Rio, Daliansyah (2025) ANALISIS SIYASAH TANFIZIYAH TEHADAP IMPLEMENTASI PASAL 19 PERATURAN DAERAH KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT NOMOR 08 TAHUN 2016 TENTANG PENGELOLAAN SUMBER DAYA IKAN (Studi di Tiyuh Karta Kecamatan Tulang Bawang Udik Kabupaten Tulang Bawang Barat). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (14MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (13MB) |
Abstract
ABSTRAK Pengelolaan sumber daya ikan di Kabupaten Tulang Bawang Barat, khususnya di Tiyuh Karta, Kecamatan Tulang Bawang Udik, belum optimal. Pemerintah daerah belum melakukan pengawasan yang memadai terhadap aktivitas perikanan, sehingga banyak masyarakat yang menangkap ikan tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan. Praktik penangkapan ikan berlebihan, termasuk penggunaan bahan kimia seperti putas ikan, telah merusak ekosistem sungai dan menyebabkan pencemaran serta penurunan populasi ikan. Kondisi ini menyulitkan nelayan dalam memperoleh hasil tangkapan dan menyebabkan kenaikan harga ikan, sehingga berdampak secara ekonomi bagi masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Pasal 19 Peraturan Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat Nomor 08 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Sumber Daya Ikan, serta meninjaunya dari sudut pandang Fikih Siyasah Tanfiziyah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui pendekatan lapangan (field research). Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan kajian daring, lalu dianalisis untuk memahami efektivitas implementasi kebijakan tersebut.Hasil penelitian menunjukkan Pemerintah daerah belum maksimal dalam melakukan sosialisasi dan pengawasan terhadap masyarakat, sehingga praktik penangkapan ikan secara ilegal masih marak terjadi. Kurangnya pemahaman masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem perairan menjadi faktor utama terjadinya kerusakan lingkungan. Kesimpulannya, pengelolaan sumber daya ikan di wilayah Tiyuh Karta masih perlu perbaikan signifikan, baik dari sisi regulasi maupun penerapan di lapangan. Pemerintah daerah perlu meningkatkan pengawasan, penegakan hukum, serta edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan perairan. Selain itu, integrasi pendekatan Fikih Siyasah Tanfiziyah dapat menjadi pijakan moral dan religius untuk menciptakan pengelolaan sumber daya ikan yang berkelanjutan, adil, dan bertanggung jawab sesuai dengan nilai-nilai Islam. Kata kunci: siyasah tanfiziyah, implementasi, Peraturan Daerah, sumber daya ikan, pengelolaan, Kabupaten Tulang Bawang Barat. ABSTRACT The management of fish resources in West Tulang Bawang Regency, especially in Tiyuh Karta, Tulang Bawang Udik District, is not yet optimal. The local government has not carried out adequate supervision of fishing activities, so that many people catch fish without considering the impact on the environment. The practice of excessive fishing, including the use of chemicals such as fish traps, has damaged the river ecosystem and caused pollution and a decrease in the fish population. This condition makes it difficult for fishermen to obtain their catch and causes an increase in fish prices, which has an economic impact on the surrounding community. This study aims to examine the implementation of Article 19 of the West Tulang Bawang Regency Regional Regulation Number 08 of 2016 concerning Fish Resource Management, and to review it from the perspective of Fiqh Siyasah Tanfiziyah. The research method used is descriptive qualitative through a field research approach. Data were obtained through interviews, observations, documentation, and online studies, then analyzed to understand the effectiveness of the implementation of the policy. The results of the study show that the local government has not been optimal in conducting socialization and supervision of the community, so that illegal fishing practices are still widespread. Lack of public understanding of the importance of maintaining aquatic ecosystems is a major factor in environmental damage. In conclusion, the management of fish resources in the Tiyuh Karta area still needs significant improvement, both in terms of regulation and implementation in the field. The local government needs to improve supervision, law enforcement, and education to the public about the importance of maintaining the sustainability of the aquatic environment. In addition, the integration of the Fiqh Siyasah Tanfiziyah approach can be a moral and religious basis for creating sustainable, fair, and responsible fish resource management in accordance with Islamic values. Keywords: siyasah tanfiziyah, implementation, Regional Regulation, fish resources, management, West Tulang Bawang Regency.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Siyasah (Hukum Tata Negara) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Siyasah (Hukum Tata Negara) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 08 Jul 2025 08:10 |
| Last Modified: | 08 Jul 2025 08:10 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38992 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


