PEMBINAAN MENTAL UNTUK MENINGKATKAN KESTABILAN EMOSI PRAJURIT MARINIR TNI AL DI BATALYON INFANTRI 7 KABUPATEN PESAWARAN

ROSSA, BELLA SUNDARI (2025) PEMBINAAN MENTAL UNTUK MENINGKATKAN KESTABILAN EMOSI PRAJURIT MARINIR TNI AL DI BATALYON INFANTRI 7 KABUPATEN PESAWARAN. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of PUSAT 1 2 ROSSA.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI CETAK ROSSA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Pembinaan mental yang kuat sangat penting dalam menjaga kestabilan emosi prajurit, terutama dalam lingkungan militer yang penuh tekanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembinaan mental dapat meningkatkan kestabilan emosi prajurit Marinir TNI AL di Batalyon Infanteri 7, Kabupaten Pesawaran. Kegiatan pembinaan mental yang dilakukan mencakup pelatihan pengendalian emosi, peningkatan ketahanan mental, serta pengembangan sikap positif dalam menghadapi situasi yang menantang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah field research (penelitian lapangan), dengan sifat deskriptif kualitatif yaitu menggambarkan dengan lengkap data yang diperoleh dari pengumpulan data wawancara, dokumentasi dan observasi. Sumber data dalam penelitian ini yaitu 7 orang, yang terdiri dari 1 Komandan Batalyon Infantry 7, 1 Pelatih Pembinaan Mental, 3 Prajurit TNI AL Marinir Infantry 7 serta 2 amggota Tim Kesehatan Mental di Batalyon Infantry 7 Pesawaran. Teknik analisis data yang digunakan adalah model teknik analisis miles dan huberman,yang terdiri dari reduksi data,penyajian data,dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pembinaan mental dilaksanakan melalui b4 tahapan yaitu pelatihan psikologis, diskusi kelompok, interaksi edukatif, dan teknik motivasi yang bertujuan membentuk kematangan emosi, kontrol emosi, dan adekuasi emosi prajurit. Evaluasi menunjukkan bahwa pembinaan mental mampu meningkatkan kemampuan prajurit dalam mengendalikan dan menyesuaikan reaksi emosional mereka terhadap tekanan dalam berbagai tugas. Prajurit menjadi lebih tenang, rasional, dan fokus dalam menghadapi situasi yang sulit, serta memiliki ketahanan mental yang lebih kuat. Dengan pendekatan tersebut, pembinaan mental terbukti memberikan dampak positif terhadap kestabilan emosi dan kesiapan prajurit dalam menjalankan tugas secara profesional dan efektif. Kata kunci: Pembinaan Mental, Kestabilan Emosi, Prajurit Marinir, TNI AL, Ketahanan Mental, Batalyon Infanteri 7. ABSTRACT Strong mental conditioning is crucial in maintaining the emotional stability of soldiers, especially in a high-pressure military environment. This study aims to understand how mental conditioning can enhance the emotional stability of the Indonesian Navy Marine Corps (TNI AL) soldiers at Infantry Battalion 7, Pesawaran Regency. The mental conditioning activities include emotional control training, mental resilience improvement, and the development of a positive attitude in facing challenging situations. The type of research used in this study is field research, with a qualitative descriptive nature,namely describing completely the data obtained from collecting interview data, documentation and observation. The data sources in this study were 7 people, consisting of 1 Commander of Infantry Battalion 7, 1 Mental Development Trainer, 3 Indonesian Navy Marine Infantry 7 Soldiers and 2 members of the Mental Health Team at Infantry Battalion 7 Pesawaran. The data analysis technique used is the Miles and Huberman analysis technique model, which consists of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that mental coaching is carried out through 4 stages, namely psychological training, group discussions, educational interactions, and motivational techniques aimed at forming emotional maturity, emotional control, and emotional adequacy of soldiers. The evaluation shows that mental training is able to improve soldiers' ability to control and adjust their emotional reactions to pressure in various tasks. Soldiers become calmer, more rational, and more focused in facing difficult situations, and have stronger mental resilience. With this approach, mental coaching has been proven to have a positive impact on emotional stability and soldiers' readiness to carry out tasks professionally and effectively, Keywords: Mental Conditioning, Emotional Stability, Marine Corps Soldiers, TNI AL, Mental Resilience, Infantry Battalion 7.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Bimbingan Konseling Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 21 Jul 2025 04:30
Last Modified: 21 Jul 2025 04:30
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/39224

Actions (login required)

View Item View Item