IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM KURIKULUM MERDEKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS XI PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI MA MUHAMMADIYAH SUKARAME BANDAR LAMPUNG

RAYHAN, SURYA PUTRA (2025) IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM KURIKULUM MERDEKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS XI PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI MA MUHAMMADIYAH SUKARAME BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of PUSAT BAB 1 DAN 2.pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of SKRIPSI RAYHAN SURYA PUTRA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Kurikulum memiliki peran yang sangat penting dalam dunia pendidikan karena hanya dengan kurikulum yang tepat sasaran pembelajaran dapat dicapai. Madrasah Aliyah (MA) adalah jenjang pendidikan menengah formal yang setara dengan Sekolah Menengah Atas (SMA). Madrasah Aliyah dikelola oleh Kementerian Agama. Sejarah Kebudayaan Islam Merupakan mata pelajaran yang diajarkan di Madrasah Aliyah. Dalam menjalankan proses belajar mengajar dan meningkatkan kemampuan berfikir kritis peserta didik, guru memerlukan model pembelajaran yang tepat. Model pembelajaran yang tepat mempermudah guru dalam menyampaikan materi pembelajaran, meningkatkan keterampilan, dan meningkatkan keaktifan peserta didik. Madrasah Aliyah Sukarame Bandar Lampung sendiri merupakan salah satu madrasah yang telah menerapkan kurikulum merdeka dan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning dalam mata pelajaran SKI. Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan (fiel research). Kemudian sumber data yang digunakan dari data primer dan sekunder. Untuk teknik pengumpulan data peneliti menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan tiga langkah yaitu pertama reduksi data (data reducation), kedua penyajian data (display data) dan ketiga penarikan kesimpulan. Sedangkan untuk menguji keabsahan datanya peneliti menggunakan tringulasi sumber. Berdasarkan hasil temuan peneliti implementasi model pembelajaran Problem Based Learning, guru membentuk kelompok kecil dengan 5-6 peserta didik masing-masing. Model pembelajaran berbasis masalah terdiri dari tiga tahap. Tahap pertama adalah persiapan, di mana guru membuat rencana pembelajaran yang mencakup modul ajar, media, dan alat pembelajaran. Tahap kedua adalah pelaksanaan, yang mencakup tindakan pendahuluan, inti, dan penutup. Tahap terakhir yaitu evaluasi yang terdapat dua evaluasi yaitu evaluasi proses pembelajaran dan evaluasi hasil pembelajaran. Faktor-faktor seperti akhlak, nilai tugas, dan keaktifan peserta didik selama proses pembelajaran adalah cara guru menilai. Dengan menerapkan pembelajaran berbasis masalah ini, peserta didik dapat meningkatkan kemampuan berfikir kritis mereka dengan menanamkan beberapa aspek pemikiran kritis. Kata Kunci : Model Pembelajaran Problem Based learning, Berfikir kritis ii ABSTRACT The curriculum has a very important role in the world of education because only with the right curriculum can learning targets be achieved. Madrasah Aliyah is a formal secondary education level which is equivalent to Senior High School. Madrasah Aliyah is managed by the Ministry of Religion. History of Islamic Culture is a subject taught at Madrasah Aliyah. In carrying out the teaching and learning process and improving students' critical thinking skills, teachers need an appropriate learning model. The right learning model makes it easier for teachers to deliver learning material, improve skills, and increase student activity. Madrasah Aliyah Sukarame Bandar Lampung itself is one of the madrasas that applies an independent curriculum and applies the Problem Based Learning learning model in SKI lessons. In this research, researchers used qualitative research methods with a qualitative descriptive approach. This research is a type of field research. Then the data sources used are primary and secondary data. For data collection techniques, researchers used interviews, observation and documentation. The data obtained was then analyzed descriptively using three steps first data reduction (data reduction), second data presentation (data display) and third drawing conclusions. Meanwhile, to test the validity of the data, researchers used source triangulation. Based on the findings of researchers implementing the Problem Based Learning model, teachers form small groups with 5-6 students each. The problem-based learning model consists of three stages. The first stage is preparation, where teachers create a learning plan that includes teaching modules, media, and learning tools. The second stage is implementation, which includes preliminary, core, and closing actions. The final stage is evaluation, which consists of two evaluations, namely evaluation of the learning process and evaluation of learning outcomes. Factors such as morals, assignment grades, and student activity during the learning process are how teachers assess. By implementing this problem-based learning, students can improve their critical thinking skills by instilling several aspects of critical thinking. Keywords: Problem Based Learning, Critical Thinking

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pendidikan Agama islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 12 Aug 2025 08:08
Last Modified: 12 Aug 2025 08:08
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/39589

Actions (login required)

View Item View Item