TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PEMBAYARAN ZAKAT MELALUI APLIKASI MOBILE BANKING BANK RAKYAT INDONESIA (Studi Pada Pengguna Aplikasi Mobile Banking BRI di Kelurahan Nusantara Permai Kecamatan Sukabumi Kota Bandar Lampung)

MUHAMMAD, ALDI (2025) TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PEMBAYARAN ZAKAT MELALUI APLIKASI MOBILE BANKING BANK RAKYAT INDONESIA (Studi Pada Pengguna Aplikasi Mobile Banking BRI di Kelurahan Nusantara Permai Kecamatan Sukabumi Kota Bandar Lampung). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of SKRIPSI BAB I DAN II.pdf] PDF
Download (6MB)
[thumbnail of SKRIPSI CETAK ALDI.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (10MB)

Abstract

ABSTRAK Zakat di definisikan sebagai bagian tertentu dari harta kekayaan yang diwajibkan Allah untuk sejumlah orang yang berhak menerimanya. Seiring dengan perkembagan teknologi, pembayaran zakat kini dapat dilakukan secara digital melalui Mobile Banking. Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui aplikasi BRImo menjadi salah satu penyedia layanan tersebut, yang memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat secara praktis, cepat, dan efisien. Namun dibalik kemudahannya pembayaran zakat melalui Mobile Banking menimbulkan sebuah polemik di kalangan masyarakat mengenai keabsahan pembayaran zakat melalui Mobile Banking. Hal ini disebabkan oleh tidak adanya akad secara langsung antara muzakki dan mustahik/amil sebagaimana yang lazim dijumpai dalam praktik pembayaran zakat secara konvensional. Ketiadaan akad secara langsung ini menimbulkan keraguan terkait kejelasan akad, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi sah dan tidaknya zakat yang dibayarkan melalui Mobile Banking. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana mekanisme pembayaran zakat melalui Mobile Banking BRI dan bagaimana tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap pembayaran zakat melalui Mobile Banking BRI. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui mekanisme pembayaran zakat melalui Mobile Banking BRI dan untuk mengetahui tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap pembayaran zakat melalui Mobile Banking BRI. Penelitian ini menggunakan teori zakat sebagai landasan teoritis dengan jenis penelitian lapangan (field research), yang bersifat deskriptif-analitis. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menujukan bahwa: pertama, mekanisme pembayaran zakat melalui aplikasi BRImo diawali dengan membuka aplikasi lalu memilih menu donasi pada halaman utama aplikasi. Setelah itu pilih katagori zakat, tentukan lembaga amil zakat yang diinginkan kemudian masukan nominal zakat dan akhiri dengan konfirmasi pembayaran menggunakan PIN. Kedua, pembayaran zakat secara online melalui aplikasi BRImo diperbolehkan karena di dalam zakat untuk melakukan pembayaran zakat secara langsung dengan adanya ijab qabul itu tidak diharuskan dan tidak ada di dalam rukun dan syarat zakat. Secara muamalah, pembayaran zakat berbeda dengan transaksi jual beli yang mewajibkan akad dan ijab qabul. Selama ada muzakki, harta yang akan dizakatkan, serta adanya penerima zakat, maka pembayaran zakat secara online melalui aplikasi BRImo diperbolehkan. Quraish Shihab mengemukakan Islam tidak menekankan pada hal-hal yang bersifat lahiriah atau tampilan luar saja tetapi Islam menuntut subtansi. Seperti halnya zakat, dilakukan dengan metode apapun yang terpenting adalah sesuai dengan ketentuan syariah. Kata Kunci: Hukum Ekonomi Syariah, Zakat, Mobile Banking. ABSTRACT Zakat is defined as a specific portion of wealth mandated by Allah to be distributed to designated eligible recipients. With advancements in technology, zakat payments can now be made digitally through mobile banking. Bank Rakyat Indonesia (BRI), via its BRImo application, is one such service provider, offering convenience for the public to fulfill their zakat obligations practically, quickly, and efficiently. However, despite this convenience, paying zakat through mobile banking has sparked controversy among the community regarding the validity of such payments. This is due to the absence of a direct akad (contract or agreement) between the muzakki (zakat payer) and the mustahik (zakat recipient) or amil (zakat collector), which is customary in conventional zakat payment practices. The lack of a direct akad raises doubts about the clarity of the agreement, ultimately potentially affecting the validity of zakat paid via mobile banking. The research question in this study is how the mechanism of zakat payment through BRI Mobile Banking works and how Sharia Economic Law views zakat payment through BRI Mobile Banking. The purpose of this study is to determine the mechanism of zakat payment through BRI Mobile Banking and to determine how Sharia Economic Law views zakat payment through BRI Mobile Banking. This study uses the theory of zakat as its theoretical basis with a field research type, which is descriptive-analytical in nature. The data collection methods used in this study are observation, interviews, and documentation. The research findings indicate the following: First, the mechanism for zakat payment through the BRImo application begins with opening the app, selecting the 'donation' menu on the main page, choosing the 'zakat' category, selecting a zakat management institution (amil), entering the zakat amount, and confirming the payment using a personal identification number (PIN). Second, online zakat payment via the BRImo application is permissible because, in the context of zakat, a direct payment with ijab qabul (offer and acceptance) is not mandatory and is not among the pillars or conditions of zakat. In terms of muamalah (Islamic transactions), zakat payment differs from buying and selling transactions, which require a formal contract (akad) and ijab qabul. As long as there is a muzakki, assets subject to zakat, and a zakat recipient, online zakat payment through the BRImo application is permissible. Quraish Shihab posits that Islam does not emphasize outward appearances or superficial aspects alone but demands substance. Similarly, with zakat, any method is acceptable as long as it adheres to Sharia provisions. Keywords: Islamic Economic Law, Zakat, Mobile Banking.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Divisions: Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 04 Sep 2025 02:46
Last Modified: 04 Sep 2025 02:46
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/39930

Actions (login required)

View Item View Item