IMPLEMENTASI LAZNAS PPPA DAARUL QUR’AN BANDAR LAMPUNG DALAM MENANAMKAN SOSIAL KEAGAMAAN MELALUI GERAKAN TULI MENGAJI BAGI PENYANDANG DISABILITAS

ENGGE, MAIKA PUTRI (2025) IMPLEMENTASI LAZNAS PPPA DAARUL QUR’AN BANDAR LAMPUNG DALAM MENANAMKAN SOSIAL KEAGAMAAN MELALUI GERAKAN TULI MENGAJI BAGI PENYANDANG DISABILITAS. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of COVER BAB 1&5+DAPUS.pdf] PDF
Download (13MB)
[thumbnail of FULL SKRIPSI.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (13MB)

Abstract

ABSTRAK Program Pembibitan Penghafal Al-Quran (PPPA) Daarul Qur’an merupakan lembaga zakat, infaq, dan sedekah yang berkhidmat pada pembangunan masyarakat. PPPA Daarul Qur’an juga memiliki program program yang berfokus pada pembangunan kesadaran masyarakat untuk kembali pada Al-Qur’an. Salah satu programnya yaitu Gerakan Tuli Mengaji untuk penyandang disabilitas (tunarungu/tuli) ini merupakan salah satu program kegiatan yang berupaya untuk mengembalikan fitrah Al-Qur’an sebagai kitab suci bagi umat Islam sebagai pedoman hidup seluruh umat tanpa terkecuali. Gerakan Tuli Mengaji ini dibawah naungan PPPA Daarul Qur’an yang diajarkan menggunakan metode Talaqqi yaitu pembelajaran Al Qur’an yang berkhusus dalam penghafalan dan memperbaiki bacaan dengan cara guru membaca dan murid menyimak serta menirukan. Gerakan Tuli Mengaji juga memiliki beberapa kegiatan yang dapat meningkatkan sosial keagamaan pada teman-teman tuli. Sosial keagamaan merupakan sikap teman-teman tuli dalam mengaplikasikan ajaran agama dalam kegiatan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu kegaiatan mengaji, shalat berjamaah, sedekah Al-Qur’an, bakti sosial, kegiatan memperingati hari besar Islam dan kegiatan safari ramadhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas sosial keagamaan PPPA Daarul Qur’an dan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan dan penerapan PPPA Daarul Qur’an dalam menanamkan sosial keagamaan melalui gerakan tuli mengaji pada penyandang disabilitas (tunarungu/tuli). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field reseach), kemudian menggunakan pengumpulan data yang dilakukan dengan tiga teknik yaitu, wawancara dimana peneliti melakukan komunikasi secara langsung untuk memperoleh informasi, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah para anggota Gerakan Tuli Mengaji. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa segala bentuk kegiatan yang diberikan kepada teman-teman tuli dilaksanakan dengan baik dan efektif, dikarenakan keberhasilan dari kegiatan pun sudah terlihat. Dikatakan berhasil karena dalam pelaksanaan kegiatan mengaji teman-teman tuli sudah lebih mengenal huruf-huruf Al-Qur’an, dalam pelaksanaan kegiatan shalat berjamaah sekarang sudah menjadi kebiasaan berjamaah, dalam pelaksanaan kegiatan sedekah Al-Qur’an pun sudah menjadi hal yang sering dilakukan kepada anak-anak penyandang disabilitas lain yang membutuhkan, pelaksanaan kegiatan bakti sosial juga sekarang sudah menjadi hal yang wajib bagi mereka untuk berbagi dan memberi bantuan kepada teman maupun masyarakat sekitar yang membutuhkan atau terkena musibah, dalam pelaksanaan kegiatan memperingati hari besar Islam teman-teman tuli selalu mengikuti dan ikut serta dalam kegiatan, dan dalam kegiatan safari ramadhan yang di laksanakan setiap tahunnya pun sudah diikuti oleh teman-teman tuli sebagai agenda tahunan mereka. Kata Kunci : Penyandang Disabilitas, PPPA Daarul Qur’an, Sosial Keagamaan. ABSTRACT The Al-Quran Memorizing Nursery Program (PPPA) Daarul Qur'an is a zakat, infaq, and alms institution that serves community development. PPPA Daarul Qur'an also has programs that focus on building community awareness to return to the Al-Qur'an. One of its programs is the Deaf Mengaji Movement for people with disabilities (Deaf) which is one of the activity programs that seeks to restore the nature of the Al-Qur'an as a holy book for Muslims as a guide to life for all people without exception. The Deaf Mengaji Movement is under the auspices of PPPA Daarul Qur'an which is taught using the Talaqqi method, namely learning the Al-Qur'an that specializes in memorizing and improving reading by having the teacher read and the students listen and imitate. The Deaf Mengaji Movement also has several activities that can improve socio-religiousness in deaf friends. Socio religiousness is the attitude of deaf friends in applying religious teachings in activities that are applied in everyday life, namely reciting the Quran, praying in congregation, giving alms of the Quran, social services, activities to commemorate Islamic holidays and Ramadan safari activities. The purpose of this study was to determine the socio-religious activities of PPPA Daarul Qur'an and to determine how the implementation and application of PPPA Daarul Qur'an in instilling socio-religiousness through the deaf mengaji movement in people with disabilities (Deaf). The method used in this study is a qualitative method, this study is a field research, then using data collection carried out with three techniques, namely, interviews where researchers communicate directly to obtain information, observation and documentation. The subjects of this study were members of the Deaf Mengaji Movement. The results of this study indicate that all forms of activities given to deaf friends were carried out well and effectively, because the success of the activities was already visible. It was said to be successful because in the implementation of the Koran reading activities, deaf friends were more familiar with the letters of the Qur'an, in the implementation of congregational prayer activities it has now become a habit in congregation, in the implementation of the Qur'an alms activity it has also become something that is often done to other disabled children in need, the implementation of social service activities has now also become a mandatory thing for them to share and provide assistance to friends or the surrounding community who are in need or affected by disasters, in the implementation of activities to commemorate Islamic holidays, deaf friends always follow and participate in activities, and in the Ramadan safari activities that are held every year have also been followed by deaf friends as their annual agenda. Keywords: People with Disabilities, PPPA Daarul Qur'an, Socio Religious.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Sosiologi Agama
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Sosiologi Agama
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 22 Jul 2025 07:58
Last Modified: 22 Jul 2025 07:58
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/39309

Actions (login required)

View Item View Item