ANALISIS EKSPLOITASI ANAK OLEH ORANG TUA (Studi Di Kelurahan Perwata Kecamatan Teluk Betung Timur Bandar Lampung)

Ridha, Kurnia (2025) ANALISIS EKSPLOITASI ANAK OLEH ORANG TUA (Studi Di Kelurahan Perwata Kecamatan Teluk Betung Timur Bandar Lampung). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of BAB 1,2 & DAPUS.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI RIDHA KURNIA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Eksploitasi anak merupakan suatu permasalahan serius yang terjadi dalam masyarakat terkhususnya masyarakat dengan ekonomi rendah. Tindakan eksploitasi dapat mengakibatkan anak kehilangan hak-haknya. Eksploitasi terhadap anak-anak dibawah umur di Kelurahan Perwata yaitu bentuk penyalahgunaan tenaga anak untuk dipekerjakan demi keuntungan orang tuanya atau orang lain seperti menyuruh anak bekerja dan menjuruskan anak pada pekerjaan pekerjaan yang seharusnya belum pantas untuk dijalaninya. Dalam hal ini, anak-anak dipaksa untuk bekerja dengan segenap tenaganya dan juga mengancam jiwanya, dengan adanya tekanan fisik yang berat dapat menghambat pertumbuhan fisik anak-anak sehingga mencapai 30% dikarenakan mereka mengeluarkan tenaga ekstra besar yang merupakan cadangan stamina yang harus dipertahankan hingga dewasa. Motif ekonomi menjadi alasan tindakan eksploitasi anak terjadi dan untuk lebih lanjut maka peneliti akan lebih dalam menggali data menganai eksploitasi anak oleh orang tua yang terjasi di Kelurahan Perwata Kecamatan Teluk Betung Timur Bandar lampung. Penelitian ini merumuskan beberapa rumusan masalah: Pertama, Bagaimana eksploitasi anak yang dilakukan oleh orang tua di Kelurahan Perwata Kecamatan Teluk Betung Timur Bandar Lampung? Kedua, Apa dampak eksploitasi anak oleh orang tua di Kelurahan Perwata Kecamatan Teluk Betung Timur Bandar Lampung? Penelitian ini termasuk kedalam metode penelitian kualitatif, yaitu penelitian tentang data yang dikumpulkan dan dinyatakan dalam bentuk kata, kalimat, skema, dan gambar bertujuan mendapatkan informasi selengkap mungkin mengenai data yang diinginkan. Penelitian ini bersifat deskriptif, yaitu penelitian yang menggambarkan keadaan dan kejadian atas sesuatu objek. Informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yaitu suatu metode yang digunakan untuk memilih infoman yang dapat memberikan informasi yang sengaja dipilih dalam konteks tujuan atau sasaran tertentu.. Pendekatan penelitian menggunakan dua pendekatan yaitu pendekatan sosiologis dan pendekatan psikologis. Teknik pengumpulan data yaitu berupa observasi, metode wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan kategorisasi data yakni berupa reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian dan pembahasan dari Analisis Eksploitasi Anak Oleh Orang Tua (Studi Di Kelurahan Perwata Kecamatan Teluk Betung Timur Bandar lampung). dapat diberikan kesimpulan bahwa bentuk bentuk eksploitasi yang dilakukan oleh orang tua di Kelurahan Perwata Kecamatan Teluk Betung Timur Bandar Lampung yakni: Eksploitasi anak merupakan tindakan diskriminatif terhadap seorang anak dengan menyuruhnya bekerja sebagai pengamen, pengemis, penjual keliling dan pemulung yang masih berusia 8-16 tahun yang dilakukan oleh orang tua kandung yaitu ayah atau ibu di Kelurahan Perwata Kecamatan Teluk Betung Timur Bandar Lampung. Dampak dari eksploitasi anak tersebut berupa: Kondisi psikologis anak terganggu yang menyebabkan mereka tidak memiliki rasa percaya diri, selalu merasa rendah diri, tidak mendapatkan akses pendidikan, kesulitan dalam berinteraksi, dan dianggap membawa dampak negatif oleh masyarakat sekitar Kelurahan Perwata Kecamatan Teluk Betung Timur Bandar Lampung. Kata Kunci: Eksploitasi anak, Orang Tua. ABSTRACT Exploitation of children is a serious problem that occurs in society, especially in communities with low economies. Acts of exploitation can result in children losing their rights. Exploitation of underage children in Perwata Village is a form of employing children for the benefit of parents or other people, such as making children work and placing children in jobs that should not be suitable for them to do. In this case, children are forced to work with all their energy and this also threatens safety, heavy physical stress can inhibit children’s physical growth by up to 30% because they expend extra energy which is a reserve of stamina that must be maintained until adulthood. Economic motives are the reason why acts of child exploitation occur and to further investigate, researchers will dig deeper into data regarding child exploitation by parents that occurs in Perwata Village, Teluk Betung Timur District, Bandar Lampung. This research formulates several problem formulations: First, how is the exploitation of children carried out by parents in Perwata Village, Teluk Betung Timur District, Bandar Lampung? Second, what is the impact of exploitation of children by parents in Perwata Village, Teluk Betung Timur District, Bandar Lampung? This research is included in the qualitative research method, namely research on data collected and expressed in the form of words, sentences, schemes, and images aimed at obtaining as complete information as possible about the desired data. This research is descriptive, namely research that describes the conditions and events of an object. Informants in this study used purposive sampling techniques, namely a method used to select informants who can provide information that is deliberately selected in the context of certain goals or targets. The research approach uses two approaches, namely the sonological approach and the psychological approach. Data collection techniques are in the form of observation, interview methods and documentation. Data analysis uses data categorization, namely data reduction, data presentation and data verification. Research Results and Discussion of Analysis of Child Exploitation by Parents (Study in Perwata Village, Teluk Betung Timur. District, Bandar Lampung). It can be concluded that the forms of exploitation carried out by parents in Perwata Village, Teluk Betung Timur District, Bandar Lampung, are: Child exploitation is a discriminatory act against children by making them work as buskers, beggars, peddlers and scavengers aged 8-16 years, carried out by biological parents, namely fathers or mothers in Perwata Village, Teluk Betung Timur District, Bandar Lampung. The impacts of child exploitation are: The psychological condition of children is disturbed which causes them to have no self-confidence, always feel inferior, have no access to education, have difficulty interacting, and are considered to have a negative impact by the community around Perwata Village, Teluk Betung Timur District, Bandar Lampung. Keywords: Child exploitation, Parents.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Sosiologi Agama
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Sosiologi Agama
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 28 Aug 2025 06:33
Last Modified: 28 Aug 2025 06:33
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/39890

Actions (login required)

View Item View Item