PRANATA SOSIAL KEAGAMAAN PADA MASYARAKAT MULTIKULTURAL DI KELURAHAN KEDATON BANDAR LAMPUNG Skripsi Diajukan Untuk Melengkap Tugas-Tugas Dan Memenuhi Syarat-Syarat Guna Medapatkan Gelar Sarjana S1 Dalam Ilmu Sosial (S.Sos) Fakultas Ushuluddin Dan Studi Agama

FERNIA, MORANI (2025) PRANATA SOSIAL KEAGAMAAN PADA MASYARAKAT MULTIKULTURAL DI KELURAHAN KEDATON BANDAR LAMPUNG Skripsi Diajukan Untuk Melengkap Tugas-Tugas Dan Memenuhi Syarat-Syarat Guna Medapatkan Gelar Sarjana S1 Dalam Ilmu Sosial (S.Sos) Fakultas Ushuluddin Dan Studi Agama. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of SKRIPSI PERPUSTAKAAN.pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of SKRIPSI LENGKAP.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Masyarakat multikultural di Kelurahan Kedaton, Bandar Lampung, terdiri dari berbagai suku, agama, dan budaya yang hidup berdampingan. Pranata sosial keagamaan berperan dalam mengatur interaksi sosial dan membentuk nilai-nilai kehidupan yang harmonis. Namun, keberagaman ini juga menghadirkan tantangan dalam menciptakan toleransi dan integrasi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kehidupan sosial keagamaan masyarakat multikultural dan memahami bagaimana pranata sosial keagamaan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di Kelurahan Kedaton. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif serta pendekatan sosiologis yang menekankan pola hubungan masyarakat dalam konteks sosial dan keagamaan. Informan penelitian terdiri dari tokoh masyarakat, pemuka agama, serta warga Kelurahan Kedaton. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Teori kontrol sosial dari Travis Hirschi digunakan untuk memahami peran pranata sosial keagamaan dalam membentuk perilaku masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pranata sosial keagamaan berperan penting dalam menjaga keseimbangan sosial di masyarakat multikultural Kelurahan Kedaton. Kehidupan sosial keagamaan berjalan dengan baik melalui berbagai kegiatan keagamaan dan sosial, seperti pengajian rutin bagi umat Muslim serta kebebasan umat agama lain untuk beribadah sesuai keyakinannya. Masyarakat juga menerapkan aturan sosial, seperti kewajiban melapor bagi tamu, kerja bakti, serta larangan terhadap narkoba dan minuman keras. Kesimpulannya, pranata sosial keagamaan menjadi mekanisme kontrol sosial yang efektif dalam membangun keharmonisan dan toleransi di masyarakat multikultural. Kata Kunci: Pranata sosial, masyarakat multikultural, kontrol sosial.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Sosiologi Agama
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Sosiologi Agama
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 28 Aug 2025 06:38
Last Modified: 28 Aug 2025 06:38
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/39891

Actions (login required)

View Item View Item