KEMISKINAN DAN MORAL : STUDI PERILAKU MENYIMPANG REMAJA DI LINGKUNGAN NELAYAN DESA RANGAI TRI TUNGGAL

Nissa, Hayatun Khoiriyah (2025) KEMISKINAN DAN MORAL : STUDI PERILAKU MENYIMPANG REMAJA DI LINGKUNGAN NELAYAN DESA RANGAI TRI TUNGGAL. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of PUSAT 1 2 NISSA.pdf] PDF
Download (5MB)
[thumbnail of SKRIPSI NISSA HAYATUN.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Abstrak Kemiskinan adalah suatu keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuhan kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Kemiskinan juga merupakan masalah global, sebagian orang memahami istilah ini secara subyektif dan komparatif, sementara yang lainnya melihatnya dari segi moral dan evaluatif, dan yang lainnya lagi memahaminya dari sudut ilmiah yang telah mapan. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana kemiskinan mempengaruhi moral pada remaja di Desa Rangai Tri Tunggal dan bagaimana kemiskinan dan moral mengakibatkan perilaku menyimpang remaja di Desa Rangai Tri Tunggal. Penelitian ini dilakukan di Di Lingkungan Nelayan Desa Rangai Tri Tunggal dengan jenis penelitian kualitatif, bersifat deskriptif dan menggunakan pendekatan sosiologis. Penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Analisa penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Kemudian metode induktif digunakan dalam proses penarikan kesimpulan serta menggunakan teori Kontrol Sosial Travis Hirschi untuk menganalisis penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemiskinan di Desa Rangai Tri Tunggal terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap moral remaja, di mana keterbatasan ekonomi keluarga sering kali mendorong mereka untuk mengambil keputusan yang menyimpang dari norma sosial, seperti putus sekolah, perilaku menyimpang, atau terlibat dalam pergaulan bebas. Tekanan ekonomi juga memicu rasa putus asa dan rendah diri, yang berdampak pada lemahnya kontrol diri serta minimnya akses terhadap pendidikan dan pembinaan moral yang memadai. Oleh karena itu, kemiskinan tidak hanya berdampak pada aspek materiil, tetapi juga secara mendalam memengaruhi pembentukan karakter dan perilaku remaja di desa tersebut. Dan Kemiskinan dan rendahnya moral di Desa Rangai Tri Tunggal secara signifikan berkontribusi terhadap munculnya perilaku menyimpang di kalangan remaja. Kondisi ekonomi yang sulit menyebabkan keterbatasan akses terhadap pendidikan dan fasilitas pendukung, sehingga remaja rentan terjerumus ke dalam aktivitas negatif sebagai bentuk pelampiasan atau upaya memenuhi kebutuhan. Selain itu, nilai moral yang kurang kuat memperlemah pengendalian diri dan norma sosial, sehingga perilaku menyimpang seperti kenakalan remaja, pergaulan bebas, dan tindakan kriminal menjadi lebih mudah berkembang. Oleh karena itu, upaya pemberdayaan ekonomi dan penguatan nilai moral perlu diintensifkan guna mencegah dan mengurangi perilaku menyimpang di kalangan remaja di desa tersebut. Kata Kunci: Kemiskinan Dan Perilaku Menyimpang. Abstract Poverty is a condition in which individuals are unable to meet basic needs such as food, clothing, shelter, education, and healthcare. It may result from a lack of resources to fulfill these needs or from limited access to education and employment. Poverty is also a global issue; some interpret the term subjectively and comparatively, others view it from a moral and evaluative perspective, while still others understand it through an established scientific framework. The problems examined in this study are how poverty affects the moral development of adolescents in Rangai Tri Tunggal Village and how poverty and morality contribute to deviant behavior among youth in the area. This research was conducted in the fishing community of Rangai Tri Tunggal Village using a qualitative, descriptive method with a sociological approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The data analysis involved data reduction, data presentation, and data verification. An inductive method was used to draw conclusions, and Travis Hirschi’s Social Control Theory served as the analytical framework. The results show that poverty in Rangai Tri Tunggal Village significantly influences adolescents’ morality. Economic hardship often leads them to make decisions that deviate from social norms, such as dropping out of school, engaging in deviant behavior, or participating in promiscuity. Financial pressure also triggers feelings of hopelessness and inferiority, which weakens self-control and limits access to proper education and moral guidance. Consequently, poverty not only affects material conditions but also profoundly impacts character development and adolescent behavior in the village. Furthermore, poverty and low moral standards in Rangai Tri Tunggal significantly contribute to the emergence of deviant behavior among youth. Harsh economic conditions limit access to education and supportive facilities, making adolescents vulnerable to negative activities as a form of escapism or a way to meet their needs. Additionally, weak moral values reduce self-control and social norms, thereby facilitating the growth of deviant acts such as juvenile delinquency, promiscuity, and criminal behavior. Therefore, economic empowerment and the reinforcement of moral values must be intensified to prevent and reduce deviant behavior among youth in the village. Keywords: Poverty, Deviant Behavior.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Sosiologi Agama
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Sosiologi Agama
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 28 Aug 2025 01:46
Last Modified: 28 Aug 2025 01:46
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/39844

Actions (login required)

View Item View Item