years who lived in Lampung and were selected through purposive sampling technique. Data collection used a Likert scale consisting of three scales: forgiveness (α = 0.934), interpersonal trust (α = 0.874), and empathy (α = 0.874), with multiple regression analysis using JASP 18.1. The results of the study showed a significant relationship between interpersonal trust and empathy with forgiveness (R = 0.625, R² = 0.390, F = 31.040, p < 0.001). Partially, interpersonal trust was positively related to forgiveness (r = 0.412, p < 0.001) and empathy also showed a positive relationship with forgiveness (r = 0.508, p < 0.001). The effective contribution of interpersonal trust to forgiveness was 15%, while empathy contributed 24%. These findings suggest that further research should consider other variables that influence forgiveness, such as personality characteristics, level of injury, and other contextual factors. Keywords: Forgiveness, interpersonal trust, empathy, children of divorce victims.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Psikologi Agama
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Psikologi Agama
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 09 Sep 2025 08:02
Last Modified: 09 Sep 2025 08:02
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/40087

Actions (login required)

View Item View Item