PERAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM MENGURANGI DISONANSI KOGNITIF PADA PROSES KEPUTUSAN BERCADAR DI KALANGAN MAHASISWI UIN RADEN INTAN LAMPUNG

Dinar, Febrianti (2025) PERAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM MENGURANGI DISONANSI KOGNITIF PADA PROSES KEPUTUSAN BERCADAR DI KALANGAN MAHASISWI UIN RADEN INTAN LAMPUNG. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of bab 1,2 dapus & lampiran.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of DINAR FEBRIANTI-FINAL SKRIPSI (1).pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK Komunikasi adalah aktivitas fundamental dalam interaksi manusia. Fenomena penggunaan cadar di kalangan mahasiswi menjadi sorotan, terutama mengingat bahwa hal ini tergolong minoritas dan seringkali dipandang kontroversial. Meskipun terdapat berbagai pandangan dalam mazhab Islam mengenai kewajiban bercadar, banyak mahasiswi mengalami disonansi kognitif ketika menghadapi perbedaan antara keyakinan religius dan norma sosial yang berlaku. Penelitian ini mengkaji peran komunikasi interpersonal sebagai alat untuk mengurangi disonansi kognitif, memungkinkan mahasiswi mengeksplorasi pandangan, berbagi pengalaman, dan mendapatkan dukungan emosional. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan field Research) bersifat kualitatif deskriptif, dalam hal ini peneliti mengamati peran komunikasi interpersonal dalam mengurangi disonansi kognitif pada proses keputusan bercadar di kalangan mahasiswi Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, subjek dalam penelitian ini yaitu mahasiswi UIN Raden Intan Lampung yang memutuskan untuk bercadar, sedangkan objek dalam penelitian ini yaitu peran komunikasi interpersonal dalam mengurangi disonansi kognitif pada proses keputusan bercadar di kalangan mahasiswi, data primer dalam penelitian ini menggunakan teknik Snowball Sampling dan didapatkan 5 orang informan, sedangkan teknik pengumpulan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi dalam proses wawancara dan analisi data menggunakan langkah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan yaitu komunikasi interpersonal dan disonansi kognitif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa komunikasi interpersonal berperan penting dalam mengurangi disonansi kognitif. Hal ini dapat dilihat dari aspek-aspek komunikasi interpersonal yang terdapat didalamnya seperti sikap keterbukaan (openness), sikap empati (empathy), sikap saling mendukung (supportiieness), sikap positif (positiveness) dan kesetaraan (equality). Kemudian dalam mengurangi disonansi kognitif yang dialaminya mahasiswi Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung melakukan beberapa upaya seperti mengurangi pentingnya keyakinan disonansi dengan mengabaikan informasi yang tidak mendukung keputusannya dan menambah keyakinan konsonan dengan cara mencari informasi yang menambah keyakinan serta mendukung keputusannya. Kata Kunci : Cadar, Disonansi Kognitif, Komunikasi Interpersonal. ABSTRACT Communication is a fundamental activity in human interaction. The phenomenon of niqab (face veil) usage among female university students has attracted attention, particularly because it remains a minority practice and is often viewed as controversial. Although various Islamic schools of thought differ on whether wearing the niqab is obligatory, many female students experience cognitive dissonance when confronted with the tension between their religious beliefs and prevailing social norms. This study examines the role of interpersonal communication as a tool to reduce cognitive dissonance, allowing female students to explore perspectives, share experiences, and receive emotional support. The research employed a qualitative method with a field research approach of descriptive qualitative type. The researcher observed the role of interpersonal communication in reducing cognitive dissonance during the decision-making process to wear the niqab among female students at the State Islamic University (UIN) Raden Intan Lampung. The subjects of this research were female students at UIN Raden Intan Lampung who chose to wear the niqab, while the object of the research was the role of interpersonal communication in reducing cognitive dissonance in the niqab decision-making process. Primary data were collected using the snowball sampling technique, resulting in five informants. Data collection techniques included observation, in-depth interviews, and documentation during the interview process. Data analysis was carried out through the steps of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The theories applied in this study were interpersonal communication and cognitive dissonance. The results of the study indicate that interpersonal communication plays a significant role in reducing cognitive dissonance. This can be observed through key aspects of interpersonal communication such as openness, empathy, supportiveness, positiveness, and equality. To reduce the cognitive dissonance they experience, the students employed several strategies, such as minimizing the importance of dissonant beliefs by ignoring information that does not support their decision, and reinforcing consonant beliefs by seeking information that affirms and strengthens their decision. Keyword : Communication Niqab, Cognitive Dissonance, Interpersonal.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Komunikasi dan Penyiaran Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 27 Aug 2025 07:54
Last Modified: 27 Aug 2025 07:54
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/39821

Actions (login required)

View Item View Item