ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP KEKERASAN DALAM RUMAHTANGGA OLEH ISTRI KEPADA SUAMI SEBAGAI ALASAN PERMOHONAN CERAI (Studi Di Desa Jatimulyo Kabupaten Lampung Selatan)

NAILUZZAHRA, RAHMAN (2025) ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP KEKERASAN DALAM RUMAHTANGGA OLEH ISTRI KEPADA SUAMI SEBAGAI ALASAN PERMOHONAN CERAI (Studi Di Desa Jatimulyo Kabupaten Lampung Selatan). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of BAB I DAN II_DAPUS_LAMPIRAN.pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of SKRIPSI NAILUZZAHRA RAHMAN.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) hanya terjadi pada suami terhadap istri. Pada kenyataannya kekerasan dapat juga terjadi dari istri terhadap suami. Hal ini pun terjadi di Desa Jatimulyo Kabupaten Lampung Selatan dalam lingkup rumah tangganya banyak istri yang memilih bekerja dengan tujuan untuk membantu suami menutupi kebutuhan sehari-hari, yang mana hal ini suami menggugat istri dan menjadikannya sebagai alasan permohonan cerai karena tekanan tekanan dari perbuatan istri tersebut yang sudah sampai kekerasan kepada suaminya Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kekerasan dalam rumah tangga oleh istri terhadap suami sebagai alasan permohonan? dan bagaimana analisis hukum Islam kekerasan dalam rumah tangga oleh istri terhadap suami sebagai alasan permohonan cerai di Desa Jati Mulyo, Kabupaten Lampung Selatan?. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kekerasan dalam rumah tangga oleh istri terhadap suami sebagai alasan permohonan cerai dan untuk mengetahui analisis hukum Islam kekerasan dalam rumah tangga oleh istri terhadap suami sebagai alasan permohonan cerai di Desa Jati Mulyo, Kabupaten Lampung Selatan. Jenis penelitian ini lapangan (field research) bersifat deskriptif. Sumber data yang digunakan sumber data primer dan sumber data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan wawancara. Setelah semua data terkumpul, maka data tersebut diolah dan dianalisis secara deskriptif kualitatif dan selanjutnya ditarik kesimpulan secara deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) oleh istri terhadap suami sebagai alasan permohonan cerai di Desa Jatimulyo, Kabupaten Lampung Selatan, mencerminkan kompleksitas hubungan dalam rumah tangga yang diwarnai oleh berbagai faktor eksternal dan internal. Faktor-faktor utama yang menjadi penyebab perceraian dalam kasus ini meliputi: Faktor Ekonomi, Faktor Kecemburuan, Faktor Campur Tangan Orang Tua. Sedangkan, dalam Analisis hukum Islam terhadap kekerasan dalam rumah tangga oleh istri kepada suami sebagai alasan permohonan cerai di Desa Jati Mulyo, Kabupaten Lampung Selatan, tersebut analisis ini menunjukkan bahwa dalam hukum Islam, kekerasan dalam rumah tangga, baik oleh suami maupun istri, sangat dilarang karena bertentangan dengan prinsip dasar Islam tentang kasih sayang, perlindungan, dan keharmonisan keluarga. Jika kekerasan terus berlanjut dan segala upaya rekonsiliasi gagal dilakukan, perceraian bisa menjadi solusi terakhir yang dibolehkan, asalkan dilakukan dengan cara yang adil dan dengan mempertimbangkan hak-hak kedua belah pihak. Perceraian dalam Islam, meskipun tidak diinginkan, adalah langkah untuk menghindari mudharat yang lebih besar dan untuk menjaga kesejahteraan masing-masing pihak setelah perpisahan. Keputusan perceraian dalam konteks ini adalah bentuk keadilan yang sesuai dengan ajaran Islam. Kata Kunci: Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), Perceraian, Hukum Islam. ABSTRACT Domestic Violence (KDRT) only occurs between husbands and wives. In fact, violence can also occur from wives to husbands. This also happens in Jatimulyo Village, South Lampung Regency, in the scope of their households, many wives choose to work in order to help their husbands cover their daily needs, which is why the husband sues his wife and makes it a reason for a divorce lawsuit because of the pressure from the wife's actions which have reached violence against her husband. The problem in this study is how is domestic violence by a wife against her husband a reason for a lawsuit? and how is the Islamic legal analysis of domestic violence by a wife against her husband as a reason for a divorce lawsuit in Jati Mulyo Village, South Lampung Regency?. The purpose of this study was to determine domestic violence by a wife against her husband as a reason for a divorce lawsuit and to determine the Islamic legal analysis of domestic violence by a wife against her husband as a reason for a divorce lawsuit in Jati Mulyo Village, South Lampung Regency. This type of research is field research and is descriptive. The data sources used are primary data sources and secondary data sources. Data collection was carried out by observation, documentation and interviews. After all the data was collected, the data was processed and analyzed descriptively qualitatively and then conclusions were drawn deductively. The results of the study showed that Domestic Violence (KDRT) by a wife against her husband as a reason for a divorce lawsuit in Jatimulyo Village, South Lampung Regency, reflects the complexity of relationships in the household which are colored by various external and internal factors. The main factors that cause divorce in this case include: Economic Factors, Jealousy Factors, Parental Interference Factors. Meanwhile, in the Analysis of Islamic law on domestic violence by a wife against her husband as a reason for a divorce lawsuit in Jati Mulyo Village, South Lampung Regency, this analysis shows that in Islamic law, domestic violence, both by husband and wife, is strictly prohibited because it is contrary to the basic principles of Islam regarding affection, protection, and family harmony. If the violence continues and all efforts at reconciliation fail, divorce can be the last permissible solution, as long as it is carried out in a fair manner and by considering the rights of both parties. Divorce in Islam, although undesirable, is a step to avoid greater harm and to maintain the welfare of each party after separation. Divorce decision in this context is a form of justice that is in accordance with Islamic teachings. Keywords: Domestic Violence (DV), Divorce, Islamic Law.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga)
Divisions: Fakultas Syariah > Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 14 Jul 2025 04:21
Last Modified: 14 Jul 2025 04:21
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/39100

Actions (login required)

View Item View Item