SINTA, OKTAVIANI (2025) TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PRAKTIK JUAL BELI TELUR AYAM KILOGRAM DENGAN HITUNG SATUAN (Studi di Peternakan Ayam Petelur Ibu Ani Kecamatan Ulu Belu Kabupaten Tanggamus). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (4MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Jual beli merupakan suatu perjanjian tukar menukar barang atau barang dengan uang dengan jalan melepaskan hak milik dari yang satu kepada yang lain atas dasar saling merelakan sesuai dengan ketentuan yang dibenarkan syara’. Dengan berkembangnya zaman bentuk jual beli menjadi beraneka ragam, meskipun cara yang dilakukan belum tentu benar dengan apa yang ditentukan syariat islam baik syarat maupun rukunya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana praktik jual beli telur ayam kilogram dengan hitung satuan di peternakan ayam petelur telur ibu Ani Kecamatan Ulu Belu Kabupaten Tanggamus dan bagaimana tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap praktik jual beli telur ayam kilogram dengan hitung satuan Studi di peternakan ayam petelur Ibu Ani Kecamatan Ulu Belu Kabupaten Tanggamus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana praktik jual beli telur ayam kilogram dengan hitung satuan di peternakan ayam petelur ibu Ani Kecamatan Ulu Belu Kabupaten Tanggamus dan untuk mengetahui bagaimana hukum ekonomi syariah terhadap praktik jual beli telur ayam kilogram dengan hitung satuan studi di peternakan ayam petelur Ibu Ani Kecamatan Ulu Belu Kabupaten Tanggamus. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan tinjauan pustaka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan data primer yang diambil dari sumber pertama yang ada di lapangan yaitu pemilik perternakan ayam petelur ibu Ani dan konsumen yang membeli telur ayam di perternakan ibu Ani, sedangkan data sekunder diperoleh dengan cara melakukan studi perpustakaan yaitu: mempelajari, memahami, buku-buku, jurnal, dan kitab-kitab fiqh muamalah. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa Praktik jual beli dengan cara kilogram dengan hitung satuan yang dilakukan di peternakan telur ayam ibu Ani sudah memenuhi rukun jual beli diantaranya rukun pertama adanya penjual dan pembeli sebagai pihak yang berakad dan termasuk yang sudah mumayyiz (aqil dan balig), kemudian rukun kedua yang telah dipenuhi yaitu adanya barang yang diperjual belikan yaitu telur ayam sehingga objek yang diperjual belikan jelas adanya. Dan rukun terakhir berkenaan dengan sighat (ijab dan qabul), dalam jual beli dengan cara kilogram dengan hitung satuan di peternakan ibu Ani ini yaitu adanya kerelaan antara pihak penjual dan pembeli, dan juga adanya kesepakatan. Karena ijab qabul didasarkan pada rasa suka sama suka atau saling rela antara penjual dan pembeli. Jadi jika dilihat dari rukun dan syarat jual beli hukumnya sah. Kata Kunci: Jual Beli, Hukum Ekonomi, Timbangan. ABSTRACT Buying and selling is an agreement to exchange goods or goods with money by releasing ownership rights from one to another on the basis of mutual surrender in accordance with the provisions permitted by sharia. With the development of the era, the form of buying and selling has become diverse, although the methods used are not necessarily correct with what is determined by Islamic law, both in terms of conditions and pillars. The formulation of the problem in this study is how the practice of buying and selling chicken eggs per kilogram with unit calculations at Mrs. Ani's egg laying farm, Ulu Belu District, Tanggamus Regency and how the review of Islamic economic law on the practice of buying and selling chicken eggs per kilogram with unit calculations Study at Mrs. Ani's egg-laying farm, Ulu Belu District, Tanggamus Regency. The purpose of this study was to determine how the practice of buying and selling chicken eggs per kilogram with unit calculations at Mrs. Ani's egg-laying farm, Ulu Belu District, Tanggamus Regency and to determine how Islamic economic law on the practice of buying and selling chicken eggs per kilogram with unit calculations study at Mrs. Ani's egg-laying farm, Ulu Belu District, Tanggamus Regency. Researchers use data collection techniques through observation, interviews, documentation and literature reviews. The method used in this study is field research with primary data taken from the first source in the field, namely the owner of Mrs. Ani's laying hen farm and consumers who buy chicken eggs at Mrs. Ani's farm, while secondary data is obtained by conducting library studies, namely: studying, understanding, books, journals, and books on fiqh muamalah. The results of this study explain that the practice of buying and selling by kilograms with unit calculations carried out at Mrs. Ani's chicken egg farm has fulfilled the pillars of buying and selling, including the first pillar, the existence of a seller and a buyer as parties to the contract and including those who are mumayyiz (aqil and balig), then the second pillar that has been fulfilled is the existence of goods that are traded, namely chicken eggs so that the objects being traded are clear. And the last pillar concerns sighat (ijab and qabul), in buying and selling by kilograms with unit calculations at Mrs. Ani's farm, there is willingness between the seller and the buyer, and also an agreement. Because ijab qabul is based on mutual consent or mutual willingness between the seller and the buyer. So when viewed from the pillars and conditions of buying and selling, the law is valid. Keywords: Buying and Selling, Economic Law, Scales.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 10 Jul 2025 03:07 |
| Last Modified: | 10 Jul 2025 03:07 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/39031 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


