LISA, VIRLIANA (2025) PERAN ORGANISASI AISYIYAH DALAM PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DI BIDANG SOSIAL KEAGAMAAN (Studi di Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Pringsewu). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (6MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
ABSTRAK Perempuan merupakan potensi bangsa yang seharusnya sudah diperhatikan demi terwujudnya pembangunan berkeadilan gender, dimana perempuan dan laki-laki memiliki peluang yang sama untuk dikembangkan. Kehadiran perempuan dapat diposisikan di bawah laki-laki sebagai dampak dari tidak adanya kesetaraan gender. Aisyiyah hadir pertama kali di Indonesia adalah untuk menindas ketidakadilan gender dan menunjukkan rasa prihatin yang mendalam terhadap kondisi, sikap, dan perilaku masyarakat yang menilai bahwa perempuan itu lemah, selalu bergantung pada laki-laki, dan ketidakberdayaan perempuan. Perempuan Pringsewu dinilai hanya sebagai pelengkap saja seperti halnya perempuan yang tidak mempunyai kegiatan apapun. Maka dari itu organisasi Aisyiyah yang berdiri di Kabupaten Pringsewu bertujuan untuk menciptakan pemberdayaan dan pendidikan perempuan dengan melatarbelakangi banyaknya perempuan di Pringsewu yang mengalami ketidaksetaraan gender dan kurang partisipasi aktif perempuan di dalam lingkungan masyarakat. Berdasarkan latar belakang yang telah penulis jelaskan adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bentuk-bentuk kegiatan organisasi Aisyiyah dalam pemberdayaan perempuan bidang sosial keagamaan serta dampak dari organisasi Aisyiyah dalam memberikan pemberdayaan perempuan bidang sosial keagamaan di Kabupaten Pringsewu. Penelitian ini berguna untuk menjawab kedua pertanyaan dari rumusan masalah skripsi ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian field research (penelitian lapangan) dengan menggunakan pendekatan sosiologis. Lokasi penelitian dilakukan di Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Pringsewu. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan metode pengumpulan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari proses wawancara dengan beberapa informan yang melibatkan ketua umum, pengurus, anggota, dan masyarakat sekitar lingkungan Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Pringsewu guna sebagai penunjang penelitian sesuai dengan fakta yang ada di lapangan. Data sekunder diperoleh dari dokumentasi Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Pringsewu dan dari data buku-buku, skripsi, atau jurnal. Teori yang digunakan untuk menganalisis dalam penelitian ini adalah teori struktural fungsional Tallcot Parsons yang di dalamnya terdapat konsep AGIL. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tiga bentuk bentuk kegiatan dalam bidang sosial yang ada di Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Pringsewu seperti sekolah lansia (senior school) yang menjadi wadah pembinaan lansia agar tetap sehat, berdaya, bahagia, dan sejahtera secara sosial maupun keagamaan. Rumah sehat ibu dan anak Aisyiyah merupakan aksi nyata dakwah Aisyiyah di masyarakat dengan memberikan penyuluhan kesehatan keliling serta memberikan pembinaan terkait keharmonisasian keluarga berupa sosialisasi kepada para perempuan. Gerakan Aisyiyah hidroponik menunjukkan peran aktif Aisyiyah dalam mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian umat melalui keterampilan. Kemudian terdapat tida bentuk-bentuk kegiatan dalam bidang keagamaan yang ada di Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Pringsewu seperti pelatihan baitul arqom ynag diselenggarakan sebagai bentuk kaderisasi untuk membina, memperkuat ideologi, dan membentuk karakter para anggotanya agar memiliki komitmen dalam perjuangan persyarikatan. Pelatihan mubalighat bertujuan untuk mencetak juru dakwah perempuan yang memumpuni baik dari aspek pengetahuan agama maupun keterampilan berdakwah. Majelis tabligh yang berperan sebagai sarana peningkatan pemahaman keagamaan yang kegiatannya ceramah, belajar Al-Qur’an sesuai tahfizh dan tahsinnya, serta bedah buku terkait keislaman. Selain itu dampak dari organisasi Aisyiyah dalam memberikan pemberdayaan perempuan bidang sosial keagamaan yaitu memberikan dampak positif yang ditunjukkan dengan adanya keberhasilan program dimana para perempuan perempuan yang awal-awal hanya berkegiatan dirumah sebagai ibu rumah tangga, namun sekarang para perempuan mampu menyampaikan ceramah, memimpin kegiatan sosial keagamaan, berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan yang ada di organisasi Aisyiyah dan menjadi fasilitator dalam pelatihan di program pemberdayaan perempuan Aisyiyah. Kata Kunci: Organisasi Aisyiyah, Pemberdayaan Perempuan, Sosial Keagamaan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Sosiologi Agama |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Sosiologi Agama |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 12 Aug 2025 02:35 |
| Last Modified: | 12 Aug 2025 02:35 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/39553 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


